Kalkulator Online KPR: Simulasi Hitung KPR Dengan Mudah

14 Dec 2021 by Laruan, Last edit: 17 Dec 2021

Cara menghitung KPR sekarang tidak sesulit zaman dulu lagi karena saat ini sudah ada banyak sekali website-website yang menyediakan kalkulator online untuk menghitung KPR.

Apalagi untuk anak milenial yang baru saja pertama kali ingin membeli rumah pasti tidak mengetahui cara menghitung KPR. Dengan adanya kalkulator online ini, semua orang dapat menghitung dana KPR yang sesuai dengan keuangan yang ada. 

Apa Itu KPR?

KPR merupakan singkatan dari Kredit Pemilikan Rumah yang berarti layanan pembiayaan dan pinjaman yang diberikan oleh bank kepada calon pembeli rumah dengan rencana pembayaran dan persentase dari harga properti.

KPR ini biasa disediakan oleh perbankan, namun Sobat Pintar juga dapat mendapatkan pinjaman KPR melalui leasing legal yang sudah terdaftar di lembaga resmi.

Dengan adanya pinjaman KPR ini, Sobat Pintar tidak harus menabung dan menyediakan dana dalam jumlah banyak untuk harga 1 properti. Melainkan, Sobat Pintar hanya perlu menyediakan dana untuk membayar uang muka atau DP saja, setelah itu sisa pembayaran properti dapat dicicil atau diangsur setiap bulan.

Jenis-Jenis KPR

Saat ini, KPR memiliki 2 (dua) jenis KPR yang berbeda, KPR Subsidi dan KPR Non-Subsidi. Berikut penjelasannya:

  1. KPR Subsidi

Merupakan layanan kredit khusus masyarakat yang memiliki penghasilan menengah ke bawah. KPR ini dapat digunakan untuk membeli atau memperbaiki rumah yang telah dimiliki oleh calon peminjam.

Bentuk subsidi yang akan diterima oleh peminjam berupa keringanan kredit dan penambahan dana pembangunan dan perbaikan rumah. Dengan begitu, seluruh masyarakat Indonesia yang memiliki penghasilan menengah ke bawah yang dapat menggunakan layanan subsidi KPR ini.

Batasan penggunaan KPR Subsidi ini sudah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia, sehingga batas maksimum kredit yang akan diberikan sudah sesuai dengan penghasilan calon peminjam atau pemohon.

  1. KPR Non-Subsidi

Berbeda dengan KPR Non-Subsidi, KPR dapat digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Tidak terkecuali mereka yang memiliki penghasilan menengah ke bawah. Ketentuan biaya KPR Non-Subsidi ini juga telah ditetapkan oleh bank, sehingga nilai kredit dan bunga akan disesuaikan dengan kebijakan bank atau leasing yang bersangkutan.

Tips Membeli Rumah KPR

Buat Sobat Pintar yang memiliki rencana untuk membeli rumah ataupun properti lainnya, Kredit Pintar akan membagikan 5 tips membeli rumah KPR untuk kamu.

  1. Memilih Developer Terpercaya

Pertama, jika Sobat Pintar berencana menggunakan jasa developer untuk mencari rumah, maka pastikan developer tersebut memiliki latar belakang yang baik dan sejarah pelayanan yang oke.

Banyak sekali kasus-kasus pembeli yang tertipu oleh developer rumah ini. Sehingga mereka mengeluarkan uang dalam jumlah besar namun tidak mendapatkan hak yang mereka inginkan. Untuk itulah, Sobat Pintar harus memastikan layar belakang developer yang dipilih.

  1. Harga Rumah atau Properti

Saat Sobat Pintar sudah menemukan rumah yang cocok, pastikan jangan langsung menerima tawaran yang developer atau penjual tawarkan. Perhatikan dahulu faktor-faktor lain untuk menilai apakah harga tersebut setara dengan rumah yang ditawarkan.

Jangan lupa untuk melihat secara langsung kondisi rumah yang ingin dibeli. Terkadang ada beberapa rumah yang menawarkan rumah besar dengan harga murah tetapi lokasi rumah tersebut mudah banjir.

Baca juga: Cara Menghitung Pajak Penjualan Rumah

  1. Pilih Lokasi Strategis

Selanjutnya tips membeli rumah KPR adalah lokasi yang strategis. Sobat Pintar harus melihat apakah rumah tersebut terletak di pusat kota atau pinggiran kota. Jika rumah tersebut terletak di pinggiran kota, pastikan transportasi umum dan fasilitas jalan yang ada disana sangat baik.

