Cara Memilih Investasi Jangka Pendek yang Aman

31 Jan 2018 by Edwin

Kecenderungan seseorang untuk terus terjerumus dalam bisnis dan investasi abal-abal semakin meningkat setiap tahunnya. Padahal banyak jenis investasi jangka pendek yang tergolong aman dan memberikan keuntungan yang baik.

Adapun beberapa penyebab mudahnya seseorang terjebak dalam investasi abal-abal antara lain adalah:

  • Mencoba Terjun ke Dunia yang Memang Belum Dipahami dengan Baik
    Banyak orang yang asal saja mencoba berinvestasi di suatu bisnis atau kerjasama yang pada dasarnya bukan merupakan keahliannya.Sebagai contoh, banyak orang yang mencoba menggeluti bisnis warung internet, padahal tidak memiliki basic sebagai seseorang yang mengenal dunia internet dengan baik. Alhasil beberapa masalah (seperti internet yang lambat, ataupun keamanan parkiran) muncul tanpa “owner sadari”. Akibatnya masalah dibiarkan begitu saja.Hingga suatu titik, warung internet tersebutpun bangkrut karena kehilangan pelanggan.
  • Mudah Percaya Kepada Seseorang
    Salah satu alasan mengapa investasi anda dapat mengalami kegagalan adalah karena kamu terlalu percaya kepada orang lain. Kamu menyerahkan sepenuhnya tugas dan tanggung jawab kepada seseorang yang mangandalkan kalimat “ percayakan saja semuanya”.

Memilih Investasi Jangka Pendek

Ada beberapa alasan mengapa kamu harus mencoba investasi jangka pendek. Adapun beberapa alasan tersebut antara lain:

  • Mendapatkan keuntungan yang relatif pasti
  • Mendapatkan keuntungan dalam rentang waktu yang jelas
  • Resiko yang jauh lebih kecil
  • Mudah dikerjakan oleh siapa saja

Namun investasi jangka pendek tetap memiliki hal yang perlu kamu perhatikan, di antaranya adalah:

  • Memiliki presentasi keuntungan yang tergolong kecil
  • Tetap memerlukan sokongan modal dalam jumlah tertentu

Walaupun memiliki kelebihan dan kekurangan, hal tersebut tetap dapat menjadi pilihan tambahan pendapatan. Beberapa contoh investasi rentang singkat ini antara lain adalah:

  1. Deposito
    Dengan bunga yang cukup besar, deposito adalah pilihan paling aman. Kamu dapat memilih tempo 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, ataupun tempo yang dikondisikan lainnya.Untuk resiko sendiri, deposito hanya beresiko jika ekonomi Indonesia mengalami inflasi. Namun tentu saja, tidak ada yang berharap terjadi inflasi di Indonesia.
  2. Properti
    Tidak dapat dipungkiri bisnis properti sudah menjadi usaha yang menguntungkan.
    Walaupun jumlahnya kecil, properti yang mengalami penurunan nilai jual juga tetap ada. Jangan sampai anda mengalaminya.Namun tentu saja, kamu harus memiliki cukup modal dan pengetahuan melihat prospek lokasi.

Kamu dapat memutar uang pinjaman untuk deposito maupun properti. Namun meminjam uang harus pintar, terutama jika berkaitan dengan modal investasi.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi dan tips lain yang bermanfaat.

mobile-closeKredit PintarDownload