Hal-Hal Seputar Pinjaman Pendidikan yang Harus Diketahui

08 May 2021 by kreditpintar, Last edit: 08 May 2021
pinjaman pendidikan

Pinjaman pendidikan, sering pula disebut dengan student loan berfungsi untuk membantu dana pendidikan mahasiswa. Pada tahun 2018 bulan Maret silam, Presiden Indonesia mencetuskan agar diterapkan program untuk dana pendidikan yang berlaku untuk mahasiswa. Kabar ini dicetuskan di Kantor Presiden saat rapat terbatas yang membahas mengenai Peningkatan Sumber Daya Manusia di Indonesia. Untuk memberi pinjaman ini kepada mahasiswa,  pastinya akan melibatkan institusi perbankan baik BUMN maupun swasta. 

Tujuan Presiden mencetuskan agar disediakan kredit untuk kebutuhan pendidikan ini adalah demi meningkatkan taraf pendidikan yang ada di dalam negeri. Biaya pendidikan memang sangat berpengaruh dilihat dari segi ekonomi masyarakat dalam negeri banyak yang menengah ke bawah. Apakah Sobat Pintar sudah memahami konsep dari pinjaman untuk pendidikan ini? 

Penjelasan Pinjaman Pendidikan

Pinjaman untuk pendidikan ini merupakan skema pinjaman yang berlaku dan dijukan kepada calon-calon mahasiswa. Akan tetapi, cakupannya tidak hanya untuk dana wajib kuliah seperti pembayaran uang gedung,  SPP, dan biaya lain saat Sobat Pintar belajar di sebuah kampus, melainkan juga untuk biaya pendidikan lain, dan biaya untuk hidup sehari-hari. 

Namun, meskipun Indonesia baru mencetuskan hal mengenai pinjaman biaya pendidikan ini di tahun 2015, di negara-negara lain seperti Thailand, Malaysia, Finlandia, Amerika Serikat, dan Kanada, sudah menerapkannya sejak lama. Tujuannya jelas, agar semua lapisan masyarakat bisa mendapatkan pendidikan tinggi. Bahkan, ada pula negara yang benar-benar menggratiskan dana kuliah. Yaitu Finlandia. Selain biaya kuliah yang gratis, mahasiswa pun tetap diberi pinjaman dana pendidikan untuk biaya sehari-hari.

Butuhkah Indonesia Akan Pinjaman Pendidikan?

Adanya kredit untuk kebutuhan pendidikan ini tentu saja diakibatkan oleh kekurangan dan lemahnya ekonomi di Indonesia. Tidak hanya ekonomi, pendidikan pun termasuk rendah. Maka dari itu, dengan adanya pinjaman biaya pendidikan diharapkan bisa membantu menaikkan pertumbuhan pendidikan.  Karena di Indonesia, tercatat hanya 8.15 persen dari jumlah penduduk yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan yang masuk ke perguruan tinggi, kalangan ekonomi atas jumlahnya lebih banyak berkali-kali lipat dibanding kelas ekonomi bawah.

Lulusan sekolah menengah atas dari kelas ekonomi bawah kebanyakan ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, hanya saja alasan terbanyaknya yang menghalangi yaitu biaya yang terlalu mahal. Karena di Indonesia, wajib belajar dan biaya ditanggung oleh pemerintah hanya sampai sekolah menengah. Sisanya, masyarakat harus mengurus biaya pendidikan masing-masing. 

Data Angka Partisipasi Kasar

AKP (Angka Partisipasi Kasar) Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia tercatat hanya 31.5 persen. Jumlah ini tentu saja jauh jika dibandingkan dengan negara-negara lain di ASEAN. Misalnya Malaysia, negara tetangga kita ini mampu mencapai 50 sampai 60 persen dan Singapura sampai 78 persen. Dilihat dari jumlah AKP di Indonesia pun sudah menunjukkan jika penduduk Indonesia yang seharusnya duduk di bangku perguruan tinggi, tidak bisa melakukannya. Jadi, sudah tugas negara untuk membantu penduduk agar bisa belajar sampai perguruan tinggi.

Penyedia Fasilitas Pinjaman Pendidikan

Presiden memberikan tugas memberikan pinjaman biaya pendidikan, awalnya kepada institut perbankan BUMN. Namun, saat ini Sobat Pintar tidak hanya bisa meminjam dana kepada institut perbankan BUMN dan swasta, melainkan juga non bank yaitu perusahaan yang memang bergerak di bidang keuangan atau fintech. Mungkin, Sobat Pintar sering melihat iklan-iklan menawarkan pinjaman dana di sosial media melalui aplikasi yang bisa diunduh. Aplikasi ini memang menyediakan fasilitas pinjaman online. Salah satunya aplikasi Kredit Pintar.

Apa Itu Kredit Pintar?