Memiliki transportasi umum dan jalanan yang baik merupakan faktor penting karena Sobat Pintar akan melewati jalanan tersebut untuk sampai ke tempat kerja.

Selain itu, lihat juga pada Google Maps fasilitas umum yang ada disekitar rumah tersebut. Apakah dalam jarak 1 kilometer memiliki sekolah, pasar, rumah sakit, mall, dan lain sebagainya?

Sobat Pintar pasti tidak mau kan memiliki rumah yang jauh dari mana-mana? Jadi, perhatikan juga fasilitas entertain yang ada disana.

  1. Rekam Jejak Kredit

Mungkin Sobat Pintar tidak tahu bahwa setiap pinjaman atau transaksi paylater kamu tersimpan dengan baik di Bank Indonesia, bukan?

Untuk mendapatkan pinjaman KPR, biasanya bank akan melihat sejarah hutang pemohon dengan melihat sejarah kredit pemohon. Jika bank merasa rekam kredit pemohon tidak baik, maka kemungkinan untuk mendapatkan pinjaman akan sangat sulit.

Jadi pastikan Sobat Pintar sudah merapikan rekam jejak kredit 2 tahun sebelum mengajukan pinjaman. Dengan begitu, bank akan menilai bahwa pemohon merupakan orang yang bertanggung jawab dan selalu lancar dalam membayar kredit.

  1. Rekam Jejak Karir

Terakhir yang mungkin tidak banyak orang-orang tahu adalah karir sang pemohon.Selain melihat rekam kredit pemohon, bank juga akan menilai dan melihat karir sang pemohon.

Biasanya, bank akan menyetujui pinjaman KPR jika pemohon sudah bekerja selama 2 tahun dalam satu perusahaan. Tapi, apabila Sobat Pintar sering berganti-ganti tempat kerja, maka peluang untuk mendapatkan pinjaman sangat kecil.

Hal ini sangat penting diperhatikan oleh bank karena menyangkut penghasilan si pemohon juga. Jika pemohon tidak memiliki penghasilan yang pasti, maka pembayaran angsuran pun mungkin akan terhambat.

Lalu, Bagaimana Cara Menghitung Kalkulator Online KPR?

Setelah memahami tips membeli rumah KPR, sekarang Kredit Pintar akan membagikan cara hitung KPR rumah dengan menggunakan kalkulator online.

Banyak website-website developer seperti rumah.com dan cekaja.com yang menyediakan fitur kalkulator online KPR. Siapapun dapat menggunakan fitur tersebut untuk melihat simulasi pembayaran KPR.

Cara Hitung KPR di CekAja

Sumber: Cekaja.com / Alt Text: Cara Hitung KPR dengan Kalkulator Online

  1. Pertama-tama, Sobat Pintar masuk ke laman resmi cekaja.com dan cari menu “Pinjaman” dan pilih “Kalkulator KPR”
  2. Kemudian, Sobat Pintar masukan nilai besaran pinjaman yang dikehendaki. Misal, Rp.100.000.000 (seratus juta rupiah).
  3. Kemudian, Sobat Pintar tentukan jangka waktu pinjaman, misal 20 bulan.
  4. Tentukan juga suku bunga tahunan, misal 0,55%.
  5. Kemudian, sistem dengan otomatis akan menampilkan estimasi angsuran dan estimasi total pinjaman yang Sobat Pintar rencanakan.

Baca juga: Investasi dengan menabung emas di Pegadaian

Istilah-Istilah dalam Kalkulator Online

  1. Jumlah Pinjaman

Berapa jumlah pinjaman yang Sobat Pintar inginkan.

  1. Jangka Waktu

Tenor atau jangka waktu adalah berapa sisa waktu pelunasan atau jangka waktu pinjaman.

  1. Suku Bunga

Persentase pinjamaan dari pemberi kepada peminjam yang dikenakan dalam satu tahunan.

  1. Estimasi Angsuran

Perkiraan angsuran atau cicilan setiap bulan oleh peminjam.

  1. Estimasi Total Pinjam

Total pinjaman yang akan dibayarkan selama periode pinjaman mulai dari modal awal dan total bunga.

  1. Suku Bunga Flat

Bunga tetap ini akan dikenakan pada pinjaman dengan mengalikan jumlah pinjaman yang diinginkan dengan bunga dan tenor.

Begitulah cara menghitung KPR rumah dengan kalkulator online, mudah bukan? Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi dan tips lain yang bermanfaat.

