Vaksin Booster: Apakah Berbayar atau Gratis?

07 Jan 2022 by Laruan, Last edit: 10 Jan 2022

Pemerintah Indonesia saat ini sedang mempersiapkan vaksin Booster, atau vaksin penguat di 2022. Ini merupakan upaya yang tengah dilakukan oleh pemerintah yang sudah sesuai dengan dasar hukum program vaksinasi. 

BPOM atau Badan Pemeriksa Obat dan Makanan saat ini sedang melakukan proses Emergency Use of Authorization (EUA) untuk vaksin jenis Pfizer, Sinovac, dan Astrazeneca. 

Selain itu, vaksin buatan dalam negeri yaitu Merah Putih juga termasuk dalam daftar vaksin penguat di 2022. Hal ini sudah disampaikan dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden yang rilis pada 21 Desember 2021 lalu. 

Baca juga: Fungsi Vaksin yang Wajib Kamu Ketahui

Daftar Vaksin Booster Indonesia

Vaksin Booster: Apakah Berbayar atau Gratis?

1. Pfizer

Pfizer masuk dalam daftar vaksin booster di Indonesia. Keampuhan vaksin ini sudah teruji secara medis. Bahkan, hasil penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat menunjukkan bahwa efektivitas vaksin ini mencapai 95,5 persen hingga 100 persen. 

Berdasarkan UNICEF, harga vaksin Pfizer yang saat ini digunakan di negara Amerika Serikat hingga Afrika Selatan berada di kisaran harga $10 hingga $23, 15 per dosisnya. 

Selain itu, harga termurah untuk vaksin jenis ini berada di Afrika Selatan dengan kisaran harga di $10 atau Rp.142.000 per dosisnya. 

Saat ini, harga vaksinasi Pfizer termahal berada di Uni Eropa dengan kisaran harga $23,15 atau Rp.328.000 per dosis. Sedangkan untuk di Amerika Serikat, harga vaksin ini mencapai $19,5 atau Rp.277.000 per dosis,. 

2. Astrazeneca

Keampuhan vaksin Astrazeneca dalam melawan virus Covid-19, membuatnya terpilih sebagai salah satu vaksin booster di Indonesia

Negara-negara yang menggunakan vaksin jenis ini adalah Uni Eropa, Amerika Serikat, Brasil, hingga India. Untuk kisaran harganya mulai dari $2,19 hingga $13,27 per dosis. 

Untuk negara-negara Asia Tenggara, Filipina merupakan negara yang menggunakan vaksin Astrazeneca dengan kisaran harga US $5 atau sekitar Rp 71.000,- per dosis.

Sedangkan untuk negara Brasil, harga vaksin COVID-19 ini mencapai US$3,16 atau Rp 45.000,-.

3. Vaksin Sinopharm

Selanjutnya ada vaksin Sinopharm. Vaksin ini diketahui sebagai jenis vaksin yang diproduksi sebagai virus yang dimatikan atau platform inactivated virus. Di Indonesia, vaksin ini pertama kali didistribusikan oleh PT. Kimia Farma pada April 29, 2021. 

Bahkan, BPOM-pun telah mengeluarkan izin penggunaan vaksin Sinopharm untuk penggunaan darurat.

Berdasarkan hasil uji klinik yang dilakukan oleh para peneliti di Uni Emirates Arab (UAE) dengan 42 ribu subjek, efikasi vaksin Sinopharm ini dinyatakan sebesar 78 persen.

Hasil evaluasi dalam pemberian dua dosis vaksin ini berselang 21 hari. Hasilnya, aspek keamanan vaksin ini dinyatakan baik. Maka dari itu, vaksin Sinopharm menjadi salah satu daftar Vaksin Booster di Indonesia.

Baca juga: Bagaimana Vaksin Bekerja? Cari Tahu di Sini

4. Vaksin Zifivax

Mungkin bagi warga Indonesia masih belum banyak yang tahu jenis vaksin yang satu ini. Vaksin Zifivax merupakan vaksin yang diproduksi dan dikembangkan oleh Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical dengan sistem rekombinan protein sub-unit.

