Energi Alternatif, Contoh dan Mengapa Diperlukan

03 Feb 2022 by Laruan, Last edit: 11 Mar 2022

Belakangan cukup sering terdengar orang mengkampanyekan soal go green. Sebetulnya, banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mewujudkannya, salah satunya adalah pemanfaatan energi alternatif.

Energi Alternatif, Contoh dan Mengapa Diperlukan

Seperti yang telah diketahui, sama dengan manusia yang setiap saat butuh energi untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Begitupun barang-barang elektronik misalnya kipas, AC, TV, dan lainnya yang membutuhkan energi listrik. 

Energi listrik tersebut seringkali didapatkan dari bahan bakar fosil. Sementara untuk minyak bumi sendiri adalah termasuk energi tidak bisa diperbaharui. Orang-orang harus mulai mencari alternatif untuk menggantikannya supaya tidak cepat habis.

Baca Juga: Mengapa Perlu Hemat Energi?

Apa Itu Energi Alternatif?

Faktanya, energi alternatif adalah segala jenis energi yang dibutuhkan untuk menggantikan bahan bakar energi konvensional. Sebab, sumber energi tersebut termasuk tidak berharukan dan akan habis pada suatu saat. Selain itu, juga tidak ramah lingkungan sehingga cukup berbahaya. 

Energi alternatif adalah salah satu upaya untuk mengurangi pemakaian energi hidrokarbon yang biasa menjadi penyebab polusi dan berpotensi merusak lingkungan. Hal itu disebabkan karena adanya emisi karbondioksidanya sangat tinggi sehingga menyebabkan pemanasan global. 

Dengan kata lain ini adalah energi terbarukan. Supaya bisa digunakan, energi alternatif ini harus ada peran campur tangan manusia. Sehingga energi terbarukan tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal. 

Satu hal yang harus diketahui bahwa pemanfaatkan energi alternatif ini sangat berperan dalam keberlangsungan manusia di bumi. Oleh karena adanya energi terbarukan tersebut, kondisi bumi masih bisa dinikmati oleh generasi berikutnya. 

Sementara menurut KBBI sendiri energi alternatif adalah energi yang diketahui bukan berasal dari minyak bumi. Entah itu dari tenaga air, batu bara, atau gas alam pun bisa. Hal ini pun diungkapkan pada Encyclopedia Britannica.

Menurut sumber tersebut, energi terbarukan adalah bentuk sumber energi yang berasal dari bahan terbarukan, atau kekal dan dapat dipulihkan. Contohnya saja seperti biogas, aliran sungai, biomassa, atau pasang surut air laut. 

Contoh Energi Alternatif

  • Panel Surya

Salah satu contoh energi alternatif paling populer adalah panel surya. Sumber energi panel surya ini berasal dari panas bumi. Panel surya akan mengubah radiasi matahari menjadi energi listrik karena di dalamnya terdapat rangkaian sel photovoltaic.

Pada umumnya panel surya ini dipakai sebagai sumber energi benda-benda seperti mobil listrik, lampu listrik, perahu listrik, dan sebagainya.

Baca juga: Jangan Boros, Ini Cara Menghemat Listrik

  • Hydropower

Air menjadi contoh energi alternatif berikutnya. Sebab, tidak bisa dipungkiri, semua makhluk hidup di bumi ini menggunakan air sebagai sumber kehidupan. Selain itu, sebenarnya Air pun bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan.

Syaratnya adalah air harus dalam jumlah besar terlebih dahulu. Akan sangat sulit menggunakan air sebagai energi alternatif jika jumlahnya masih terlalu sedikit. Contoh pengaplikasiannya adalah pengembangan air sebagai pembangkit listrik atau Hydropower. 

Indonesia sendiri sudah cukup banyak menggunakan bendungan sebagai alternatif sumber energi pembangkit listrik. Apabila belum bisa maksimal memanfaatkan air sebagai bahan pembangkit listrik secara maksimal, ada baiknya gunakan secara seperlunya saja. 

  • Biodiesel

Merupakan bahan bakar alternatif pengganti terbaik. Biodiesel sendiri berasal dari bahan-bahan terbarukan seperti hewan dan minyak sayur. Prosesnya cukup panjang, minyak dasar harus diubah dulu menjadi ester untuk buang asam lemak bebasnya. 

Pada dasarnya cara kerja biodiesel ini tidak ada bedanya dengan diesel dari solar. Saat Anda sudah mulai mengurangi penggunaan diesel untuk solar artinya sudah cukup go green dan ramah lingkungan. 

