Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegah Anger Issues

20 Aug 2021 by Laruan, Last edit: 20 Aug 2021

Tidak dapat dipungkiri jika marah adalah reaksi alami yang bisa dialami semua orang ketika mendapati situasi yang tidak ideal. Seperti hal-hal yang tidak sesuai rencana, hingga muncul sebagai respon atas tindakan orang lain yang tidak mengenakkan. Akan tetapi, bagaimana jika marah untuk hal sepele sudah menjadi kebiasaan? Jangan-jangan, Sobat Pintar terkena anger issues atau kesulitan dalam mengelola amarah.

Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegah Anger Issues

Kesulitan dalam mengelola amarah adalah masalah pengendalian amarah yang membuat pengidapnya gampang marah dan tersinggung. Tidak hanya kepada orang lain, tapi juga pada dirinya sendiri. Meski tampaknya sepele, tantrum orang dewasa ini bisa menyebabkan pengidapnya secara tidak sadar melakukan kekerasan ketika meluapkannya.

Pernah mengalaminya? Tentu akan menyesakkan jika kita ‘main tangan’ hanya untuk masalah-masalah kecil. Meskipun melegakan, tentunya tindakan kasar yang demikian ini bisa menimbulkan dampak yang buruk bagi pelaku maupun korbannya. Lega sebentar, menyesal kemudian. Begitulah kiranya ungkapan yang tepat bagaimana pengidap kesulitan dalam mengelola amarah menyesali tindakannya.

Tanda-Tanda atau Gejala Anger Issues

Jika dibiarkan, pengendalian emosi yang buruk tidak hanya bisa menimbulkan keresahan hingga kekerasan, tapi bisa juga memperburuk hubungan antara keluarga, sahabat, maupun rekan kerja. Karena itulah, mengetahui sejak dini tanda-tanda atau ciri pengidap kesulitan dalam mengelola amarah bisa membantu supaya bisa berinteraksi baik dengan mereka.

Selain itu, mengetahui tanda orang-orang yang memiliki masalah pengendalian amarah juga bisa digunakan untuk deteksi mandiri. Apakah kiranya Sobat Pintar termasuk golongan orang yang memiliki tantrum orang dewasa ini atau tidak. Langsung saja, berikut ini adalah beberapa gejala kesulitan dalam mengelola amarah:

1. Dilihat dari gejala fisik yang tampak

Kemarahan menimbulkan ciri fisik yang kentara dan bisa dikenali. Hal ini karena saat marah, otot wajah pun akan menjadi tegang, jantung berdetak tidak biasa, dan otak terasa memanas. Inilah alasan mengapa orang bisa menyembunyikan kesedihan tapi tidak bisa menyembunyikan amarah.

Pada pengidap kesulitan dalam mengelola amarah, gejala tersebut akan sering dijumpai. Barangkali jika Sobat Pintar sendiri tidak akan menyadari, sebab sebagaimana yang sudah disebutkan sebelumnya, marah adalah reaksi natural. Sehingga umumnya, ciri tersebut hanya bisa dilihat dari cermin ataupun dilihat oleh orang lain.

2. Dilihat dari tingkat emosional

Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegah Anger Issues

Gejala kesulitan dalam mengelola amarah berikutnya bisa dilihat dari tingkat emosional. Meski tampaknya berlangsung begitu saja, ada beberapa situasi yang mengikuti bagaimana respon alamiah ini muncul dari diri seseorang. Sebab tentunya, kemarahan muncul dengan berbagai polemik yang menyertainya. Berikut ini adalah beberapa situasi yang sering dialami pengidap masalah pengendalian amarah ini:

  • Sering merasa frustasi
  • Selalu diliputi gelisah
  • Stress yang berlebihan
  • Merasa tertekan
  • Kewalahan dengan tanggungan yang dipikulnya
  • Selalu diliputi rasa bersalah.

Kondisi tersebut membuat mereka yang terkena tantrum orang dewasa ini mudah tersinggung oleh apa-apa yang dilihat maupun didengar oleh telinganya. Sehingga bagi orang yang kebetulan berinteraksi dengannya akan menganggap bahwa orang dengan masalah pengendalian amarah ini ‘gampang tersinggungan’. Bahkan, kerap juga disinggungkan dengan masalah kesehatan mental.

Artikel terbaru lainnya: 3 Cara Dapat Uang 500rb Sehari: Direkomendasikan Oleh Kredit Pintar

Penyebab kesulitan dalam mengelola amarah

Dirujuk dari berbagai sumber terpercaya, kesulitan dalam mengelola amarah yang menjadikan seseorang menjadi mudah marah bahkan untuk hal-hal sepele ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. 

1. Faktor internal yang menjadi pemicu anger issues

Ada berbagai faktor yang bisa memicu orang-orang dengan masalah pengendalian amarah tidak bisa menahan untuk tidak meluapkan emosinya. Salah satunya adalah faktor internal. Berikut ini adalah beberapa faktor internal yang seringkali menjadi kambing hitam.

