Ini Niat Puasa Syawal 6 Hari

11 May 2022 by Rindang Maulidia, Last edit: 11 May 2022

Puasa Syawal adalah ibadah puasa 6 hari berturut-turut selama bulan Syawal bagi umat muslim. Seperti puasa pada umumnya, untuk menjalankan puasa Syawal, pelakunya wajib melafalkan niat puasa syawal 6 hari, dimulai sejak sholat isya’ hingga sebelum subuh.

niat puasa syawal 6 hari

Meskipun puasa Syawal hanya boleh dilakukan setelah bulan Ramadan, keutamaan yang diberikan juga cukup besar bagi umat yang melaksanakannya. Artikel ini akan membahas niat puasa Syawal 6 hari, tata cara, dan keutamaan puasa Syawal.

Baca juga: Pantang Tumbang Selama Berpuasa Dengan Tips Berikut

Niat Puasa Syawal 6 Hari

Lafal niat puasa Syawal sedikit berbeda dengan puasa Ramadan. Namun, jika diterjemahkan, kedua niat tersebut membawa makna bahwa seorang umat beribadah karena Allah SWT.

Inilah lafal niat puasa Syawal:

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.

Meskipun lafal niat tersebut adalah niat puasa Syawal 6 hari, lebih baik kamu melafalkan niat puasa Syawal setelah sholat isya’ atau sebelum sholat subuh.

Tata Cara Puasa Syawal

Sebelum melaksanakan puasa Syawal, mungkin banyak dari kamu yang belum mengetahui berapa lama dan tata cara pelaksanaan puasa Syawal. Selengkpanya, inilah berbagai tata cara puasa Syawal.

1. Lebih diutamakan jika dilakukan secara berturut-turut

Puasa Syawal bersifat sah jika dilakukan selama bulan Syawal. Artinya, kamu bisa memilih untuk melaksanakannya kapanpun di bulan Syawal, misal pada Senin dan Kamis seperti puasa sunnah pada umumnya.

niat puasa syawal

Meskipun begitu, akan lebih diutamakan jika kamu melakukannya secara berturut-turut. Namun, kembali lagi, mengingat ini adalah sebuah ibadah sunnah, kamu juga bisa menyesuaikan pelaksanaannya dengan lebih fleksibel sesuai aktivitasmu dibandingkan dengan puasa Ramadan yang bersifat wajib.

2. Mengganti puasa Ramadan lebih dulu, sebelum menunaikan puasa Syawal

Selama Ramadan, ada beberapa umat muslim yang tidak diwajibkan berpuasa selama beberapa saat, seperti; wanita yang haid/nifas, umat muslim yang bepergian jauh, dan umat muslim yang sedang sakit. Dengan adanya keringanan tersebut, artinya, akan ada saat dimana umat muslim tidak bisa menggenapi puasa Ramadannya selama sebulan penuh. 

Jika kamu tidak menjalankan puasa Ramadan selama sebulan penuh, sebaiknya utamakan untuk mengganti hari-hari puasa Ramadan terlebih dahulu sebelum melaksanakan puasa Syawal. Hal tersebut dianjurkan mengingat puasa Ramadan bersifat wajib, sedangkan puasa Syawal bersifat sunnah. 

Dengan kata lain, ibadah yang bersifat wajib, harus diutamakan sebelum melaksanakan ibadah yang bersifat sunnah. 

3. Membaca doa berbuka puasa Syawal

Seperti puasa Ramadan, berakhirnya puasa Syawal setiap harinya akan ditandai oleh adzan maghrib sebagai waktu berbuka puasa. Namun, apakah lafal doa berbuka puasa Syawal sama dengan puasa Ramadan? Jawabannya, iya, karena doa yang dilafalkan merupakan rasa syukur atas lancarnya ibadah puasa dan rejeki berbuka puasa.

Inilah lafal doa berbuka puasa Syawal beserta artinya:

“Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin”.

Artinya: “Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang”.

Baca juga: Puasa Bikin Makin Boros, Eits Udah Cek Tips Ini?

4. Puasa Syawal berapa hari?

Sebenarnya, yang dimaksud dengan puasa Syawal adalah rangkaian ibadah puasa sunnah selama bulan Syawal. Menurut HR Muslim no.1164, puasa Syawal dianjurkan untuk dilakukan selama enam hari pertama di bulan Syawal.

Namun, mengingat bulan Syawal berlangsung selama 28 hari, sebenarnya puasa Syawal tetap sah jika dilakukan di luar enam hari pertama, asalkan dilakukan selama bulan Syawal. 

Namun, Islam mengutamakan anjuran sunnah bagi umatnya untuk berpuasa pada 6 hari pertama di bulan Syawal untuk meraih keutamaan pahalanya.

Jadi, jika kamu berencana untuk kembali berpuasa selama sebulan penuh selama bulan Syawal, boleh saja kok. 

Keutamaan Puasa Syawal

Apa saja keutamaan umat yang bisa diraih saat puasa Syawal? Simak di sini.

1. Penyempurna pahala puasa selama setahun

Hal tersebut masih berkaitan dengan HR Muslim no. 1164 yang menyatakan,“Barang siapa yang puasa Ramadan lalu mengikutinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia mendapat pahala puasa setahun penuh.”

Artinya, jika melaksanakan puasa Syawal, niscaya akan ada keberkahan berupa penyempurna pahala pusaa selama setahun yang senantiasa menyertai.

2. Ungkapan rasa syukur pada Allah SWT

Puasa adalah salah satu rukun islam yang mewujudkan rasa syukur pada Allah SWT. Melalui puasa, umat islam diajarkan untuk mensyukuri rejeki dari Allah SWT dengan cara menahan nafsu duniawi dalam jangka waktu tertentu, semata-mata karena takwanya pada Allah SWT. 

3. Mempertahankan ibadah yang dilakukan selama Ramadan

Banyak umat muslim yang senantiasa merindukan kehadiran Ramadan sebagai bulan suci yang penuh rahmat Allah SWT. Artinya, ada banyak umat muslim yang mencintai rangkaian ibadah selama Ramadan yang hanya bisa dilakukan setahun sekali.

puasa syawal

Oleh karenanya, puasa Syawal bisa menjadi kesempatan bagi umat muslim untuk menjalankan ibadah dengan penuh berkah di luar bulan Ramadan.

Baca juga: Cara Terbaik Atur Keuangan Sebelum Ramadan

Itulah lafal niat puasa Syawal 6 hari beserta tata cara, serta keutamaan puasa Syawal.  


Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya. 

11 May 2022
Pinjam kilat 20 juta!Download