Ini 10 Keuntungan Investasi Saham

03 May 2022 by Ary Wibowo, Last edit: 21 Sep 2022

Banyak orang yang membagikan keuntungan investasi saham melalui media sosial mereka. Namun, apakah kenyataannya begitu? Dalam artikel ini kami akan membahas berbagai keuntungan tersebut beserta risikonya.

Ini 10 Keuntungan Investasi Saham

1. Berfungsi Sebagai Pemasukan Pasif

Pemasukan pasif ini memang menjadi impian orang-orang karena dalam artian kasarnya bisa mendapat uang tanpa bekerja..

Baca juga: Apa itu Passive Income: Arti dan Cara Mendapatkannya

Ketika perusahaan publik menghasilkan keuntungan, sebagian dari pendapatan tersebut disalurkan kembali ke orang yang berinvestasi ke saham perusahaan tersebut (investor) dalam bentuk dividen saham. 

Dividen saham adalah salah satu cara paling sederhana untuk menciptakan pendapatan pasif. Investor dapat memutuskan untuk mengantongi uang tunai atau menginvestasikan uangnya kembali.

2. Harta tidak habis termakan inflasi

Keuntungan investasi saham yang paling sering dibicarakan orang adalah untuk melawan inflasi.

Inflasi adalah sebagai tingkat kenaikan harga selama periode waktu tertentu.

Simpelnya seperti ini, harga rumah di Puri Indah dengan luas tanah 150 m2 pada tahun 1988 adalah Rp40 jutaan. Sekarang pada 2022, rumah dengan luas tanah yang sama di Puri Indah paling tidak harganya Rp3 miliar, atau lebih. 

Ini berarti harga rumah di daerah tersebut mengalami inflasi sekitar 7.400% dalam waktu 30 tahun.

Ini 10 Keuntungan Investasi Saham

Memang betul gaji pada tahun 1988 juga jauh lebih rendah daripada pada tahun 2022 sehingga harga rumah Rp40 juta pada tahun 1988 tidak “murah.” Akan tetapi tingkat kenaikan gaji lebih rendah daripada tingkat kenaikan harga kebutuhan pokok. 

Harga tanah terus-menerus naik dengan cepat, tapi gaji hanya meningkat sedikit demi sedikit tiap tahunnya.

Lain halnya dengan tabungan yang tersimpan dalam rekening, nilainya tidak akan meningkat atau paling tidak hanya meningkat sedikit melalui bunga. Daripada nilai uang Anda dibiarkan tergerus oleh inflasi, lebih baik Sobat Pintar menggunakannya untuk investasi saham agar tidak rentan inflasi.

Baca: 3 Cara Mengatasi Inflasi di Indonesia

3. Nilainya meningkat seiring ekonomi meningkat

Tidak hanya mencegah nilai harta Anda tergerus oleh inflasi, nilai investasi saham bahkan berkembang bersama kenaikan ekonomi. Jika ekonomi tumbuh, pendapatan perusahaan (yang Anda investasikan) meningkat.

4. Kemungkinan untungnya besar dibandingkan investasi lain

Pasar saham telah lama dianggap sebagai sumber pengembalian historis tertinggi. Return yang lebih tinggi datang dengan risiko yang lebih tinggi. Saham telah menghasilkan lebih banyak kekayaan bagi investor daripada kebanyakan pilihan investasi lainnya.

5. Performa jangka panjangnya sangat baik dibandingkan investasi lain

Ini 10 Keuntungan Investasi Saham

Saham kurang dapat diandalkan dalam periode waktu yang lebih singkat. Akan tetapi, dalam jangka panjang performanya sangat baik. 

Contohnya saja, saham BCA telah mengalami peningkatan 909,01% dalam 10 tahun dari 2010 sampai 2020. Jika menginvestasikan Rp28.000 juta pada tahun 2010, saat dijual di tahun 2020 nilainya Rp25 juta.

6. Nilainya terus naik selama 10 tahun terakhir

Keuntungan investasi saham yang terbesar mungkin adalah bukti bahwa nilainya terus-menerus meningkat selama beberapa dekade terakhir. Tentunya ada naik-turun, tapi nilai saham dalam jangka panjang umumnya bergerak ke atas. 

