Usaha Konveksi: Perbedaan dan Cara Menjalankannya

23 May 2022 by Laruan, Last edit: 29 May 2022

Usaha konveksi adalah suatu bidang usaha yang meliputi pembuatan pakaian secara massal, seperti baju, celana, jaket dalam jumlah yang besar. Usaha ini memiliki kemungkinan untuk memberikan keuntungan yang besar bagi para pelakunya. Mari simak pembahasan usaha konveksi lebih lanjut!

Keuntungan besar yang didapatkan para pelaku bisnis ini menjadi sesuatu yang wajar mengingat salah satu kebutuhan dasar manusia, yaitu pakaian adalah hal pokok yang harus dipenuhi oleh manusia setelah makanan. Ditambah dengan banyaknya SDM dan bahan baku di Indonesia, menjadikan bisnis ini semakin diminati oleh para penggiat bisnis.

Pakaian selain menjadi bahan sandang manusia, hal itu juga dapat menjadi atribut identitas manusia. Misalkan penggunaan baju kampanye ketika masa pemilu sedang dilaksanakan atau penggunaan baju-baju bermerk yang memungkinkan orang tersebut dipandang sebagai orang kaya atau sebaliknya.

Ditambah perkembangan teknologi yang semakin cepat, memungkinkan para penggiat usaha konveksi menjalankan bisnis mereka secara daring. Usaha konveksi yang menggunakan sistem daring memungkinkan produk-produk yang tersedia dapat diakses oleh pelanggan dari berbagai tempat. Hal ini memberikan keuntungan lebih besar kepada usaha konveksi karena dapat dengan mudah menjaring para pelanggan.

Baca juga: Cara Menabung 1 Juta Per Bulan Untuk Anak Sekolah

Perbedaan Usaha Konveksi, Penjahit Rumahan, dan Garmen

Kerap kali pengertian ketiga bisnis ini digunakan secara terbalik oleh masyarakat. Meskipun memiliki ranah bisnis yang sama, namun ketiga bisnis ini ternyata memiliki perbedaan yang mendasar.

Penjahit rumahan biasanya tidak dapat menyelesaikan pekerjaan dari klien secara besar, misalkan bisnis ini hanya menerima 1-5 pcs pakaian untuk mereka produksi. 

Sementara, usaha konveksi memiliki cakupan yang lebih besar. Bisnis ini siap menerima pesanan yang lebih besar daripada bisnis penjahit rumahan. Misalnya, usaha konveksi berani mengambil 12 hingga 10.000 pcs pakaian yang siap mereka produksi.

Bisnis garmen adalah bisnis yang memiliki cakupan paling besar. Bisnis ini siap menerima lebih dari 10.000 pcs pakaian untuk siap mereka produksi dengan tenggat waktu yang telah ditentukan.

Cara Memulai Usaha Konveksi

Dalam memulai bisnis ini, harus pula memiliki persiapan yang matang untuk menjalankannya. Akan tetapi, persiapan yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis ini tidak lah terlampau sulit. Berikut kami rangkum hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk memulai bisnis ini:

  1. Menentukan Jenis Produk

Kendati sudah memastikan bahwa bisnis anda akan dijalankan sebagai usaha konveksi, para penggiat bisnis ini harus pula mengetahui jenis bisnis mereka secara lebih detail. Misalkan, para penggiat bisnis ini harus terlebih dahulu menentukan pakaian apa yang akan mereka berikan kepada para konsumen, misalkan hanya menjual baju, celana, jaket, atau dll.

Selain itu, penggiat bisnis ini harus pula menentukan kepada siapa produk tersebut mereka tawarkan, misalkan anak muda, orang tua, atau anak-anak. Tidak lupa, para penggiat bisnis ini harus terlebih dahulu menentukan produk yang diproduksi digunakan untuk keperluan bisnis, formal, perayaan, atau non-formal?

Dengan terlebih dahulu menentukan hal-hal tersebut, akan pula memudahkan mereka yang ingin menjalankan bisnis ini karena akan memudahkan mereka melakukan persaingan bisnis. Tidak hanya itu, mereka juga dapat dengan mudah menentukan branding bagi pemasaran bisnis mereka.

Gambar 2. Pakaian yang sedang digantung untuk dijual. Sumber: pexels.com

  1. Menentukan Supplier

Memilih supplier dalam rangka menjalankan bisnis ini menjadi hal yang krusial. Supplier di sini mencakup supplier bahan-bahan mentah, penjahit, hingga percetakan label pakaian.

