Cara Membuat Footnote di Word, Mudah Tanpa Ribet

18 Jan 2022 by Laruan, Last edit: 21 Jan 2022

Biasanya orang kalau menulis karya ilmiah, entah itu makalah, laporan praktikum, laporan penelitian, sampai skripsi, penulis membuatkan footnote pada bagian akhir. Apa kamu pernah membuat footnote saat menulis karya ilmiah? Belum pernah karena tidak tahu caranya? Tenang karena berikut adalah pembahasan cara membuat footnote.

Keberadaan footnote cukup penting. Apalagi untuk tulisan karya ilmiah. Sebenarnya, tidak melulu tentang tulisan karya ilmiah, footnote bisa kamu temui di karya fiksi juga. Apa lagi fiksi sejarah. Biasanya penulis banyak menggunakan footnote.

Baca juga: Cara Membuat Kata Pengantar

Cara Membuat Footnote di Word

Footnote adalah catatan kaki. Fungsinya dalam tulisan adalah untuk mencantumkan identitas yang dijadikan sebagai sumber rujukan atau referensi pengutipan informasi yang ada pada paragraf bagian badan tulisan.

Untuk membuat footnote tiap kali kamu membuat tulisan karya ilmiah, membuatnya di word akan sangat gampang dan lebih tertata. Walau hanya catatan kaki, tetapi penulisan, tempatnya, juga harus tertata rapi. Berikut adalah cara membuat footnote di word.

  • Siapkan dahulu tulisan yang ingin kamu buatkan footnote.
  • Buka tulisan kamu via word karena kamu akan membuat footnote menggunakan bantuan word.
  • Setelah itu, gulir halaman tulisan kamu hingga sampai pada halaman terakhir karena footnote, agar tertata rapi dan sesuai kaidah penulisan, berada di akhir tulisan.
  • Arahkan kursor dan klik pada posisi mana kamu ingin menambahkan footnote.
  • Cara membuat footnote di word selanjutnya, klik referensi pada Microsoft Word. Fitur referensi ini ada pada bagian atas, terletak di antara fitur Page Layout dan Mailing.
  • Setelah kamu klik, tekan fitur sisipkan catatan kaki. Logo fitur huruf A dan B beraksen.
  • Ketika kamu sudah klik sisipkan catatan kaki tadi, kamu bisa langsung menambahkan catatan yang ingin kamu tambahkan sesuai dengan tulisan yang kamu buat.
  • Terakhir kamu tekan centang untuk menyetujui pembuatan footnote kamu dan footnote sudah jadi. Tulisan kamu akan lebih rapi dan tertata.
  • Contoh footnote di word, misalnya kamu menggunakan penulisan footnote singkat. Misalnya Robert H. Gass dan John S.Seiter. “Credibility and Public Diplomacy”. Ditulis di Routledge Handbook of Public.

Bagaimana? Mudah bukan cara membuat footnote di word. Kamu bisa langsung membuatnya setelah membaca ulasan di atas. 

Baca juga: Cara Membuat Latar Belakang Skripsi yang Benar

Namun ada saja orang yang sudah tahu langkah-langkah dalam memasukkan footnote di word, tetapi tidak tahu bagaimana cara membuat footnote yang baik dan benar. Masih ada saja yang salah dalam penulisan footnote. Apakah kamu termasuk ke dalam orang-orang seperti ini?

Tetap tenang karena berikut akan dibagikan cara membuat footnote mulai dari dasarnya. Kamu perlu mengetahui lebih dalam lagi tentang cara membuat footnote. 

Baca juga: Cara Menulis Artikel Dengan Benar? Cek Tips Berikut!

Tips Cara Membuat Footnote yang Baik dan Benar

Seperti definisi awal, bahwa footnote adalah catatan kaki. Fungsinya dalam tulisan adalah untuk mencantumkan identitas yang dijadikan sebagai sumber rujukan atau referensi pengutipan informasi yang ada pada paragraf bagian badan tulisan.

Footnote bisa berupa simbol atau tanda. Umumnya, footnote dibagi menjadi dua jenis. Ada footnote lengkap ada juga footnote singkat. Keduanya sama-sama berfungsi untuk menguatkan bukti, memberi informasi, dan keterangan.

Cara membuat footnote yang baik dan benar, harus sesuai dengan unsur penulisan dan ketentuan menulis footnote. Jadi, sebelum membuat footnote kamu harus tahu terlebih dahulu mengenai unsur penulisan dan ketentuan menulis footnote. Berikut adalah pembahasannya.

