Pentingnya Manajemen Keuangan yang Menguntungkan di Era Globalisasi

16 May 2018 by Edwin

Era globalisasi memaksa setiap negara membuka pintu akan persaingan secara global. Termasuk persaingan di bidang ekonomi dan kesempatan kerja. Namun nyatanya belum semua masyarakat Indonesia paham tentang manajemen keuangan yang menguntungkan dan siap akan era globalisasi. Hal ini terlihat dari masih rendahnya tingkat pemahaman pengelolaan keuangan di tengah masyarakat.

Rendahnya edukasi manajemen keuangan ini terlihat dari masih begitu banyaknya masyarakat yang cenderung memilih menjadi karyawan/pegawai kantoran seumur hidupnya. Padahal di era globalisasi ini, seharusnya setiap orang berusaha menjadi tuan di atas rumah sendiri.

Untuk meningkatkan perekonomian suatu negara di era globalisasi, setiap orang sudah harus mulai memikirkan manajemen keuangan seperti apa yang hendak dilakukan. Keuntungan dan seberapa efektif manajemen keuangan adalah prioritas utama yang harus diperhatikan.

Detik-demi detik di era globalisasi, nilai suatu mata uang akan mengalami inflasi. Jika saat ini Rp 1.000 Rupiah dapat membeli 5 buah permen, beberapa tahun lagi mungkin Rp 1.000 hanya dapat membeli 3 atau bahkan 1 buah permen saja.

Oleh sebab itu, di era globalisasi Sobat Pintar tidak dapat diam dan hanya berharap pada uang gaji dan tabungan saja. Sobat Pintar harus memiliki aset yang nilainya semakin tinggi dari waktu ke waktu. Dan uang yang ditabung bukanlah aset yang nilainya semakin tinggi dari waktu ke waktu.

Ada banyak jenis manajemen keuangan yang dapat Sobat Pintar coba lakukan di era globalisasi ini, beberapa di antaranya adalah:

  1. Pendanaan Pendidikan
    Merupakan bentuk pendanaan yang dapat Sobat Pintar berikan pada anak maupun pada diri sendiri. Pendanaan ini akan menjadikan seseorang mampu bersaing di era globalisasi, tampil sebagai leader dan memberikan sumbangsih yang nyata bagi perekonomian karena pengetahuan yang didapatkan dari pendidikan tersebut.

    Namun pendanaan pendidikan membutuhkan waktu tunggu yang cukup lama, karena pendanaan jenis ini merupakan investasi jangka panjang.

  2. Pendanaan Piutang
    Tingkat inflasi nilai mata uang adalah lebih dari 12% per tahun. Sementara itu, bunga deposito bank umumnya lebih rendah dari 12% per tahun. Oleh sebab itu, menabung saat ini bukanlah sebuah bentuk pendanaan yang dapat diandalkan.

    Sobat Pintar harus mencari bentuk pendanaan yang dapat memberikan keuntungan lebih dari nilai inflasi rata-rata tahunan!

    Pendanaan di sektor peminjaman uang dapat Sobat Pintar pilih. Pendanaan yang banyak ditawarkan oleh fintech-fintech ini menawarkan kesempatan pada Sobat Pintar untuk menjadi pemberi pinjaman kepada ribuan orang yang mengajukan pinjaman.

    Namun tentu saja, Sobat Pintar harus cerdas dalam memberikan pinjaman. Carilah fintech yang menjamin keamanan uang Sobat Pintar jika sewaktu-waktu orang yang dipinjamkan uangnya mengalami masalah dalam pembayaran hutang/kredit macet.

Ingin memulai pendanaan pribadi yang menguntungkan dengan membantu orang lain yang membutuhkan pinjaman uang? Mari mulai proses pendanaan di Kredit Pintar dan buktikan proses penyimpanan uang yang simpel, aman, dan nyaman! Kunjungi website-nya di https://kreditpintar.com