Cara Membuat Rencana Anggaran Biaya yang Benar

03 Oct 2022 by Ary Wibowo, Last edit: 09 Oct 2022

Rencana anggaran biaya atau juga dikenal dengan istilah RAB, merupakan perhitungan dari keseluruhan pengeluaran yang akan dilakukan dalam menjalankan sebuah bisnis maupun proyek tertentu. Cara membuat rencana anggaran biaya ini cukup mudah, namun demikian Anda perlu cermat dan teliti sehingga tidak ada kekeliruan dalam setiap perhitungannya.

Cara Membuat Rencana Anggaran Biaya

Rencana anggaran biaya meliputi keseluruhan dari belanja barang, persiapan modal, pembayaran tenaga kerja hingga finishing. Semuanya haru terangkum and tertulis di dalam pembukuan khusus sehingga semua pengeluaran dana tetap on-track. Dalam pembuatan rencana anggaran ini, jangan sampai salah melakukan perhitungan karena apabila sudah dijalankan dan terdapat kesalahan maka akan sangat merugikan.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah! Ini Cara Menentukan Harga Jual

Tips Bijak Cara Membuat Rencana Anggaran Biaya

Pembuatan dan penyusunan rancangan ini membutuhkan keterampilan dan fokus yang tinggi. Bagi Anda yang masih pemula dalam pembuatan RAB, dalam pembahasan ini kami akan bagikan tips mengenai seperti apa cara membuat rencana anggaran biaya, antara lain sebagai berikut.

1. Buat daftar rencana dengan keterangan tujuan penggunaan dan waktu penggunaan yang detail

Pembuatan rencana anggaran biaya ini sangatlah penting khususnya bagi Anda yang akan menjalankan atau memulai bisnis maupun proyek. Dengan adanya RAB semua pengeluaran dana akan terangkum dengan jelas sehingga bisa diprediksi total pengeluaran yang akan dilakukan.

Tips pertama yang bisa dilakukan adalah membuat catatan berisi tujuan pengeluaran dana yang digunakan untuk kebutuhan tertentu serta mencatat waktu kapan akan melakukannya. Dengan ini Anda akan memiliki detail yang akurat dan terukur sehingga pembukuan menjadi lebih rapi

RAB atau rencana anggaran pembelanjaan ini sangat penting untuk dilakukan, bahkan oleh sebagian pebisnis menggunakan vendor pembukuan tanpa keberatan harus mengeluarkan dana untuk membayarnya.  Pastikan semua tertulis rinci mulai dari tujuan penggunaan setiap anggaran yang dikeluarkan serta waktu dana tersebut dikeluarkan.

Dengan adanya RAB ini tentunya untuk menentukan tujuan penggunaannya sejak awal, diharapkan Anda bisa mengetahui gambaran biaya yang dibutuhkan serta perkiraan biaya secara garis besar. Perlu juga untuk menentukan batasan anggaran yang akan dikeluarkan agar tetap sesuai dengan kemampuan sehingga bisa mengontrol ekspektasi.

2. Buat urutan daftar kebutuhan anggaran yang akan dikeluarkan

Rencana anggaran biaya atau juga dikenal dengan istilah RAB merupakan pembukuan yang memiliki peran penting dalam berjalannya sebuah proyek atau bisnis. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan rancangan RAB sehingga bisa berjalan sesuai yang terencana.

Cara Membuat Rencana Anggaran Biaya

Untuk membuat RAB yang benar salah satunya adalah membuat sebuah urutan kebutuhan dari anggaran dana yang akan dikeluarkan. Adanya rancangan yang urut ini akan menjadikan RAB menjadi lebih rapi dan sistematis.

Baca Juga: Cara Membuat ATM Mandiri, Solusi Setiap Kebutuhan

Adanya urutan rancangan pengeluaran dan kebutuhan ini dianjurkan untuk ditulis secara rinci dan dibuat dalam tabel terpisah menurut jenisnya. Hal ini akan memudahkan Anda dalam melakukan penjumlahan di akhir nantinya.

Dalam mengurutkan anggaran dana pengeluaran ini juga perlu mengelompokkan beberapa item sehingga menjadi grup yang pastinya memudahkan dalam kontrol dan evaluasi. Daftar anggaran yang dibuat ini bertujuan untuk meminimalisir adanya perhitungan yang salah yang akan mengakibatkan adanya kerugian.

3. Buat rencana anggaran dana untuk setiap item dan jumlahnya yang akan dibutuhkan

Membuat rencana anggaran biaya adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan khususnya ketika akan menjalankan proyek baik skala besar maupun kecil. Ada banyak aspek yang harus diperhatikan secara detail sehingga tidak terjadi salah perhitungan yang akan mengakibatkan adanya kerugian.