Jika Sobat Pintar membeli saham dan menahannya selama 30, 40, atau bahkan 50 tahun, Anda akan menghasilkan banyak uang.

7. Caranya relatif mudah

Salah satu keuntungan investasi saham yang paling bisa dirasakan adalah cara investasinya relatif mudah. Tinggal mendaftar dengan broker perdagangan online seperti Mirae Asset Sekuritas atau BNI Sekuritas, klik beberapa tombol di layar handphone, dan beli saham yang diinginkan.

Tentu saja bukan berarti Sobat Pintar bisa asal membeli saham tanpa pertimbangan kemudian melupakannya begitu saja. Jenis investasi apapun selalu butuh penelitian dan paling tidak pemahaman dasar untuk memastikan Anda melakukan investasi yang tepat untuk Anda. 

Akan tetapi dibandingkan investasi lain seperti properti, investasi saham lebih cepat, mudah, dan murah.

Baca juga: 6 Cara Investasi Saham Online untuk Pemula

8. Merupakan aset Likuid

Masih berhubungan dengan keuntungan yang sebelumnya, investasi saham praktis karena merupakan “aset likuid.” Maksudnya, investasi saham dapat diubah menjadi uang tunai dengan relatif cepat. Kapan pun Anda ingin menguangkannya, prosesnya cepat dilakukan.

Ini berbeda dengan misalnya investasi properti di mana Sobat Pintar harus menunggu properti terjual jika ingin mendapatkan uang tunai. Banyak orang berinvestasi di saham karena merasa uang mereka tidak pernah jauh dan selalu bisa diambil dalam sekejap.

9. Investasi minimum rendah

Keuntungan investasi saham lainnya adalah nilai minimum yang harus diinvestasikan rendah. Hal ini membuat orang-orang yang berpenghasilan rendah juga bisa ikut berinvestasi, dan dapat menjadi cara cerdas untuk menyimpan dan mengembangkan aset.

Beberapa aplikasi memungkinkan Anda untuk berinvestasi hanya Rp100.000. Biaya operasional aplikasi investasi saham juga biasanya rendah atau bahkan tanpa biaya. 

10. Cocok untuk pemula

Karena caranya yang sederhana dan minimum nilai investasi yang rendah, investasi saham sangat cocok dijadikan investasi pertama untuk pemula. Banyak aplikasi yang mempermudah proses investasi dan bahkan memberi rekomendasi investasi dan pembagian aset Anda.

Beberapa aplikasi memiliki opsi otomatis sehingga uang ekstra dari rekening bank Anda diinvestasikan secara otomatis tanpa Anda perlu melakukan apa-apa. Ada juga aplikasi yang memberikan panduan pendidikan tentang investasi yang dapat membantu untuk pemula. Tentunya ini bisa menjadi bahaya bila tidak dipantau, jadi sebaiknya tetap awasi secara berkala.

Risiko Investasi

Kita telah membahas 10 keuntungan investasi saham, tapi Sobat Pintar harus ingat bahwa investasi saham tetap saja memiliki risiko yang cukup tinggi. Investasi saham bukan merupakan cara pasti untuk mendapatkan uang. Tidak sedikit orang yang telah kehilangan uang yang mereka investasikan dalam saham, sekalipun itu saham populer.

Maka dari itu, sebelum melakukan investasi saham (atau investasi bentuk lain), pastikan:

  1. Anda sudah mengerti betul cara kerja dan risikonya.
  2. Uang yang Anda investasikan adalah “uang dingin” atau uang lebih yang tidak dibutuhkan dalam waktu dekat untuk memenuhi kebutuhan.
  3. Sebaiknya bagi aset Anda ke beberapa saham, bukan menaruh semuanya pada satu saham saja.
  4. Jika ingin meminimalisir risiko, berinvestasilah untuk jangka panjang pada saham blue chip yang sudah terbukti menguntungkan dalam jangka panjang.

Baca juga: Memahami Saham Blue Chip yang Digemari

Itulah 10 keuntungan investasi saham yang bisa Sobat Pintar pertimbangkan.Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
21 Sep 2022
mobile-close
Pinjam kilat 20 juta!Download