Jaringan 5G di Indonesia: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya

14 Feb 2023 by kreditpintar, Last edit: 15 Feb 2023

Makin hari makin banyak orang yang membutuhkan internet. Terlebih dengan tingginya popularitas streaming musik dan video yang membutuhkan internet yang kencang. Tak mengherankan jika makin banyak yang menyambut kehadiran jaringan 5G di Indonesia.

Jaringan 5G merupakan jaringan seluler generasi ke-5 yang menawarkan kecepatan internet yang lebih cepat daripada sebelumnya. Bahkan, teknologi 5G mengklaim mampu memberikan pengalaman pengunduhan 10 sampai 20 kali lebih cepat daripada generasi sebelumnya. Kemunculan teknologi 5G dimaksudkan untuk meningkatkan kemudahan kepada pengguna internet dalam kecepatan data, koneksi jaringan yang lebih luas, dan masih banyak lagi.

Teknologi 5G ditemukan oleh seorang pria berkebangsaan Jerman bernama Michael Lemke, ahli fisika, yang juga menduduki peran penting di Huawei. Michael Lemke dikabarkan telah memulai penelitiannya sejak tahun 2016. Ia mulai mewujudkan teknologi 5G dengan melakukan penelitian di Dresden Unviersity of Technology, Jerman.

Baca juga: Apa Itu Jaringan 5G? Mari Simak Jaringan 5G di Indonesia

Bagaimana Perkembangan Jaringan 5G di Indonesia?

 Kehadiran jaringan 5G di Indonesia terjadi pada tahun 2021. Kemunculan teknologi 5G di Tanah Air dimulai oleh Telkomsel yang meluncurkan layanan 5G sejak Mei 2021. Peluncuran tersebut dilakukan setelah Telkomsel mendapatkan Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) 5G dari Kemkominfo.

Telkomsel mengklaim bahwa teknologi 5G mampu memaksimalkan kecepatan pengunduhan hingga 20 Gbps. Angka itu 20 kali lipat lebih cepat daripada generasi sebelumnya, yakni 4G yang hanya 1 Gbps. Langkah Telkomsel diikuti oleh Indosat yang menggelar layanan 5G pada Juni 2021.

Pada tahun 2022, jaringan 5G di Indonesia dinilai belum berjalan secara optimal. Penyebab utama yang melandasi ketidakoptimalan jaringan 5G di dalam negeri ialah infrastruktur yang belum memadai. Frekuensi yang tersedia untuk memberikan layanan 5G dinilai masih belum cukup.

Perbedaan Antara Jaringan 5G dengan 4G

 Teknologi 5G tentu memiliki perbedaan dengan generasi sebelumnya, yakni 4G. Berbagai kemajuan dihadirkan pada teknologi 5G demi memberikan pengalaman berinternet yang lebih baik bagi penggunanya. Adapun beberapa perbedaan antara jaringan 5G dengan 4G adalah sebagai berikut.

  1. Kecepatan Maksimal

Perbedaan paling mencolok terdapat pada kecepatan maksimal yang dihasilkan oleh teknologi 5G dengan 4G. Teknologi 4G sebenarnya mampu mencapai kecepatan maksimal sekitar 300 Mbps. Namun, realitasnya teknologi ini hanya mampu berada di angka sekitar 40 – 60 Mbps.

Angka itu berbeda jauh dengan yang dijanjikan oleh teknologi 5G. Jaringan seluler generasi kelima ini mempunyai kecepatan maksimal mencapai 1 Gbps. Bahkan, Huawei mengklaim mampu menghadirkan modem 5G dengan kecepatan optimum hingga 6,5 Gbps.

  1. Kecepatan Unggah

Proses upload atau pengunggahan data melalui internet menggunakan jaringan 4G pada umumnya mencapai 17,7 Mbps. Hal itu berada di bawah teknologi 5G yang menawarkan kecepatan pengunggahan mencapai 23,7 Mbps.

  1. Latency

Latency merupakan jangka waktu yang diperlukan data untuk sampai ke tujuan dengan satuan mili detik. Makin rendah latency, berarti makin makin jaringan tersebut. Teknologi 5G memiliki latency yang lebih rendah daripada 4G yang disebut URLLC, yakni ultra-reliable, low-latency connections.