  1. Obsessive Compulsive Disorder (OCD)

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, orang-orang dengan kesulitan dalam mengelola amarah seringkali dilekatkan dengan masalah kesehatan mental. Salah satunya adalah OCD. OCD adalah gangguan psikis yang membuat seseorang melakukan hal yang sama berkali-kali. Tak terkecuali, marah-marah tanpa sebab khusus seperti gejala kesulitan dalam mengelola amarah.

  1. Attention deficit hyperactivity (ADHD)

Kondisi yang bisa menjadi pemicu kesulitan dalam mengelola amarah adalah ADHD. Mengetahui jika pengidap ADHD adalah kondisi yang membuat seseorang menjadi hiperaktif, mereka akan mudah marah jika apa-apa tidak berjalan sesuai keinginannya.

  1. Depresi

Faktor internal berikutnya adalah depresi. Bukan rahasia lagi jika keterpurukan yang membuat seseorang jatuh ke jurang depresi seringkali membuatnya mudah tersinggung. Bahkan untuk hal-hal yang sebenarnya tidak ditujukan untuknya. Hal ini karena orang yang bermasalah dengan depresi mudah meledak-ledak, bukan hanya amarah, tapi juga saat menangis.

2. Faktor eksternal yang menjadi pemicu anger issues 

Selain beberapa faktor internal di atas, seseorang mengalami masalah pengendalian amarah juga bisa disebabkan oleh faktor eksternal. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang membuat seseorang tidak terkendali hingga bahkan berisiko menjadi pelaku kekerasan.

  1. Suasana kesedihan

Kesedihan tidak melulu diungkapkan dengan menangis, pada beberapa kondisi, respon alamiah yang diberikan tubuh bisa saja berupa kemarahan. Hal ini karena yang terpenting bagi orang-orang yang terkena tantrum orang dewasa ini bisa meluapkan emosi yang sedang dirasakannya.

  1. Suasana berkabung

Suasana duka akibat kematian orang yang dicintai memang memberikan pukulan yang tidak bisa ditahan oleh air mata. Dalam kondisi inilah mereka akan menguat-kuatkan diri meski sebenarnya juga tidak sekuat itu. Alhasil, berbagai hal yang tidak sejalan dengan keinginan seringkali membuatnya meluapkan emosi dengan marah marah.

  1. Suasana tertekan

Faktor eksternal yang terakhir adalah suasana tertekan. Tidak dapat dipungkiri jika untuk memenuhi tuntutan yang dibebankan pada diri membuat Sobat Pintar tidak bisa memikirkan hal lain selain tuntutan tersebut. Sementara itu, hal-hal kecil yang mengganggu konsentrasi saja bisa menjadi penyebab kesulitan dalam mengelola amarah tidak bisa mengendalikan dirinya.

Cara Mengatasi kesulitan dalam mengelola amarah

Masalah pengendalian amarah ini bisa terjadi pada siapa saja. Tidak hanya orang dewasa, tapi juga anak-anak maupun remaja. Mengetahui jika kesulitan dalam mengelola amarah ini bisa memberikan dampak negatif bagi diri sendiri maupun orang lain, maka sebaiknya dilakukan upaya pencegahan.

Tentunya, Sobat Pintar tidak ingin hubungan dengan keluarga, kerabat, bahkan dengan pasangan memburuk hanya karena tidak bisa menahan emosi, bukan? Yup. Inilah alasan yang semakin menguatkan mengapa penting gejala kesulitan dalam mengelola amarah diketahui. Sebab jika sudah tahu bahwa Sobat Pintar mengalami satu atau dua gejalanya, maka Sobat Pintar akan tahu apa yang harus dilakukan.

Salah satu cara mengatasi kesulitan dalam mengelola amarah adalah dengan mengelola perasaan. Sebab sebagaimana yang sudah disebutkan sebelumnya, amarah yang tidak bisa dikendalikan erat sekali hubungannya dengan manajemen perasaan yang dilakukan. Langsung saja, berikut ini adalah beberapa tindakan positif untuk mengelola amarah:

  1. Selalu bersikap tenang
  2. Lakukan teknik relaksasi
  3. Merawat kesehatan mental
  4. Bergabung dengan kelompok kesulitan dalam mengelola amarah.

Demikianlah paparan mengenai pengertian kesulitan dalam mengelola amarah, gejala, penyebab hingga cara mengatasi masalah pengendalian amarah ini. Mengetahui jika dampak yang diakibatkannya cukup meresahkan, penting untuk mengenali gejala dan melakukan tindakan pencegahannya. Selain untuk kesehatan diri sendiri, upaya pencegahan ini juga untuk menyelamatkan orang-orang di sekitar kita.

Artikel terbaru lainnya: 6+ Cara Mendapatkan Dana Bantuan Pemerintah 2021

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
20 Aug 2021
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download