Cara menghitung KPR sekarang tidak sesulit zaman dulu lagi karena saat ini sudah ada banyak sekali website-website yang menyediakan kalkulator online untuk menghitung KPR.

Apalagi untuk anak milenial yang baru saja pertama kali ingin membeli rumah pasti tidak mengetahui cara menghitung KPR. Dengan adanya kalkulator online ini, semua orang dapat menghitung dana KPR yang sesuai dengan keuangan yang ada. 

Apa Itu KPR?

KPR merupakan singkatan dari Kredit Pemilikan Rumah yang berarti layanan pembiayaan dan pinjaman yang diberikan oleh bank kepada calon pembeli rumah dengan rencana pembayaran dan persentase dari harga properti.

KPR ini biasa disediakan oleh perbankan, namun Sobat Pintar juga dapat mendapatkan pinjaman KPR melalui leasing legal yang sudah terdaftar di lembaga resmi.

Dengan adanya pinjaman KPR ini, Sobat Pintar tidak harus menabung dan menyediakan dana dalam jumlah banyak untuk harga 1 properti. Melainkan, Sobat Pintar hanya perlu menyediakan dana untuk membayar uang muka atau DP saja, setelah itu sisa pembayaran properti dapat dicicil atau diangsur setiap bulan.

Jenis-Jenis KPR

Saat ini, KPR memiliki 2 (dua) jenis KPR yang berbeda, KPR Subsidi dan KPR Non-Subsidi. Berikut penjelasannya:

  1. KPR Subsidi

Merupakan layanan kredit khusus masyarakat yang memiliki penghasilan menengah ke bawah. KPR ini dapat digunakan untuk membeli atau memperbaiki rumah yang telah dimiliki oleh calon peminjam.

Bentuk subsidi yang akan diterima oleh peminjam berupa keringanan kredit dan penambahan dana pembangunan dan perbaikan rumah. Dengan begitu, seluruh masyarakat Indonesia yang memiliki penghasilan menengah ke bawah yang dapat menggunakan layanan subsidi KPR ini.

Batasan penggunaan KPR Subsidi ini sudah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia, sehingga batas maksimum kredit yang akan diberikan sudah sesuai dengan penghasilan calon peminjam atau pemohon.

  1. KPR Non-Subsidi

Berbeda dengan KPR Non-Subsidi, KPR dapat digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Tidak terkecuali mereka yang memiliki penghasilan menengah ke bawah. Ketentuan biaya KPR Non-Subsidi ini juga telah ditetapkan oleh bank, sehingga nilai kredit dan bunga akan disesuaikan dengan kebijakan bank atau leasing yang bersangkutan.

Tips Membeli Rumah KPR

Buat Sobat Pintar yang memiliki rencana untuk membeli rumah ataupun properti lainnya, Kredit Pintar akan membagikan 5 tips membeli rumah KPR untuk kamu.

  1. Memilih Developer Terpercaya

Pertama, jika Sobat Pintar berencana menggunakan jasa developer untuk mencari rumah, maka pastikan developer tersebut memiliki latar belakang yang baik dan sejarah pelayanan yang oke.

Banyak sekali kasus-kasus pembeli yang tertipu oleh developer rumah ini. Sehingga mereka mengeluarkan uang dalam jumlah besar namun tidak mendapatkan hak yang mereka inginkan. Untuk itulah, Sobat Pintar harus memastikan layar belakang developer yang dipilih.

  1. Harga Rumah atau Properti

Saat Sobat Pintar sudah menemukan rumah yang cocok, pastikan jangan langsung menerima tawaran yang developer atau penjual tawarkan. Perhatikan dahulu faktor-faktor lain untuk menilai apakah harga tersebut setara dengan rumah yang ditawarkan.

Jangan lupa untuk melihat secara langsung kondisi rumah yang ingin dibeli. Terkadang ada beberapa rumah yang menawarkan rumah besar dengan harga murah tetapi lokasi rumah tersebut mudah banjir.

Baca juga: Cara Menghitung Pajak Penjualan Rumah

  1. Pilih Lokasi Strategis

Selanjutnya tips membeli rumah KPR adalah lokasi yang strategis. Sobat Pintar harus melihat apakah rumah tersebut terletak di pusat kota atau pinggiran kota. Jika rumah tersebut terletak di pinggiran kota, pastikan transportasi umum dan fasilitas jalan yang ada disana sangat baik.

