6 Cara Investasi Saham Online untuk Pemula

03 Sep 2021 by Laruan

Anda yang paham akan pentingnya merencanakan keuangan tentu terpikir untuk mengalokasikan sebagian dana Anda untuk investasi saham online. Setiap bulan saat Anda mendapatkan pemasukan, Anda pasti menyediakan pos-pos tertentu untuk menyimpan uang Anda. Anda yang Anda pakai untuk kebutuhan, Anda simpan sebagai tabungan, dan Anda putar sebagai investasi.

Ada beragam jenis investasi yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan aset Anda. Salah satunya adalah melakukan investasi pada saham. Kelihatannya, investasi saham bukan hal yang sulit. Namun tahukah Anda jika kegiatan investasi satu ini rupanya tidak semudah kelihatannya. Ada berbagai hal yang perlu Anda pahami sebelum benar-benar ikut investasi saham. Terlebih bagi Anda yang pemula, Anda harus banyak belajar lebih dulu.

Kini, Anda bisa investasi saham dengan cara online dan memudahkan. Ada beberapa hal yang wajib Anda ketahui sebelum mulai investasi saham online. Hal-hal yang perlu Anda ketahui ini bisa meminimalisir risiko kegagalan yang Anda alami. Jadi, bagaimana cara melakukan investasi saham online untuk pemula?

6 Cara Investasi Saham Online untuk Pemula

#1 Pilih Kantor Sekuritas yang Tepat

Hal pertama yang harus Anda lakukan sebagai seorang pemula yang akan melakukan investasi saham online adalah memilih kantor sekuritas saham terlebih dahulu. Anda bisa menemukan banyak kantor sekuritas saham yang menjadi “Anggota Bursa” di Bursa Efek Indonesia atau BEI. Lantas bagaimana cara Anda bisa memilih kantor sekuritas saham terbaik?

Sebenarnya, tidak ada patokan khusus atau rumus baku dalam memilih kantor sekuritas saham terbaik. Ini dikarenakan berbagai kantor sekuritas saham yang tercatat di BEI telah kompeten dari segi keuangan. Kantor-kantor sekuritas saham ini harus bisa memenuhi modal minimum yang ditentukan oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Apabila Anda masih bingung dalam hal memilih kantor sekuritas saham, Anda bisa memilih kantor sekuritas yang punya aplikasi saham online bagus dan bisa diandalkan.

Anda pun bisa menggunakan dummy-trade yang disediakan oleh kantor sekuritas saham tersebut. Dummy-trade ini bisa Anda pakai untuk mengevaluasi bagus tidaknya aplikasi jual-beli saham yang ditawarkan.

#2 Lanjutkan Tahapan dengan Membuka Rekening Saham

Setelah Anda memilih kantor sekuritas yang dirasa paling tepat, Anda bisa mulai membuka rekening saham Anda. Tahapan ini sangat perlu Anda lakukan. Ini dikarenakan jika Anda tidak memiliki rekening saham, Anda tidak bisa melakukan jual-beli saham online di aplikasi yang tersedia.

Kantor sekuritas yang bagus biasanya memberikan fasilitas pembukaan rekening dengan cara online. Cara ini memungkinkan pengguna hanya cukup mengisi formulir pembukaan rekening dan mencantumkan beberapa informasi yang dibutuhkan. Contoh informasi yang dibutuhkan adalah nama lengkap, nomor ponsel, e-mail, dan data diri lainnya.

#3 Selain Rekening Saham, Anda pun Harus Membuka Rekening Dana Nasabah (RDN)

Tidak hanya rekening saham, Anda pun harus membuka Rekening Dana Nasabah atau RDN jika ingin melakukan investasi saham online. Lantas, apa perbedaan rekening saham dan RDN?

Rekening saham diperuntukkan bagi aktivitas jual-beli saham online Anda. Sedangkan RDN adalah rekening khusus yang dibuat di bank untuk menyimpan dana transaksi jual-beli saham Anda. Saat Anda menyetorkan modal dan mengambil hasil penjualan saham, dana-dana tersebut akan disimpan di RDN. Meski Anda sudah memiliki rekening saham, Anda tetap tidak bisa memulai transaksi saham jika belum punya RDN.

