Cara Menghangatkan ASI yang Tepat dan Aman

12 Jul 2022 by Laruan, Last edit: 14 Jul 2022

Memberikan ASI adalah kewajiban setiap ibu untuk bayi mereka. Biasanya, ibu memberikan ASI secara langsung atau memberikan ASI yang sudah disimpan di dalam botol. ASI yang disimpan di dalan lemari es biasanya terasa dingin dan harus dipanaskan terlebih dahulu. Sayangnya, tidak semua ibu tahu cara menghangatkan ASI yang aman untuk bayinya.

Ya, tidak hanya proses penyimpanannya saja yang harus kita perhatikan, tetapi cara menghangatkan ASI perah tidak boleh sembarangan. Apabila ASI tersebut tidak dipanaskan, maka akan timbul bau amis. Supaya Sobat Pintar tidak melakukan kesalahan seperti ini, yuk simak cara menyimpan dan menghangatkan ASI yang tepat berikut ini.

Baca juga: 6 Rekomendasi Helm Full Face Murah Terbaik | Kredit Pintar 

Cara Menyimpan ASI yang Aman Untuk Si Kecil

Banyaknya aktivitas rumah tangga atau di luar tangga tidak bisa menjadi alasan untuk tidak memberikan ASI kepada bayi. Memang, pekerjaan ibu sangat berat, namun kondisi apapun yang sedang kalian alami, setidaknya kalian harus menyisihkan waktu untuk memberikan ASI kepada bayi kalian.

Jika Sobat Pintar tidak memiliki waktu yang banyak untuk menyusui, kalian bisa mengandalkan alat pompa ASI. Alat ini sangat membantu sekali karena ibu dapat menyetok ASI dalam jumlah banyak di dalam botol dan disimpan di lemari es untuk menjaga kebersihan dan kualitas ASInya.

Berikut adalah beberapa cara menyimpan ASI yang wajib Sobat Pintar ketahui.

Botol ASI Plastik

Sobat Pintar dapat menyimpan stok ASI dengan menggunakan botol plastik. Umumnya, botol plastik khusus ini sudah mengandung bahan kimia tertentu yang aman untuk bayi. Tapi, pastikan ya untuk membeli botol yang sudah terbebas dari BPA (Bisphenol-A).

BPA adalah bahan kimia harus ada di berbagai perabotan makanan, seperti container, botol minum, dan lain-lainnya.  Selain BPA, Sobat Pintar juga harus memilih botol yang terbuat dari polipropilen (polypropylene) yang dapat di daur ulang.

Botol ASI Kaca

Jika Sobat Pintar ragu dengan produk plastik, kalian bisa menggunakan botol yang menggunakan bahan kaca.

Meskipun terbuat dari kaca, botol ini dirancang khusus supaya tidak mudah pecah. Umumnya, botol ASI dari kaca sudah dilengkapi dengan penutup botol berbahan silikon yang berfungsi untuk melindungi botol supaya tidak mudah pecah.

Kantong Penyimpanan ASI Khusus

Selain menggunakan botol, ASI juga bisa disimpan dengan menggunakan kantong khusus. Kantong ini sudah steril dan bersih, sehingga aman untuk digunakan.

Kantong ASI ini paling sering digunakan oleh para ibu karena penggunaan kantongnya tidak memakan banyak tempat di ruang penyimpanan ASI. Tapi, saat ingin memberikan ASI kepada bayi, ibu tetap harus memindahkan isi ASI tersebut ke dalam botol, supaya bayi dapat meminumnya dengan nyaman.

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Menyimpan ASI

  • Gunakan botol atau wadah khusus ASI yang bersih dan steril.
  • Pilihlah alat botol atau kantong yang bebas BPA.
  • Berikan label untuk menulis tanggal dan waktu memompa dan menyimpan ASI pada setiap botol atau kantong ASI untuk mengetahui botol mana yang harus dipakai terlebih dahulu.
  • Simpan ASI di dalam lemari pendingin (kulkas).
  • Hindari menyimpan ASI di bagian pintu lemari es karena mudah terpapar udara.
  • Melakukan pengecekan suhu setidaknya 3 kali sehari.
  • Apabila memompa saat berada kantor atau luar rumah, pastikan untuk menyimpan ASI di tempat penyimpanan dingin.
  • Rajin membersihkan alat pompa setiap selesai digunakan dengan menggunakan air hangat dan sabun.
  • Pastikan untuk selalu mencucu tangan dengan sabun untuk menjaga kebersihan ASI saat proses memompa.
  • Selalu jaga kebersihan semua benda yang bersentuhan atau berkaitan dengan ASI untuk menghindari bakteri berkembang di dalam ASI.