Namun, hal tersebut tergantung bagaimana si pemilik bisnis menjalankan bisnis mereka. Pada beberapa kasus, usaha konveksi mencakup proses produksi bahan mentah hingga pemasaran. Jadi, mereka tidak memerlukan supplier bahan mentah, penjahit, hingga percetakan label pakaian.

Pada beberapa kasus lainnya, usaha konveksi hanya mencakup proses pemasaran, sehingga mereka harus mencari penjahit, bahan mentah, dan lain sebagainya guna menunjang bisnis mereka.

  1. Melakukan Promosi Produk

Promosi produk adalah hal yang tidak kalah penting untuk menunjang bisnis. Promosi produk dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalkan melakukan promosi melalui Instagram, Facebook, dan media sosial lainnya. Selain itu, proses produksi dapat dilakukan melalui Google Ads dan media sosial ads lainnya.

Setelah melakukan proses promosi produk, hal yang tidak kalah penting adalah membuat brand image. Proses pembuatan brand image dapat berupa proses pembentukan logo perusahaan, visi-misi perusahaan, hingga membuat konten desain sesuai dengan produk yang ditawarkan. 

Baca juga: Wajib Diketahui! Ini Pengertian Revolusi Industri 4.0

  1. Jalin Kerjasama

Usaha konveksi semakin baik jika dijalankan menggunakan sistem business to business. Hal tersebut berarti bahwa bisnis yang dijalankan dan produk yang dimiliki oleh suatu perusahaan, ditawarkan kepada suatu perusahaan pula.

Usaha konveksi akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar jika penjualan produk mencapai atau melebihi target. Maka dari itu, sistem bisnis B2B dapat menjadi jawaban dalam menjalankan usaha konveksi ini.

Gambar 3. Seorang perempuan sedang mengambil gambar pada baju-baju yang digantung. Sumber: pexels.com

Proses penawaran ini dapat dilakukan kepada suatu perusahaan, sekolah, kantor, atau dapat pula ditawarkan kepada konveksi lain yang merasa kewalahan dalam memenuhi permintaan dari para konsumennya.

  1. Menentukan Modal

Dalam menjalankan suatu bisnis, tentunya modal adalah hal yang sangat penting untuk diperhitungkan. Terlebih pada usaha konveksi.

Dalam menjalankan usaha konveksi, diperlukan berbagai bahan baku yang siap untuk diproduksi dan siap untuk dipasarkan. Dalam memproduksi bahan baku dan memasarkannya, diperlukan modal yang cukup besar. Maka dari itu, penentuan modal pada usaha konveksi adalah hal yang penting untuk dilakukan.

Jika para pemilik bisnis tidak dapat menyediakan modal yang lebih besar, maka mereka dapat menerapkan proses pre-order atau pra-pemasaran, sehingga modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar.

Akan tetapi, jika modal yang disediakan cukup besar, maka para pemilik bisnis dapat menerapkan sistem ready stock atau menyediakan produk terlebih dahulu sebelum dijajakan kepada para konsumen.

  1. Menentukan Tempat

Menentukan tempat bagi pelaku bisnis bukanlah hal yang baru. Tempat yang telah ditentukan dapat berupa toko ataupun gudang penyimpanan barang hasil produksi.

Penentuan tempat bagi usaha konveksi adalah suatu hal yang penting untuk dilakukan. Entah bisnis tersebut dikerjakan secara daring maupun luring, penentuan tempat tetap menjadi hal yang penting untuk dilakukan.

Bagi mereka yang menjalankan bisnis tersebut secara daring atau online, penentuan tempat ditujukan kepada penentuan gudang atau tempat penyimpanan barang hasil produksi. Mengingat tidak adanya toko secara luring, maka penentuan tempat diperuntukkan kepada tempat penyimpanan barang hasil produksi.

Sementara, bagi mereka yang menjalankan bisnis secara offline atau luring, penentuan tempat ditujukan sebagai toko mereka. Toko tersebut dibutuhkan guna memudahkan proses penjualan agar para pelanggan yang ingin membeli produk mereka dapat hadir ke toko secara langsung dan dapat memilih barang yang mereka inginkan.

Namun, jika tidak memiliki modal yang cukup besar dalam menjalankan bisnis ini, tempat guna menjalankan bisnis ini dapat dilakukan di rumah. Namun, jika modal yang dimiliki cukup besar, maka mereka bisa menyewa suatu tempat yang lebih strategis untuk menjalankan bisnis mereka.

Baca juga: Tentang Hak Paten dan Contohnya

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
29 May 2022
Pinjam kilat 20 juta!Download