5 Proses Perencanaan Finansial Pribadi

23 Jan 2018 by Ary Wibowo, Last edit: 05 Sep 2022

Berbicara mengenai perencanaan finansial bukan hanya soal bisnis atau perusahaan saja. Namun, perencanaan finansial juga bisa dilakukan untuk kepentingan pribadi ketika kita ingin mencapai financial goals yang kita inginkan. 

Perencanaan finansial pribadi

Perencanaan finansial pribadi juga dapat membantu kamu ketika ingin membeli sesuatu seperti rumah, mobil, gadget baru, atau barang lainnya yang kamu impikan. Lebih jauh, kamu bisa merencanakan keuangan pensiun kamu setelah usia senja tiba nanti. 

Dalam artikel kali ini, kamu akan mengetahui proses perencanaan finansial pribadi yang baik, serta contoh dari membuat perencanaan finansial untuk diri sendiri. 

Baca Juga : Imboost Multivitamin: Kandungan, Varian, Manfaat dan Daftar Harga Imboost di Pasaran

Apa Itu Perencanaan Finansial? 

Perencanaan finansial dalam bahasa Inggris financial planning adalah strategi perencanaan keuangan yang dimaksudkan untuk mencapai kondisi finansial impian dengan memperhitungkan kondisi finansial saat ini. 

Dalam proses perencanaan finansial meliputi berbagai macam aspek seperti evaluasi kondisi keuangan saat ini, mengidentifikasi tujuan, dan mengembangkan serta menerapkan rekomendasi yang relevan untuk mencapai tujuan tersebut. 

Perencanaan keuangan berbeda dengan manajemen aset. Pada umumnya, manajemen aset meliputi pengelolaan investasi tentang cara memilih saham, obligasi, reksadana, atau investasi lainnya tentang bagaimana seseorang harus menginvestasikan uang mereka. 

Walaupun pada prakteknya, seorang manajemen aset biasanya juga memberikan rekomendasi perencanaan keuangan yang baik. Begitu pula dengan penasihat keuangan yang juga merangkap sebagai perencana keuangan bagi klien mereka.

Manfaat Financial Planning 

Banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh seseorang yang membuat perencanaan mengenai kondisi finansial pribadi mereka. Beberapa manfaat yang bisa didapatkan diantaranya adalah sebagai berikut : 

1. Mendapatkan Financial Goals 

Tujuan utama dari pembuatan perencanaan finansial ini tentunya adalah mencapai kondisi finansial yang kita inginkan. Karena salah satu proses dari financial planning ini salah satunya adalah menetapkan tujuan. 

Setelah mengetahui tujuan yang kita inginkan dari kondisi finansial yang kita inginkan, kita akan membuat suatu strategi keuangan untuk mencapai financial goals yang kita inginkan tersebut. 

2. Persiapan Dana Darurat 

Musibah datang secara tiba-tiba. Tidak ada yang bisa memperkirakan kapan kita akan tertimpa musibah. 

Dalam perencanaan keuangan, kita akan berlatih untuk mempersiapkan hal tersebut. Sebagian dari pendapatan perlu dimasukan untuk dana darurat yang di kemudian hari akan digunakan. 

3. Meningkatkan Pemahaman Keuangan 

Financial education menjadi sangat penting dewasa ini. Bukan tidak mungkin kita akan dihadapkan dengan kesempatan investasi yang sangat amat menguntungkan. Berawal dengan memahami kondisi finansial pribadi menjadi langkah awal untuk memulai investasi. 

Kamu juga akan menjadi lebih bijaksana jika dihadapkan dengan bonus gajian atau keberuntungan ketika mendapatkan sejumlah uang. Dengan perencanaan keuangan, kamu bisa tahu kemana saja uang tersebut akan disalurkan agar tidak habis dalam satu waktu saja. 

4. Peningkatan Standar Hidup

Financial planning tidak hanya berbicara tentang bagaimana cara menghemat uang. Namun juga membantu akan cara menumbuhkan uang kamu kembali. 

Dengan perencanaan finansial juga membuat hidup jauh lebih tenang. Kamu telah mengetahui jika semua kebutuhan sekunder dari diri kamu telah terpenuhi. 

5. Pensiun Dini 

Kamu tidak mungkin bekerja hingga usia senja nanti menghampiri. Tentunya kamu menginginkan masa tenang dengan anak cucu yang berlari-larian di teras rumah. 

Tanpa perencanaan keuangan yang jelas, banyak orang yang tidak merasakan hal tersebut. Mereka dipaksa untuk terus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka. Jadi memulai untuk mempelajari ilmu ekonomi dan perencanaan finansial bukan hal yang buruk bagi kamu.

Baca Juga : 10 Rumah Termahal di Indonesia: Semuanya Diatas 100 Miliar!

5 Tahapan Perencanaan Finansial Pribadi 

Bagaimana, ingin memulai membuat perencanaan finansial untuk diri pribadi? Berikut adalah 5 tahapan yang bisa kamu ikuti dalam membuat catatan financial planning untuk diri pribadi. 