Bagi Sobat Pintar yang ingin mencoba mengajukan pinjaman dana untuk pendidikan dan tidak ingin menjalankan proses yang rumit, Sobat Pintar bisa mempercayakan masalah ini kepada aplikasi ini. Karena, jika Sobat Pintar mengecek platform unduhan resmi di ponsel, akan muncul puluhan sampai ratusan aplikasi yang muncul. Sobat Pintar harus berhati-hati karena tidak semua aplikasi di sana dapat dipercaya. Banyak juga aplikasi bodong hanya untuk mengambil data untuk kemudian disalahgunakan.

Aplikasi ini merupakan aplikasi untuk pinjaman dana tanpa agunan yang dirilis oleh perusahaan dengan nama yang sama. Aplikasi bertujuan tidak hanya untuk meminjamkan dana, melainkan juga untuk ikut berpartisipasi membangun ekonomi di Indonesia, salah satunya fasilitas kredit untuk kebutuhan pendidikan. 

Persyaratan yang Harus Dipenuhi Sebelum Mendaftar 

Apabila Sobat Pintar tertarik untuk mengajukan pinjaman online, sebelumnya harus memenuhi persyaratan yang berlaku. Pertama, asli warga negara Indonesia, dibuktikan dengan foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan foto diri saat memegang KTP. Bagi penduduk yang sudah menikah, batas usia minimal 18 tahun sampai 55 tahun. Namun, jika belum menikah, batas usia minimal 22 tahun sampai 60 tahun.

Selain harus warga negara asli Indonesia, Sobat Pintar pun harus tinggal di Indonesia, tidak merantau keluar negeri. Karena jika ada masalah,Sobat Pintar akan lebih mudah mengurusnya langsung. Persyaratan terakhir, Sobat Pintar harus sudah memiliki rekening bank dengan nama yang sesuai dengan KTP. Jadi, saat pinjaman online Sobat Pintar disetujui, aplikasi ini akan langsung mengirimkannya ke rekening bank milik Sobat Pintar.

Mengapa Harus Aplikasi Ini?

Sobat Pintar yang benar-benar membutuhkan biaya untuk pendidikan, bisa langsung mendaftar di aplikasi ini. Namun, jika masih ragu, Sobat Pintar bisa mengetahui alasan mengapa aplikasi ini yang harus Sobat Pintar pilih.

Suku Bunga yang Rendah

Yang namanya meminjam uang, apalagi ke perusahaan-perusahaan fintech, tentu saja Sobat Pintar diharuskan membayar bunga. Akan tetapi, Sobat Pintar tidak perlu khawatir bunganya akan tinggi karena telah berizin, terdaftar, dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan), jadi bunga yang harus Sobat Pintar bayar sesuai dengan OJK. 

Proses Mudah

Untuk mengajukan pinjaman, banyak sekali institusi keuangan seperti bank, memberikan persyaratan yang rumit dan sulit. Misalnya saja harus memberikan jaminan berupa sertifikat tanah atau BPKB kendaraan. Namun, dilihat dari persyaratan yang sudah dijelaskan di atas, Sobat Pintar hanya memerlukan KTP agar bisa mengajukan pinjaman.

Lebih Cepat Cair

Setelah Sobat Pintar mendaftar dan mendapatkan acc dari aplikasi, Sobat Pintar tidak perlu berlama-lama lagi untuk mencairkan dananya. Biasanya, dalam hitungan jam, pinjaman dana Sobat Pintar akan ditransfer ke rekening bank yang sudah didaftarkan sebelumnya. 

Cara Mendaftar pada Aplikasi 

Setelah Sobat Pintar yakin ingin menggunakan aplikasi ini, Sobat Pintar bisa langsung mengunduh aplikasinya. Untuk tata cara mendaftar, berikut ini dijelaskan dengan detail!

Masukkan Nomor Telepon

Cara pertama yang harus dilakukan adalah memasukkan nomor telepon yang sering Sobat Pintar gunakan. Harus digarisbawahi, nomor telepon yang didaftarkan wajib nomor yang aktif karena verifikasi data melalui SMS atau telepon.

Memfoto KTP

Siapkan KTP karena aplikasi akan meminta Sobat Pintar memfoto KTP. Foto KTP pun harus jelas terlihat datanya.

Swafoto

Selanjutnya foto KTP-mu berhasil, selanjutnya Sobat Pintar memfoto diri sambil memegang KTP. Posisi wajah Sobat Pintar dan KTP yang Sobat Pintar genggam harus sesuai dengan posisi yang ditentukan oleh aplikasi.

Masukkan Data Diri dan Data Bank

Sobat Pintar harus memasukkan data diri saat mendaftar aplikasi ini. Data berupa nama, tempat tanggal lahir, alamat rumah, data pekerjaan, kontak darurat, serta nomor rekening. Terakhir, klik tombol Pengajuan. Sobat Pintar tinggal menunggu persetujuan. Jika diterima, maka dana akan segera ditransfer ke rekening Sobat Pintar.

Itulah penjelasan mengenai kredit untuk kebutuhan pendidikan. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

kredit pintar
08 May 2021
mobile-closeKredit PintarDownload