5 Tips Untuk Memaksimalkan Manajemen Keuangan

15 Sep 2021 by Laruan

Keuangan bisa dikatakan urat nadinya sebuah perusahaan agar tetap berjalan dan beraktivitas sebagaimana mestinya. Mengatur keuangan juga tidak bisa sembarangan, harus memiliki manajemen keuangan yang jelas agar segala bentuk laporan keuangan dapat tersusun rapi. Selain itu, segala bentuk kebutuhan pemasukan atau pengeluaran bisa diatur dengan baik melalui pengelolaan dan pengendalian finansial.

Seperti yang kita tahu bahwa keuangan merupakan aspek paling riskan. Jika tidak dikelola dengan baik, maka keuangan akan terkesan berantakan. Dalam kasus yang parah, jika keuangan tidak dikelola dengan baik, tidak jarang akan menimbulkan efek fatal pada perusahaan seperti halnya kebangkrutan.

Arti dari pengelolaan dan pengendalian finansial sendiri adalah kegiatan pengelolaan, perencanaan, serta pengendalian dana dan aset sebuah perusahaan. Pengelolaan keuangan ini harus benar-benar matang dan ditangani oleh ahli dalam bidangnya, untuk menghindari kesalahan dan resiko fatal.

Jika perusahaan tidak memiliki pengelolaan dan pengendalian finansial yang baik, akan banyak risiko yang pasti dihadapi oleh perusahaan tersebut seperti halnya kekurangan dana hingga terjadi kebangkrutan. Tentu saja hal tersebut merupakan hal yang pasti dihindari oleh para pebisnis.

Tujuan Manajemen Keuangan

Setiap bidang yang ada pada perusahaan pati memiliki tujuan pembentukannya. Begitu juga dengan pengelolaan dan pengendalian finansial yang memang menjadi poin penting berdiri dan berjalannya sebuah perusahaan. Tujuan dibentuknya pengelolaan dan pengendalian finansial yaitu sebagai berikut :

1. Mengelola Arus Kas

Aktivitas keluar masuknya dana pada sebuah perusahaan harus dipantau dengan sebaik-baiknya untuk menghindari pembengkakan pengeluaran. Bayangkan jika hal itu terjadi, bisa jadi menyebabkan terhambatnya aktivitas lain di perusahaan tersebut, mengingat keuangan merupakan urat nadi dari perusahaan.

Dalam hal uang kas di sebuah perusahaan, biasanya dikeluarkan untuk membayar gaji karyawan, membeli bahan baku, dan untuk membayar kebutuhan pengeluaran yang lain.

2. Memaksimalkan Keuangan Perusahaan

Bukan hanya untuk meninjau dan mengawasi kegiatan keluar masuk keuangan, tujuan dibentuknya pengelolaan dan pengendalian finansial yaitu untuk mengkaji tiap-tiap dana yang dikeluarkan perusahaan. Mereka akan menilai apakah dana yang dikeluarkan ini untuk kegiatan yang menguntungkan perusahaan atau tidak. Jika memang terlihat tidak menguntungkan perusahaan, mungkin mereka akan menggantinya dengan aktivitas lain yang lebih menguntungkan

3. Merencanakan dan Menyiapkan Struktur Modal

Sudah menjadi tugas pengelolaan dan pengendalian finansial untuk membuat rencana perihal struktur modal. Pengelolaan dan pengendalian finansial harus menyeimbangkan anggaran yang dimiliki dengan dana pinjaman perusahaan tersebut.

4. Memaksimalkan Keuntungan

Pengelolaan dan pengendalian finansial yang baik serta pengelolaan yang tepat bisa memaksimalkan keuntungan yang diperoleh perusahaan untuk jangka waktu yang panjang.

5. Efisiensi

Pengelolaan dana yang tepat dapat membuat pengeluaran lebih efisien, sehingga semua aspek perusahaan dapat didanai dengan baik dan membuat aktivitas perusahaan semakin maksimal.

6. Membuat Perusahaan Berumur Panjang

Pengelolaan dan pengendalian finansial memegang peran utama dalam jalannya perusahaan. Kelangsungan hidup perusahaan memang tergantung pada pengelolaan dan pengendalian finansial yang ada di dalamnya. Pengambilan keputusan yang hati-hati serta pengelolaan keuangan yang baik, akan membantu perusahaan Sobat Pintar bertahan di persaingan bisnis seperti sekarang ini.

Baca di sini: Data KTP Aman Terlindungi Dengan 5 Cara Berikut 

7. Mengepres Modal

Perencanaan keuangan yang tersusun dengan matang bisa mengepres biaya modal yang harus dikeluarkan perusahaan. Hal ini bermanfaat untuk menghemat pengeluaran dan memaksimalkan keuntungan perusahaan.

Selain tujuan pengelolaan dan pengendalian finansial yang sudah dijelaskan di atas, ternyata pengelolaan dan pengendalian finansial juga memiliki fungsi yang harus kita ketahui.