Ini berarti, vaksin Zifivax ini diproduksi dari spike glikoprotein yang merupakan bagian kecil virus yang dapat membuat kekebalan tubuh meningkat saat disuntikkan ke tubuh manusia.

Untuk keamanan, BPOM juga sudah menerbitkan EUA untuk vaksin ini pada Oktober 7, 2021. Selain itu, efikasi vaksin ini terbilang cukup besar, yakni di angka 81,71 persen. Vaksin ini juga dapat digunakan untuk pasien yang berusia mulai dari 18 tahun ke atas.

Masyarakat Indonesia dapat menggunakan vaksin ini dengan 3 kali dosis atau suntikan secara intramuskular dengan interval waktu penggunaan 1 bulan dari setiap suntikan. Dosis per satu vaksin Zifivax dalam satu kali suntikan adalah 25 mcg atau setara dengan 0.5 mL.

5. Vaksin Coronovac

Vaksin booster terakhir adalah Coronovac yang dikembangkan dan diproduksi oleh PT. Bio Farma. Vaksin ini sudah sering dipakai di Indonesia karena sudah mendapatkan izin edar dari BPOM untuk penggunaan darurat.

Vaksin ini pertama kali diproduksi pada 16 Februari 2021 dengan dosis 5 mL. Proses kerja vaksin ini terbilang sama seperti vaksin Sinopharm yang dimana setiap 10 dosis vaksinasi ini berasal dari virus yang diinaktivasi.

Untuk menjaga kualitas vaksin ini tetap baik, vaksin ini harus disimpan di dalam tempat penyimpanan yang terjaga kebersihannya dengan suhu yang stabil di antara 2 hingga 8 derajat celcius.

Apakah Vaksin Booster Berbayar atau Gratis?

Menurut pernyataan Presiden Joko Widodo, vaksin booster atau vaksin ketiga ini akan dikenakan biaya.

Tetapi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menambahkan bahwa mereka yang membayar vaksin ketiga atau booster ini adalah masyarakat yang tidak termasuk penerima bantuan iuran atau PBI BPJS Kesehatan.

Jika Sobat Pintar termasuk dari bagian penerima bantuan iuran, tidak perlu membayar untuk mendapatkan vaksin dosis ketiga. 

Harga Vaksin Booster

Menteri Kesehatan Republik Indonesia pernah mengungkapkan kisaran harga vaksin ketiga ini mulai dari Rp.100.000 (seratus ribu rupiah). Di lain sisi, Unicef juga melampirkan harga perkiraan vaksin penguat dalam laporan “Vaccine Market Dashboard” dengan rincian:

1. Harga Vaksin Sinovac

Di Indonesia, vaksin Sinovac memiliki kisaran harga mulai dari US$13,6 hingga US$17 atau setara dengan Rp.196.000 – Rp.245.000. Sementara itu, harga vaksin Sinopharm di negara lain hanya berkisar US$9 – US$36 atau Rp.130.000 – Rp.520.000.

2. Harga Vaksin Pfizer

Sementara itu, perkiraan harga vaksin Pfizer mulai dari US$6,75 – US$23,15 atau Rp.97.000 – Rp.334.750.

3. Harga Vaksin AstraZeneca

Sedangkan untuk harga vaksin AstraZeneca di Indonesia sekitar US$2,19 hingga US$7,95 atau setara dengan Rp.31.600 hingga Rp.114.900.

Baca juga: Cara Mudah Daftarkan Diri untuk Vaksinasi

Kesimpulan

Jadi itulah daftar vaksin booster dan perkiraan harga vaksin dosis ketiga di tahun 2022. Jangan lupa untuk melakukan vaksin ketiga ini supaya kemungkinan kaum terkena virus COVID-19 semakin kecil.

Tetap jaga jarak dan jaga kesehatan Sobat Pintar. Bila perlu biaya tambahan atau darurat, jangan lupa untuk mengajukan pinjaman online di aplikasi Kredit Pintar. Kredit Pintar akan bersedia membantu kebutuhanmu melalui pinjaman tunai cepat cairArtikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
10 Jan 2022
mobile-closeKredit PintarDownload