Tahap Pertama : Kenali Dimana Kamu Berdiri 

Dimana kamu berdiri saat ini? Berapa banyak uang yang bisa kamu hasilkan dalam satu bulan? Satu tahun? Apa saja pengeluaran wajib yang harus kamu lakukan? 

Ketahui dimana kamu berdiri adalah langkah awal untuk mulai memiliki perencanaan finansial pribadi. Selain beberapa pertanyaan dicatat, kamu juga harus mengetahui seberapa banyak utang, kredit, pajak, dan banyak lain hal yang terkait dengan kondisi keuangan kamu saat ini. 

Setelah kamu mencatat seluruh pemasukan, aset, pengeluaran yang kamu miliki. Bandingkan keduanya, apakah sisi pengeluaran lebih banyak dari aset yang kamu miliki? Maka kamu harus mulai mengevaluasi diri dan menurunkan jumlah pengeluaran setiap bulannya. 

Tahap Kedua : Apa Tujuan Kamu? 

Seperti apa financial goals yang kamu inginkan tersebut? Memiliki rumah di seluruh benua? Atau bisa pergi ke luar negeri kapan saja? Kamu harus bisa memperjelas semuanya. 

Namun jangan lupa untuk membagi dua tujuan dan keinginan tersebut. Bagi menjadi tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Walaupun demikian, kamu juga harus tetap realistis dengan apa yang kamu miliki saat ini, dalam menetapkan tujuan yang kamu inginkan. 

Setelah mencatat apa saja hal yang kamu inginkan, tetapkan prioritas dari keinginan tersebut. Dahulukan yang menurut kamu penting untuk kamu dapatkan. Dengan demikian, kamu tahu seberapa jauh kamu harus berjalan. 

Tahap Ketiga : Rencanakan Masa Depan 

Setelah menetapkan tujuan, kamu perlu juga untuk memikirkan strategi untuk mendapatkan tujuan tersebut. Mencari penghasilan tambahan adalah salah satu cara yang bisa kamu lakukan jika penghasilan utama kamu belum mencukupi untuk mencapai tujuan tersebut dalam waktu yang kamu inginkan. 

Kamu juga bisa melihat pengeluaran apa saja yang bisa kamu potong untuk ikut membantu mencapai financial goals yang kamu inginkan.  

Tahap Keempat : Pengelolaan Keuangan 

Satu hal yang pasti saat membahas finansial adalah keuangan. Dalam jangka pendek, menabung dan menghemat uang adalah solusi yang paling bisa dilakukan. Namun bagaimana dengan jangka panjang? 

Perlunya perlu melibatkan investasi untuk pengelolaan keuangan dalam jangka panjang. Karena seperti yang kita ketahui bersama akan bagaimana inflasi dapat mengeruk habis angka uang yang kita simpan di bank. Namun kamu juga harus memperhatikan beberapa hal ketika ingin memulai investasi dalam perencanaan keuangan kali ini, diantaranya adalah sebagai berikut : 

Toleransi Risiko : High risk high income adalah istilah yang umum dikatakan oleh para investor kepada orang yang akan mulai berinvestasi. Oleh karena itu, pertanyakan kembali, seberapa besar toleransi risiko yang bisa kamu terima? Mencari investasi yang minim resiko tentunya menjadi pilihan jika untuk rencana jangka panjang. Investasi leher ke atas adalah solusi paling terbaik dalam berinvestasi. 

Kerangka Waktu : Seperti yang telah disinggung sebelumnya, investasi juga berbicara soal waktu. Dengan demikian, kamu tahu kadar risiko mana yang bisa kamu ambil untuk mulai berinvestasi. 

Implikasi Pajak : Semakin banyak aset yang kita miliki, semakin banyak pula pajak yang kita keluarkan. Hati-hati untuk memperhitungkan jumlah pajak, agar tidak melebihi kemampuan yang kita miliki. 

Tahap Kelima : Evaluasi 

Buat sebuah kebiasaan baru untuk mengevaluasi rencana yang telah dibuat dalam jangka waktu tertentu. Karena perencanaan keuangan pribadi yang telah dibuat sebisa mungkin menjadi dokumen hidup milik kamu. 

Dengan mengevaluasi kamu bisa mengetahui seiring waktu, apakah kamu masih berada di jalur yang tepat menuju financial dreams yang kamu inginkan. 

Ketika keadaan berubah, kamu juga perlu mengevaluasi perencanaan keuangan milik kamu. Kamu harus bisa menentukan, bagian mana saja yang harus dirubah agar kamu tetap berada di jalan yang sama. Strategi baru juga bisa dilakukan ketika hal tersebut memang diperlukan.

Baca Juga : 12 Kopi Termahal di Dunia : Harganya Diatas 500 Ribu Rupiah Per-pound!

Itulah sejumlah proses perencanaan finansial pribadi, pengertian, dan juga manfaat dari membuatnya. Kini kamu bisa memulai untuk merencanakan kondisi keuangan kamu untuk masa depan yang lebih baik. Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
05 Sep 2022
mobile-close
Pinjam kilat 20 juta!Download