5 Tips Untuk Memaksimalkan Manajemen Keuangan

Fungsi Manajemen Keuangan

1. Perencanaan

Perencanaan keuangan harus dipersiapkan secara matang. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari penghamburan dana perusahaan untuk kegiatan yang tidak penting. Biasanya, rencana keuangan itu meliputi uang kas, menghitung arus kas, dan menghitung laba rugi.

2. Mengatur Budget

Penggunaan dana untuk keperluan kegiatan perusahaan yang harus dimaksimalkan, serta penggunaan dana seminimal mungkin. Mengatur budget dengan baik bisa membantu mengepres dana untuk aktivitas yang kurang perlu.

3. Mengontrol Keuangan

pengelolaan dan pengendalian finansial bertugas untuk mengevaluasi keuangan yang terus berjalan. Hal ini dilakukan untuk meninjau sistem keuangan serta memperbaiki kesalahannya guna memaksimalkan keuangan perusahaan sehingga perusahaan akan tetap berjalan.

4. Pemeriksaan Keuangan

Hal ini digunakan untuk menghindari penyimpangan dana perusahaan ke arah yang tidak benar. Pemeriksaan keuangan harus dilakukan secara berkala sesuai dengan kaidah akuntansi yang berlaku.

5. Laporan Keuangan

Membuat laporan keuangan di setiap kegiatan perusahaan yang memerlukan dana. Pelaporan dana ini harus dilakukan secara transparan guna memberikan informasi mengenai kondisi keuangan di sebuah perusahaan.

Tujuan dibentuknya pengelolaan dan pengendalian finansial di sebuah perusahaan adalah untuk mengatur dan mengelola keuangan perusahaan dengan baik. Memaksimalkan keuntungan perusahaan dengan modal seminimal mungkin.

Tips Manajemen Keuangan

Di atas sudah dibahas mengenai fungsi pengelolaan dan pengendalian finansial. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa Sobat Pintar lakukan untuk memaksimalkan peran pengelolaan dan pengendalian finansial pada perusahaan yang Sobat Pintar kelola.

1. Membuat Laporan Keuangan

Tujuannya untuk mencatat laporan dana yang masuk dan keluar, sehingga Sobat Pintar bisa meninjau aktivitas keuangan perusahaan Sobat Pintar. Bayangkan jika tidak ada laporan keuangan perusahaan, Sobat Pintar akan kesulitan untuk memantau kondisi keuangan perusahaan Sobat Pintar.

2. Mencatat Arus Kas

Dengan adanya catatan arus kas, perusahaan bisa mengetahui kapan waktu untuk membayar kebutuhan untuk aktivitas perusahaan. Catatan ini juga bisa digunakan untuk mengambil ancang-ancang agar perusahaan terhindar dari kerugian pada keuangan perusahaan.

3. Memisahkan antara Kasir dan Akuntan

Laporan keuangan kasir harus dilaporkan harian untuk menghindari potensi manipulasi data keuangan perusahaan. Akuntan harus jeli dalam meneliti dan meninjau laporan pemasukan dari kasir.

4. Mengecek Stok Barang

Sebaiknya mengecek stok barang dilakukan secara berkala untuk menghindari terjadinya kehilangan stok barang. Di samping itu, dengan mengecek stok barang Sobat Pintar bisa jadi tahu kisaran nominal biaya yang akan dikeluarkan untuk menyetok barang.

5. Memisahkan antara Rekening Perusahaan dengan Rekening Pribadi

Poin ini juga penting mengingat aktivitas keuangan perusahaan Sobat Pintar terus berjalan sehingga untuk menghindari tercampurnya data pemasukan dan pengeluaran pada rekening Sobat Pintar. Dan juga hal ini dilakukan untuk memantau keadaan keuangan perusahaan dan mencegah penggunaan dana perusahaan untuk hal-hal yang tidak perlu.

Sebisa mungkin hindari untuk menyatukan rekening pribadi dan perusahaan untuk menghindari kekacauan data pemasukan dan pengeluaran perusahaan.

Pengelolaan dan pengendalian finansial memang memegang tanggung jawab yang besar karena berhubungan langsung dengan aktivitas keluar masuknya dana perusahaan. Namun, jika pengelolaan dan pengendalian finansial ini dikelola dengan baik dan tepat, maka perusahaan yang Sobat Pintar kelola akan berumur panjang dan bertahan di kondisi persaingan bisnis seperti sekarang ini.

Yang terpenting adalah kejujuran, ketelitian, serta transparansi laporan keuangan kepada pihak yang berwenang di perusahaan tersebut. Dengan begitu, bidang-bidang lain di luar pengelolaan dan pengendalian finansial akan mengerti dan ikut andil dalam memajukan perusahaan.

Itulah penjelasan singkat mengenai pengertian, fungsi, dan tips pengelolaan dan pengendalian finansial. Semoga artikel ini menginspirasi dan bermanfaat untuk Sobat Pintar.

Baca di sini: 3 Alasan Kredit Pintar Jadi Fintech P2P Lending Aman

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
mobile-closeKredit PintarDownload