Unsur Penulisan Footnote

Sebelum menulis footnote, ada unsur penulisan yang harus ditepati. Berikut adalah unsur penulisan footnote.

  • Nama penulis atau pengarang harus ada. Tuliskan secara lengkap. Apabila penulis punya title, tidak perlu tuliskan dengan titelnya. Cukup menuliskan nama secara lengkap saja.
  • Tulis judul sumber dengan benar dan perhatikan penggunaan ejaan Bahasa Indonesia yang tepat.
  • Tahun terbit. Tuliskan juga tahun terbit pada buku yang dijadikan sebagai kutipan pada tulisan yang kamu tulis.
  • Nomor halaman kutipan. Tak kalah penting juga terkait nomor halaman mana pada buku yang kamu jadikan sebagai kutipan pada tulisan kamu.

Ketentuan Penulisan Footnote

Cara membuat footnote akan lebih mudah jika kamu tahu ketentuan-ketentuan apa saja dalam menulisnya. Berikut pembahasan mengenai ketentuan penulisan footnote.

  • Penulisan catatan kaki, diawali dengan penulisan unsur-unsur footnote. Ada nama penulis, judul, tahun terbit, dan lain-lain.
  • Untuk penulisan judul buku yang menjadi referensi, ketika dituliskan ke dalam footnote, bentukannya harus cetak miring.
  • Nama penulis ditulis lengkap, tetapi tidak perlu hingga menuliskan titelnya jika memang penulis punya titel.

Nah, itulah tadi pembahasan mengenai unsur-unsur penulisan footnote dan ketentuan penulisan footnote. Bagaimana? Mudah untuk dipahami bukan? Aturan-aturan penulisan footnote memang tidak begitu banyak, tetapi harus tetap diperhatikan.

Kamu yang penasaran tentang bagaimana contoh penulisan footnote yang baik dan benar, berikut akan dilampirkan beberapa contoh dari berbagai tulisan.

Contoh Penulisan Footnote

Berikut ini adalah contoh-contoh penulisan footnote yang sesuai dengan kaidah dan aturan penulisan.

1. Contoh Footnote dari Jurnal

Untuk penulisan footnote dari jurnal, memasukan nomor kutipan, nama penulis, judul artikel yang dalam penulisannya dicetak miring, nama jurnal, tahun terbit, dan nomor halaman.

1Andana Sutejo, “Melawan Kemiskinan dan Meningkatkan Sumber Daya Manusia”. Sistem Ekonomi, Edisi 15 Maret 2019. Hal 72.

2. Contoh Footnote dari Majalah

Untuk penulisan footnote dari majalah, memasukan nomor kutipan, nama penulis, judul artikel yang dalam penulisannya dicetak miring, nama penerbit, tahun terbit, dan nomor halaman.

1 Rian, Nazim, “Alasan Bayi Selalu Menangis Malam Hari”. Tribun, 28 Mei 2002, Halaman 26.

3. Contoh Penulisan Footnote dari Internet

Untuk penulisan footnote dari internet, memasukan nomor kutipan, nama penulis, judul artikel yang dalam penulisannya dicetak miring, URL Web, tanggal akses, dan tahun terbit.

1 Juan, Endang. “Aplikasi Penghasil Uang Terbukti Membayar.” (alamat URL), diakses pada 18 Februari 2020.

Nah, itulah tadi, beberapa contoh penulisan footnote yang pastinya membuat kamu bisa lebih paham lagi seputar apa itu footnote dan cara membuatnya.

Sebagai kesimpulan, penulisan footnote memang sangat diperlukan. Apa lagi untuk tulisan yang seukuran dengan tulisan karya ilmiah. Penggunaan footnote pada tulisan karya ilmiah, membantu pembaca untuk menemukan lebih banyak informasi dari tulisan yang tengah dibaca. Istilahnya, footnote ini seperti pemandu untuk mendapatkan lebih banyak informasi.

Menulis footnote atau catatan kaki juga, tidak bisa dilakukan sembrono dan asal jadi. Harus memperhatikan kaidah, unsur, dan ketentuan dalam penulisan footnote. Tentunya, agar tulisan lebih baik dan membawa pengaruh positif bagi para pembaca.

Membuat footnote akan lebih gampang jika dibuat menggunakan Microsoft Word. Hasil lebih rapi, tertata, dan maksimal tentunya.

Nah, itulah tadi pembahasan seputar cara membuat footnote dan tips cara membuatnya. Kamu bisa langsung mencobanya dan menerapkannya pada tulisan karya ilmiah kamu, agar hasilnya lebih maksimal lagi.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
21 Jan 2022
Pinjam kilat 20 juta!Download