Memiliki transportasi umum dan jalanan yang baik merupakan faktor penting karena Sobat Pintar akan melewati jalanan tersebut untuk sampai ke tempat kerja.

Selain itu, lihat juga pada Google Maps fasilitas umum yang ada disekitar rumah tersebut. Apakah dalam jarak 1 kilometer memiliki sekolah, pasar, rumah sakit, mall, dan lain sebagainya?

Sobat Pintar pasti tidak mau kan memiliki rumah yang jauh dari mana-mana? Jadi, perhatikan juga fasilitas entertain yang ada disana.

  1. Rekam Jejak Kredit

Mungkin Sobat Pintar tidak tahu bahwa setiap pinjaman atau transaksi paylater kamu tersimpan dengan baik di Bank Indonesia, bukan?

Untuk mendapatkan pinjaman KPR, biasanya bank akan melihat sejarah hutang pemohon dengan melihat sejarah kredit pemohon. Jika bank merasa rekam kredit pemohon tidak baik, maka kemungkinan untuk mendapatkan pinjaman akan sangat sulit.

Jadi pastikan Sobat Pintar sudah merapikan rekam jejak kredit 2 tahun sebelum mengajukan pinjaman. Dengan begitu, bank akan menilai bahwa pemohon merupakan orang yang bertanggung jawab dan selalu lancar dalam membayar kredit.

  1. Rekam Jejak Karir

Terakhir yang mungkin tidak banyak orang-orang tahu adalah karir sang pemohon.Selain melihat rekam kredit pemohon, bank juga akan menilai dan melihat karir sang pemohon.

Biasanya, bank akan menyetujui pinjaman KPR jika pemohon sudah bekerja selama 2 tahun dalam satu perusahaan. Tapi, apabila Sobat Pintar sering berganti-ganti tempat kerja, maka peluang untuk mendapatkan pinjaman sangat kecil.

Hal ini sangat penting diperhatikan oleh bank karena menyangkut penghasilan si pemohon juga. Jika pemohon tidak memiliki penghasilan yang pasti, maka pembayaran angsuran pun mungkin akan terhambat.

Lalu, Bagaimana Cara Menghitung Kalkulator Online KPR?

Setelah memahami tips membeli rumah KPR, sekarang Kredit Pintar akan membagikan cara hitung KPR rumah dengan menggunakan kalkulator online.

Banyak website-website developer seperti rumah.com dan cekaja.com yang menyediakan fitur kalkulator online KPR. Siapapun dapat menggunakan fitur tersebut untuk melihat simulasi pembayaran KPR.

Cara Hitung KPR di CekAja

Sumber: Cekaja.com / Alt Text: Cara Hitung KPR dengan Kalkulator Online

  1. Pertama-tama, Sobat Pintar masuk ke laman resmi cekaja.com dan cari menu “Pinjaman” dan pilih “Kalkulator KPR”
  2. Kemudian, Sobat Pintar masukan nilai besaran pinjaman yang dikehendaki. Misal, Rp.100.000.000 (seratus juta rupiah).
  3. Kemudian, Sobat Pintar tentukan jangka waktu pinjaman, misal 20 bulan.
  4. Tentukan juga suku bunga tahunan, misal 0,55%.
  5. Kemudian, sistem dengan otomatis akan menampilkan estimasi angsuran dan estimasi total pinjaman yang Sobat Pintar rencanakan.

Baca juga: Investasi dengan menabung emas di Pegadaian

Istilah-Istilah dalam Kalkulator Online

  1. Jumlah Pinjaman

Berapa jumlah pinjaman yang Sobat Pintar inginkan.

  1. Jangka Waktu

Tenor atau jangka waktu adalah berapa sisa waktu pelunasan atau jangka waktu pinjaman.

  1. Suku Bunga

Persentase pinjamaan dari pemberi kepada peminjam yang dikenakan dalam satu tahunan.

  1. Estimasi Angsuran

Perkiraan angsuran atau cicilan setiap bulan oleh peminjam.

  1. Estimasi Total Pinjam

Total pinjaman yang akan dibayarkan selama periode pinjaman mulai dari modal awal dan total bunga.

  1. Suku Bunga Flat

Bunga tetap ini akan dikenakan pada pinjaman dengan mengalikan jumlah pinjaman yang diinginkan dengan bunga dan tenor.

Begitulah cara menghitung KPR rumah dengan kalkulator online, mudah bukan? Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi dan tips lain yang bermanfaat.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
17 Dec 2021
Pinjam kilat 20 juta!Download