Salah satu cara membuat RAB yang baik dan benar adalah membuat rincian anggaran dana yang akan dikeluarkan untuk setiap item yang dibutuhkan. Hal ini bertujuan agar akumulasi menjadi lebih terukur dan akurat.

Membuat rencana dana pengeluaran untuk setiap item ini juga akan memudahkan evaluasi dan pengecekan ulang dari RAB yang dibuat. Menjadikan sistem rencana anggaran biaya menjadi lebih terperinci dengan setiap detail yang bisa dipertanggung jawabkan.

Dalam langkah ini,  Anda bisa menentukan besaran dana yang akan dikeluarkan dengan cara membuat estimasi yang tepat agar bahan atau perlengkapan tidak kurang ataupun berlebih. Penyusunan anggaran yang seperti ini pastinya akan memudahkan Anda dalam menjalankan proyek atau bisnis yang akan dimulai.

4. Riset harga untuk setiap item yang dibutuhkan

Poin ini merupakan hal penting yang harus dilakukan. Tips cara membuat rencana anggaran biaya yang satu ini pastinya wajib dilakukan untuk bisa mendapatkan RAB yang benar.

Anda perlu melakukan riset harga untuk setiap item produk yang perlu dibeli atau di order  untuk kebutuhan proyek atau menjalankan bisnis. Riset harga ini bisa dilakukan dengan mencari vendor khusus untuk produk yang akan dipakai sehingga bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

Harga yang perlu diriset adalah harga terkini atau sudah menyesuaikan harga pasar yang berlaku, sehingga perhitungan tidak melenceng jauh. Jika ada pilihan harga yang lebih murah dan punya fungsi yang sama, Anda boleh memilih harga tersebut meskipun dari item dengan merek yang berbeda.

Dalam membuat rencana anggaran biaya ini riset harga merupakan hal utama yang perlu dilakukan karena RAB adalah rancangan biaya dari pelaksanaan proyek mulai dari awal hingga finishing.

5. Buat rekapitulasi dan cek ulang

Pada pembuatan rencana anggaran biaya dalam menjalankan proyek atau bisnis pastinya perlu dilakukan dengan benar khususnya dalam hal penentuan harga setiap item yang akan digunakan serta jumlahnya. Cara membuat rencana anggaran biaya ini bertujuan agar rancangan biaya tersebut bisa lebih akurat dan tidak melenceng jauh dengan pelaksanaannya nanti.

Setelah pembuatan RAB ini selesai pastikan Anda melakukan rekapitulasi. Rekapitulasi ini adalah menghitung secara keseluruhan dari setiap item bersama jumlahnya serta kelompok – kelompok pembiayaan lainnya untuk diakumulasi menjadi satu.

Pastikan hasil rekapitulasi ini masih masuk di budget proyek keseluruhan sehingga bisa dilaksanakan sesuai dengan rancangan yang telah dibuat sebelumnya.

Perlu juga dilakukan pengecekan ulang sehingga meminimalisir adanya kesalahan mulai dari salah perhitungan maupun salah penulisan sehingga pembiayaan tidak akan melenceng jauh dari rencana anggaran biaya yang telah dibuat.

Pentingnya Rencana Anggaran Biaya (RAB) dalam Menjalankan Proyek

Rencana Anggaran Biaya atau RAB adalah rincian biaya yang akan dikeluarkan dalam menjalankan sebuah proyek atau bisnis tertentu. RAB memiliki fungsi yang sangat penting untuk jalannya pelaksanaan proyek yang lebih rapi dan sistematis mulai khususnya dalam penggunaan anggaran.

Cara Membuat Rencana Anggaran Biaya

Sangat penting adanya dalam merancang RAB yang baik dan benar serta terperinci mulai dari item kecil hingga besar. Membuat RAB memungkinkan Anda untuk mengawasi proyek atau program tersebut agar sesuai dengan biaya yang seharusnya dikeluarkan dan tidak membengkak tiba-tiba.

Baca Juga: 10+ Tabungan Tanpa Biaya Admin Bulanan, Pilih Yang Mana?

Cara membuat rencana anggaran biaya ini cukup mudah sehingga Anda bisa menyusun atau merancangnya sendiri. Pastikan rencana anggaran biaya ini secara urut dan sistematis untuk meminimalisir adanya kekeliruan yang akan mengakibatkan kerugian.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
09 Oct 2022
mobile-close
Pinjam kilat 20 juta!Download