Tips Memilih Investasi Sesuai Rekomendasi OJK

20 Feb 2018 by Edwin

Otoritas Jasa Keuangan, atau kerap disingkat OJK telah menutup banyak sekali usaha bisnis investasi yang tidak berizin. Setidaknya, rata-rata per bulan, ada 7 usaha di bidang keuangan yang terpaksa ditutup secara paksa karena belum mengantongi izin.

Begitu banyaknya tawaran rupanya disalahgunakan oleh beberapa oknum untuk meraup keuntungan dengan merugikan investornya. Disinilah OJK berperan dalam:

  • Menilai apakah sebuah investasi layak diikuti / tidak
  • Memberikan rekomendasi apakah sebuah investasi layak diikuti / tidak
  • Mengawasi investasi agar berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku
  • Memastikan investor mendapatkan rasa aman berinvestasi
  • Memberikan hukuman jika dirasa terjadi pelanggaran

OJK sendiri melalui Satgas Waspada Investasi memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak takut berinvestasi, namun tetap berhati-hati.

Untuk itu beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih tawaran bisnis antara lain:

  1. Check Izin Usaha dari Otoritas yang Berwenang
    Pastikan bahwa izin usaha tersebut memang terdaftar dan berizin di otoritas resmi. Sebagai contoh, jika kamu ingin beinvestasi di bidang keuangan, pilihlah usaha yang memang telah mendapatkan izin dan pengawasan dari otoritas jasa keuangan.Namun izin usaha tidak serta merta dapat menjadi acuan mutlak. Untuk itu, check juga apakah usaha tersebut memang sesuai dengan izin yang ada.Sebagai contoh, ada beberapa usaha penghimpunan dana nasabah dengan izin yang sangat lengkap. Namun setelah ditelusuri, ternyata izin yang ada sudah kadaluarsa, atau tidak sesuai dengan peruntukan.
  2. Check Izin Pemasaran Produk Investasi
    Kadangkala sebuah produk investasi memang memiliki izin yang sangat lengkap. Namun izin tersebut ternyata memiliki batasan, semisal:- Tidak boleh dipasarkan di wilayah tertentu
    – Tidak boleh dipasarkan karena masa pemasarannya sudah habis
    – Bukan produk investasi yang boleh dipasarkan secara bebasPastikan juga bahwa yang memasarkan produk keuangan tersebut memang merupakan mitra pemasaran resmi. Sudah banyak kasus di mana investor tertipu oleh sales yang tidak resmi.Semisal, sebuah produk di mana ternyata produk tersebut tidak pernah membuka kesempatan investasi. Uang yang kamu keluarkan nyatanya kemudian dibawa kabur oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
  3. Check Domisili Usaha
    Bisnis keuangan rekomendasi OJK harus memiliki domisili usaha yang jelas. Sebuah unit usaha yang sudah cukup lama berdiri di sebuah tempat yang lokasinya jelas.Selain itu, usaha dan bisnis tersebut memiliki alamat penanggung jawab yang jelas sehingga nilai pertanggungjawaban dapat dengan mudah diminta jika terjadi masalah.
  4. Jangan Tergiur Usaha yang Mencurigakan
    Jika kamu sudah merasa sebuah usaha atau bisnis yang terasa mencurigakan, jangan terbuai. Namun tentunya jangan pula langsung menuduh.Jika menemukan sebuah investasi yang mencurigakan, kamu bisa segera mengkonfirmasinya kepada layanan konsumen yang dimiliki oleh OJK.

Semoga artikel ini menjadikan Sobat Pintar lebih berhati-hati dalam menentukan pilihan ya.

Yuk download KreditPintar, app pemberi pinjaman tanpa ribet yang tersedia di google play. Download aplikasinya disini https://goo.gl/NpwFBz

mobile-closeKredit PintarDownload