Energi Alternatif, Contoh dan Mengapa Diperlukan
  • Kincir Angin

Selanjutnya adalah angin yang merupakan udara yang bergerak karena perbedaan tekanan permukaan bumi. Angin nyatanya sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Beberapa negara sudah memanfaatkannya untuk penggerak kincir angin dan menghasilkan listrik.

Energi Alternatif, Contoh dan Mengapa Diperlukan

Apa Akibatnya Jika Tidak Ada Energi Alternatif? 

Sudah tahu bukan apa saja contoh energi alternatif itu? Sekarang bisa jadi Anda ingin tahu apa akibatnya jika tidak ada energi terbarukan. Penjelasan selengkapnya akan diungkapkan pada pembahasan di bawah ini. 

  • Adanya Ketergantungan Dengan Bahan Bakar Fosil

Cukup masuk akal memang jika ketergantungan akan bahan bakar fosil adalah salah satu jawaban dari pertanyaan apa akibatnya jika tidak ada energi terbarukan. Ketergantungan bahan bakar fosil ini bukan tidak ada efeknya.

Mengingat bahan bakar fosil adalah sumber energi yang tidak terbarukan, artinya ketersediaan bisa kapan saja habis. Apalagi jika penggunaannya secara terus menerus. Bayangkan saja jika sudah habis, sudah pasti tidak akan ada lagi sumber energi yang bisa dimanfaatkan. 

  • Peningkatan Harga Bahan Bakar Fosil Karena Langka

Selain bisa memicu ketergantungan, akibat jika tidak ada energi alternatif lainnya adalah peningkatan harga bahan bakar fosil. Kembali lagi karena bahan bakar tersebut termasuk tidak terbarukan. Artinya semakin banyak dan habis digunakan ketersediaannya pun makin langka.

Jika makin hari makin langka, artinya harganya juga pasti semakin mahal dan sulit didapatkan. Namun dengan adanya sumber energi terbarukan yang berasal dari bahan terbarukan seperti panas matahari, hujan, angin, dan lainnya bahan bakar fosil pun tetap terjaga ketersediaannya. 

Mengapa Perlu Energi Alternatif?

Setelah ini, beberapa dari Anda bisa jadi ada yang menanyakan mengapa perlu energi alternatif? Pertanyaan ini mungkin bisa dihubungkan dengan apa saja manfaat jika ada energi alternatif. Jadi dengan adanya energi terbarukan, akan menimbulkan beberapa manfaat seperti:

  • Bisa Meredam Efek Pemanasan Global

Penggunaan energi fosil secara besar-besar dalam waktu lebih dari 100 tahun nyatanya membuat kerusakan lingkungan sangat parah. Dampak yang paling terlihat seperti terjadinya pemanasan global, kekeringan, kepunahan hewan, dan lainnya.

Artinya, jika Anda lebih peduli dengan pemanfaatan energi terbarukan, minimal penggunaan energi fosil bisa sedikit diminimalisir. Dengan begitu, faktor penyebab kerusakan lingkungan termasuk pemanasan global bisa sedikit dikurangi. 

  • Menyediakan Sumber Energi Tidak Terbatas

Para ahli hingga sekarang bekerja keras untuk mencari energi  alternatif adalah sebagai cara menemukan sumber energi terbarukan sehingga ketersediaannya tanpa batas. Sumber energi seperti angin, air, dan matahari dikenal tidak akan habis atau hilang. 

Dengan begitu, beberapa negara berkembang bisa menjadikannya solusi alternatif penggunaan energi. Sebab sebagian besar negara berkembang saat ini masih suka menggunakan bahan bakar fosil yang menjadi faktor penyebab kerusakan lingkungan.

  • Lebih Ramah Lingkungan Dan Tidak Akan Terjadi Kelangkaan

Selanjutnya dengan adanya energi alternatif pun Anda akan sekaligus dapat ikut kampanye go green. Sebab, sumber energi terbarukan itu rata-rata ramah lingkungan sehingga tidak berpotensi merusak bumi. Kelangkaan bahan bakar fosil pun bisa sedikit dihindari.

Baca juga: Ingin Hemat? Inilah 10 Cara Menghemat Energi Listrik

Itu dia tadi penjelasan singkat tentang energi alternatif. Energi terbarukan ini sebetulnya dapat diaplikasikan dengan baik dengan sejumlah alat yang memadai. Misalnya seperti panel surya yang harganya tidak bisa dikatakan murah.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
11 Mar 2022
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download