Penyebab Bocornya Finansial Keluarga dan Cara Mengatasinya

05 Feb 2018 by Edwin

Mengatur anggaran rumah tangga merupakan hal yang mudah bagi banyak orang. Namun pada kenyataannya, besar pasak daripada tiang pada finansial keluarga merupakan masalah yang umum terjadi. Mengapa demikian?

Jawaban dari pertanyaan di atas sangatlah simple, mengatur keuangan di dalam rumah tangga tidaklah semudah kelihatannya. Ada banyak pos-pos pengeluaran yang harus Kamu atur. Dan banyak pos pengeluaran yang harus dipersiapkan jika sewaktu-waktu terjadi masalah.

Beberapa akibat yang mungkin terjadi jika kamu nggak segera mengatur pengeluaran finansial keluarga yang Kamu miliki antara lain adalah:

  1. Besar Pasak Daripada Tiang
    Ketika Kamu harus mengeluarkan uang lebih besar dari pendapatan, artinya ada suatu masalah yang harus kamu selesaikan.Bagi kebanyakan orang, penyelesaian dari masalah ini hanya 2, mengurangi pos pengeluaran, atau menambah pos pendapatan.Namun sejatinya, penyelesaian masalah ini hanya 1, tambah pos pendapatan finansial keluargamu, dan kurangi pos pengeluaran yang dirasa kurang diperlukan.
  2. Tidak Adanya Uang Ketika Ada Kebutuhan Mendesak
    Banyak sekali keluarga yang mengalami kelimpungan ketika ada kebutuhan mendesak. Beberapa contohnya adalah, tidak ada uang ketika anggota keluarga jatuh sakit, atau tidak adanya uang ketika terjadi kenaikan harga barang.Akibat dari masalah ini antara lain habisnya barang-barang/properti yang dimiliki, terkena lilitan hutang, dan berbagai masalah lainnya.

Namun tentu saja masalah finansial keluarga yang ‘boncos’ bukan hanya kesalahan Kamu. Ada beberapa penyebab lainnya, di antaranya adalah:

  • Iklim ekonomi dan politik nasional yang memang tidak stabil
  • Kondisi pasar dunia yang kerap diwarnai isu

Untuk itu, langkah terbaik mencegah dan mengatasi finansial keluarga yang berpotensi boncos antara lain adalah:

  • Buat Rancangan Rencana Pengeluaran Bulanan
    Dengan pendapatan yang Kamu miliki, buatlah sektor atau pos-pos di mana pengeluaran akan terjadi. Bagian paling sulitnya adalah memprediksi pos-pos yang sepele seperti:
    – Sumbangan / amal
    – Transportasi mendesak (taksi / ojek online)
    – dan Outsource jika sewaktu-waktu kamu membutuhkan tukangPastikan setiap pos pengeluaran tidak pernah lebih dari yang sudah Kamu rencanakan. Jikapun tetap lebih, maka pastikan Kamu mengurangi pengeluaran dari pos-pos lainnya yang lebih bersifat konsumtif.
  • Menabung
    Banyak cara untuk kamu menabung. Kamu dapat menggunakan tabungan era Victoria (celengan), ataupun menggunakan jasa bank.Namun sekarang kamu dapat memanfaatkan fintech untuk menabung. Caranya? Kamu bisa mulai mencari-cari produk tabungan yang ditawarkan beragam fintech yang kini sedang populer. Dan lebih hebatnya lagi, tabungan yang adapun lebih variatif daripada jenis tabungan kebanyakan. Kamu dapat menabung dengan layanan asuransi, ataupun menabung dengan layanan investasi (semisal tabungan syariah, ataupun investasi mata uang digital.)
mobile-closeKredit PintarDownload