Ingin Berinvestasi? Pahami Jenis-Jenis Investasi Berikut

17 Aug 2022 by Kredit Pintar., Last edit: 25 Aug 2022

Pada zaman yang serba digital saat ini, kegiatan investasi menjadi lebih mudah dilakukan dengan banyaknya jenis-jenis investasi yang bisa dipilih. Keterbukaan akses masyarakat terhadap investasi memungkinkan mereka untuk berinvestasi di lebih dari satu jenis instrumen investasi. 

jenis-jenis investasi

Bagi  Anda  yang akan mulai terjun ke dunia investasi, ada baiknya mencari tahu beragam jenis instrumen investasi yang bisa Anda pilih. 

Baca Juga : Cara Investasi Reksadana untuk Pemula

Lingkup Investasi

Investasi merupakan kegiatan penanaman modal pada suatu instrumen yang bernilai dan berharga, untuk kemudian dituai sebagai keuntungan. Ada banyak jenis-jenis investasi yang bisa dipilih berdasarkan instrumen asetnya. Dalam prosesnya, investasi juga bisa berlangsung dalam jangka pendek maupun jangka panjang, tergantung pada tujuan investasinya. 

Investasi jangka pendek biasanya dipilih untuk mendapatkan dana pada kondisi-kondisi penting dengan urgensi waktu yang dekat. Investasi jangka pendek bisa membantu pemenuhan dana untuk keperluan modal usaha, urusan kesehatan hingga penebusan utang. Modal yang dikeluarkan untuk investasi jangka pendek pun cenderung kecil, bisa dimulai dari ratusan ribu tergantung dari instrumen yang dipilih.

Investasi jangka panjang biasanya dipilih untuk mendapatkan dana segar pada kondisi-kondisi yang akan terjadi di masa yang akan datang. Investasi jangka panjang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan seperti biaya pernikahan, rencana pendidikan anak hingga tabungan hari tua. Modal yang dikeluarkan untuk investasi jangka panjang cenderung besar bila ingin menuai hasil yang maksimal. 

Baca Juga : 10 Aplikasi Investasi Saham Terbaik, Terdaftar OJK

Jenis-Jenis Investasi 

Jenis-jenis investasi

Secara garis besar, jenis-jenis investasi dibagi menjadi dua berdasarkan instrumen yang diinvestasikan, yakni aktiva riil dan aktiva finansial. Perbedaan keduanya juga ditandai dengan wujud aset yang diinvestasikan. Berikut penjelasan mengenai aktiva riil dan aktiva finansial.

1. Aktiva Riil

Aktiva riil merupakan instrumen investasi yang memiliki wujud fisik atau asetnya bisa dilihat oleh mata. Beberapa contoh dari aktiva riil antara lain seperti logam mulia (emas), tanah dan properti. Dari beberapa contoh tersebut, terdapat aset yang memakan modal kecil adapun yang langsung memakan modal besar, dan beberapa di antaranya ada aset yang susah dicairkan.

Contoh-contoh instrumen aktiva riil memiliki nilai yang dilihat dan ditinjau dari kualitas serta fungsi aset tersebut. Semakin baik kualitasnya maka harganya pun bisa tinggi, tergantung pada kondisi ekonomi daerah tertentu. 

2. Aktiva Finansial

Aktiva finansial atau yang juga biasa disebut aktiva keuangan merupakan instrumen investasi yang tidak  berwujud, melainkan hanya memiliki nilai saja. Beberapa contoh dari aktiva finansial kembali dibagi menjadi dua yakni pasar uang dan pasar modal. 

Contoh instrumen investasi di pasar uang antara lain seperti deposito, valuta asing, sertifikat Bank Indonesia dan surat berharga lainnya. Sedangkan untuk contoh instrumen investasi di pasar modal meliputi obligasi, saham dan reksa dana. Masing-masing instrumen memiliki jumlah modal dan risiko yang berbeda-beda, itu semua kembali ke kemampuan sang investor dalam pengelolaannya.  

Baca Juga : Cara Investasi Emas di Shopee, Bisa Dicetak!