Itulah beberapa hal yang harus Sobat Pintar perhatikan saat menyimpan ASI perah. Berikutnya, Kredit Pintar akan membagikan tips cara menghangatkan ASI yang sudah disimpan. 

Baca juga: 5 Rekomendasi Domain Murah Terbaik, di Mana Saja? | Kredit Pintar 

Cara Menghangatkan ASI Perah

Dari Lemari Pendingin

  1. Pertama, ambil ASI perah dari lemari pendingin dan sisihkan.
  2. Lalu, panaskan air dan diamkan beberapa saat sampai hangat.
  3. Letakkan kantong atau botol tertutup ke dalam wadah berisi air hangat. Pastikan untuk menyimpan susu di wadah tertutup selama proses ini.
  4. Biarkan ASI dalam air hangat selama 1-2 menit, atau mencapai suhu 37C atau 99 F. Hindari memanaskan ASI pada suhu yang terlalu panas, karena dapat merusak kualitas ASI dan menghancurkan nutrisi penting.
  5. Apabila saat proses pemanasan ASI masih berada di kantong, tuangkan ASI tersebut ke dalam botol setelah dipanaskan. Pastikan tangan Sobat Pintar sudah bersih dan tidak memasukkan jari ke dalam botol untuk mencegah kuman dan bakteri masuk ke dalam susu.
  6. Aduk ASI secara perlahan untuk mencampurkan lemak yang terpisah akibat proses pemanasan.
  7. Uji suhu ASI terlebih dahulu sebelum memberikannya kepada bayi. Sobat Pintar dapat menuangkan sedikit ASI ke telapak tangan untuk merasakan suhu ASI.

Dari Freezer

Jika Sobat Pintar menyimpan ASI di dalam freezer, kalian harus mengeluarkan kantong ASI tersebut dan biarkan di luar freezer semalaman hingga mencair. 

Tapi, jika kondisinya saat ini kalian hanya memiliki susu beku dan bayi sangat membutuhkan susu segera, Sobat Pintar dapat memanaskan ASI tersebut dengan metode yang sama seperti memanaskan ASI dari lemari pendingin. Tapi, jika proses pemanasan dari lemari pendingin membutuhkan 1-2 menit, untuk freezer membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit lamanya.

Selain menggunakan cara rendah ke air panas, Sobat Pintar juga bisa menghangatkan ASI dengan memegang kantong di bawah iar panas yang mengalir. Tapi, cara ini terlalu lama dan mengeluarkan banyak air.

Bisakah Memanaskan ASI di Microwave?

Wajib untuk Sobat Pintar ketahui. Memanaskan ASI dengan microwave harus dihindari, karena microwave tidak memanaskan susu secara merata dan gelombang mikro di dalamnya dipercaya dapat merusak nutrisi yang dimiliki ASI. Jadi, usahakan untuk tidak menggunakan microwave saat memanaskan ASI Perah.

Ciri-Ciri ASI Perah Basi

Sama seperti makanan dan minuman pada umumnya, ASI perah juga memiliki kadaluwarsa. Jadi, sebelum memberikan susu kepada bayi, Sobat Pintar harus memastikan terlebih dahulu apakah kualitas ASI masih baik untuk dikonsumsi atau tidak.

Berikut adalah ciri-ciri ASI basi yang harus Sobat Pintar ketahui:

  • Lapisan pada ASI tidak tercampur dengan baik. Ini terjadi karena lapisan atas yang merupakan lemak terlihat menggumpal.
  • Aroma ASI sudah tidak segar lagi.
  • Rasa ASI sudah tidak segar dan layak untuk dikonsumsi.

Melihat dari ciri-ciri diatas, ASI basi terlihat sama saja seperti susu biasa. Maka dari itu, Sobat Pintar harus menyimpan ASI dengan baik supaya kualitasnya tetap terjaga.

Baca juga: 5 Rekomendasi Produk Minyak Goreng Murah | Kredit Pintar 

Berikan ASI Terbaik Untuk Bayi Anda

Itulah tips menyimpan dan cara menghangatkan ASI yang dapat Sobat Pintar lakukan untuk menjaga kualitas susu. Selalu ikuti tips ini, ya supaya bayi bisa mendapatkan nutrisi penting yang ada di dalam ASI.Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
14 Jul 2022
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download