Baca juga: Dipilih! 4 HP 5G di Indonesia yang Wajib Dimiliki

  1. Kekuatan Sinyal

Kekuatan sinyal turut menjadi perbedaan antara jaringan 5G dengan 4G. Sebaran sinyal jaringan 4G dapat dikatakan tidak beraturan dan berisiko membuang energi dan tenaga dari pemancar.

Hal itu berbeda dengan jaringan 5G karena menggunakan gelombang yang lebih pendek. Dengan demikian, sebaran sinyal jaringan 5G lebih baik, terarah, dan terhindar dari gangguan.

  1. Kecerdasan Perangkat

Teknologi 5G memiliki keunggulan dibandingkan 4G tentang kecerdasan perangkat. Teknologi 5G didesain dapat membedakan perangkat tetap dengan mobile. Hal itu karena jaringan 5G dilengkapi teknik radio kognitif yang mampu menjalankan fungsi tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan Teknologi 5G

 Setiap inovasi teknologi yang dikembangkan oleh manusia memang memiliki kelebihan jika dibandingkan temuan sebelumnya. Namun, setiap inovasi teknologi juga tidak bisa terlepas dari kekurangan. Simak ulasan kelebihan dan kekurangan jaringan 5G di bawah ini.

Kelebihan

  1. Koneksi yang Lebih Luas

Pada generasi sebelumnya, 4G hanya memiliki subcarrier spacing sebesar 15 kHz. Hal itu berbeda jauh dengan teknologi 5G yang mempunyai kapasitas yang lebih besar, yakni mencapai 100 kali. Selain itu, teknologi 5G juga memiliki kemampuan beradaptasi dengan berbagai perangkat sehingga makin banyak smartphone yang bisa terhubung.

  1. Nyaris Tidak Ada Delay

Tersedianya jaringan 5G di Indonesia memungkinkan penggunanya bisa menonton video dengan resolusi tinggi tanpa gangguan buffering. Hal itu karena teknologi ini nyaris tidak memiliki delay. Waktu delay teknologi 5G hanya 4 sampai 5 milidetik saja, bahkan dapat ditekan sampai 1 milidetik saja.

Untuk bisa menikmati video tanpa buffering, Anda dapat membeli smartphone yang mampu mengakses jaringan 5G. Kredit Pintar siap membantu Anda untuk mewujudkan impian Anda memiliki smartphone dengan jaringan 5G melalui pinjaman online tepercaya.

Baca juga: Spesifikasi HP Samsung A13, HP 5G Termurah!

  1. Mengurangi Konsumsi Energi

Kelebihan ketiga yang dimiliki oleh jaringan 5G adalah kemampuannya mengurangi trafik data sehingga dapat menghemat energi sebesar 10 %. Transmisi data yang secepat kilat turut berkontribusi besar dalam menghadirkan inovasi teknologi yang mampu mengurangi konsumsi energi.

Kekurangan

  1. Frekuensi Radio Penuh

Selama ini, spektrum radio telah dipenuhi oleh jaringan 3G dan 4G. Kehadiran jaringan 5G berpotensi menimbulkan masalah akibat sususan pita frekuensi radio yang sudah padat.

  1. Privasi dan Keamanan

Kekurangan yang bisa terdapat pada teknologi 5G adalah privasi dan keamanan. Kecepatan transmisi data berkualitas tinggi dianggap menjadi penyebab tingkat keamanan jaringan 5G menjadi lebih rentan.

  1. Daya Tembus Minim

Kekurangan berikutnya adalah minimnya daya tembus pada teknologi 5G. Pada jaringan ini, daya tembusnya bahkan lebih minim daripada jaringan seluler generasi sebelumnya. Teknologi 5G disinyalir belum optimal dalam menembus berbagai objek, seperti gedung, beton, tembok, pohon, dan semacamnya.

Teknologi 5G memang menjadi salah satu inovasi teknologi yang menguntungkan pengguna internet. Berbagai pekerjaan ataupun sekadar hiburan menjadi lebih mudah dan cepat dengan adanya jaringan 5G di Indonesia. Kendati demikian, teknologi ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang masih hangat diperbincangkan.

Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan, tidak ada salahnya untuk segera mencari smartphone terbaik yang telah mendukung teknologi 5G. Jika masih terkendala dana, Anda tidak perlu khawatir. Kredit Pintar hadir sebagai solusi untuk memberikan pinjaman online tanpa ribet demi mewujudkan impian Anda, yakni menikmati layanan 5G.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi oleh OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
15 Feb 2023
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download