Macam-Macam Investasi

jenis-jenis investasi

Setelah mengetahui jenis-jenis investasi secara garis besar, penting untuk mengetahui macam-macam investasi lebih lanjut. Penjabaran berikut ini merupakan macam-macam investasi yang juga cukup populer di kalangan masyarakat. 

1. Emas

Emas merupakan aset investasi yang stabil secara nilai, karena harganya cenderung terus naik setiap tahunnya. Ditambah lagi, harga emas tidak akan terpengaruh oleh kondisi ekonomi global seperti inflasi, deflasi bahkan krisis ekonomi. Investasi emas saat ini sudah mudah diakses melalui aplikasi dengan modal yang terjangkau.

2. Properti

Aset properti memang merupakan aset investasi yang memakan modal besar, namun jika ditilik dari keuntungannya, aset properti sangat worth it untuk dipilih. Nilai dari aset properti akan terus meningkat setiap tahunnya, sejalan dengan angka kebutuhan yang terus meningkat. Properti juga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk investasi jangka panjang, bahkan untuk mendapatkan passive income.  

3. Deposito

Deposito merupakan instrumen investasi yang berada di ranah pasar uang, dengan memanfaatkan nilai suku bunga yang tinggi. Proses investasi deposito juga terjamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan, sehingga nilai uang yang disimpan akan terus stabil. Deposito juga sudah mudah diakses mengingat banyak bank konvensional yang sudah menyediakan layanan investasi deposito. 

4. Valuta Asing

Investasi valuta asing merupakan instrumen investasi yang berada di ranah pasar uang dengan memanfaatkan kondisi naik-turunnya nilai tukar uang (kurs). Sebagai mata uang asing yang sudah diakui secara internasional, valuta asing memiliki likuiditas yang tinggi, sehingga transaksi jual belinya dapat berlangsung dengan mudah. Ditambah lagi perubahan nilai tukar mata uang yang setiap tahun cenderung meningkat. 

5. Obligasi

Obligasi merupakan instrumen investasi yang bermain di ranah pasar modal, yang mana bentuknya adalah surat utang yang dikeluarkan oleh pemerintah hingga korporasi besar. Sistemnya adalah korporasi menerbitkan surat utang kepada calon investor, kemudian investor nantinya akan membeli surat utang tersebut dengan harga tertentu. Keuntungan dari investasi obligasi ini adalah jumlah suku bunganya yang lebih tinggi ketimbang bunga tabungan di bank, cocok untuk passive income, dan aman karena dijamin oleh korporasi yang bersangkutan.

6. Saham

Saham merupakan instrumen investasi yang bermain di ranah pasar modal dengan sistem kepemilikan saham suatu perusahaan. Saham juga merupakan investasi yang cukup populer belakangan ini, pasalnya investor bisa mendapatkan capital gain seiring perusahaan yang dipegang sahamnya berkembang dan maju. Investor juga memiliki kapasitas untuk ikut dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk membicarakan dividen saham setiap pemegangnya. 

7. Reksa Dana

Reksa dana merupakan instrumen investasi yang bermain di ranah pasar modal dengan sistem investasi yang ditangani oleh manajer investasi. Dari sekian jenis-jenis investasi yang ada, reksa dana dikenal sebagai salah satu instrumen investasi yang paling mudah dan cocok untuk pemula, karena investor akan dibantu manajer investasi untuk menyalurkan uangnya di pasar modal yang tepat. Sehingga investor tidak perlu khawatir akan risiko yang akan datang, selama manajer investasi menempatkan uang investor pada aset-aset investasi yang tepat. 

Demikian informasi mengenai jenis-jenis investasi hingga macam-macamnya yang bisa menjadi referensi bagi Anda yang baru mulai berinvestasi. Perlu diingat, saat ini media untuk melakukan investasi sudah sangat banyak dan terbuka, maka diperlukan juga persiapan dalam menjaga stabilitas investasi anda. Karena pada dasarnya setiap instrumen investasi yang bisa dipilih memiliki beragam risiko, sehingga penting untuk terus belajar dan memantau informasi-informasi terkini seputar dunia investasi.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
25 Aug 2022
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download