Biasanya, kantor sekuritas menyediakan layanan pembuatan RDN dengan cara online. Ini membuat Anda tidak perlu datang ke bank untuk membuka RDN. Dokumen yang dibutuhkan untuk membuka RDN bergantung pada pihak sekuritas itu sendiri. Namun KTP menjadi salah satu dokumen yang wajib untuk Anda lampirkan.

6 Cara Investasi Saham Online untuk Pemula

#4 Setorkan Modal Investasi Saham Online Anda

Untuk memulai transaksi jual-beli saham online Anda, Anda harus menyetorkan modal terlebih dahulu. Dana ini perlu Anda setorkan ke RDN dan jumlahnya tergantung dengan jumlah transaksi saham yang ingin Anda lakukan. Dana harus melakukan deposit lebih dulu, kemudian Anda bisa melakukan transaksi investasi saham online. Apabila transaksi pertama yang Anda lakukan berhasil, pada transaksi berikut, Anda bisa melakukan pembayaran kewajiban dalam waktu dua hari sejak transaksi dilakukan.

#5 Lakukan Transaksi Beli Saham Online

Investasi saham online Anda bisa mulai dilakukan setelah Anda melakukan penyetoran dana dan efektif di RDN. Ada berbagai saham yang bisa Anda amati sebelum mulai membeli. Berikut adalah beberapa tips membeli saham online yang perlu Anda perhatikan:

  • Anda bisa menentukan sendiri saham mana yang ingin Anda beli. Jangan lupa untuk mengingat kode sahamnya agar lebih muda.
  • Saat akan melakukan order, Anda akan diminta untuk menentukan di harga berapa Anda akan membeli saham pilihan Anda. Pada aplikasi, Anda bisa melihat harga penawaran (bid) serta harga penjualan (offer).
  • Apabila Anda ingin langsung membeli saham secara efektif, Anda bisa memasang harga beli sama dengan harga penjualan (offer) terendah. Ini akan membuat Anda segera mendapatkan saham tersebut.
  • Jika Anda ingin membeli saham di harga yang lebih murah, Anda bisa memasangnya di bawah harga jual terendah. Ini membuat Anda harus mengantri sampai ada yang mau menjual saham dengan menurunkan harga ke harga beli yang Anda pasang.
  • Pemasangan order beli Anda mengikuti prioritas harga dan waktu.

Setelah transaksi berhasil, apa yang mesti Anda lakukan? Anda bisa mengecek halaman Portofolio yang menunjukkan kepemilikan saham Anda. Halaman ini berisi jumlah lembar saham, harga rata-rata, dan nilai investasi saham Anda.

#6 Lakukan Transaksi Jual Saham Saat Anda Perlu

Apabila Anda sudah melakukan pembelian saham dan ingin menjualnya karena sudah mendapatkan keuntungan, Anda bisa memperhatikan beberapa tahapannya berikut ini:

  • Tentukan terlebih dahulu saham yang akan Anda jual dan berapa banyak jumlah lembar saham yang akan Anda jual
  • Penentuan harga jual yang Anda lakukan berpengaruh pada seberapa cepat transaksi penjualan dapat dilakukan. Jika Anda ingin saham Anda segera terjual, Anda bisa memasang harga beli tertinggi di pasar. Namun apabila Anda ingin hasil penjualannya lebih besar, Anda bisa memasang harga jual lebih tinggi dengan konsekuensi saham Anda cukup lama terjual.

Itulah beberapa hal dasar yang perlu Anda ketahui sebagai investor saham online pemula yang baru saja memulai langkahnya untuk melakukan investasi. Kegiatan investasi ini dapat mendatangkan banyak manfaat bagi Anda. Dimulai dari bisa mengembangkan aset yang Anda punya, hingga bisa Anda jadikan tabungan hari tua jika Anda berniat untuk bertransaksi saham secara jangka panjang.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
mobile-closeKredit PintarDownload