8 Skill People Management Yang Penting Dikuasai!

16 Jul 2021 by Laruan

People management sebagai dasar seseorang untuk menjalankan tugas-tugas perusahaan agar terorganisasi dengan baik. 

Kemampuan tersebut sangat penting khususnya jika Sobat Pintar ingin menjadi seorang manajer karena dapat membantu Sobat Pintar untuk mengorganisasi banyak orang. Oleh karena itu, Sobat Pintar lebih mudah memberi motivasi untuk mengarahkan pegawai agar produktivitas kerjanya meningkat. 

Untuk mempermudah Sobat Pintar mengenal apa itu people management, simak penjelasan berikut ini! 

People Management
  1. Pengertian People Management

People Management, atau mengatur pegawai adalah sebuah skill dalam mengelola, mengarahkan, mengatur, memotivasi pekerja dengan tujuan meningkatkan produktivitas kerja secara maksimal. Kemampuan mengatur pegawai diperlukan oleh seseorang yang bertugas mengarahkan pegawai atau karyawan di suatu ruang lingkup perusahaan. Oleh karena itu, seorang manajer haruslah memahami konsep mengatur pegawai dengan baik. 

Tugas seorang pemimpin tidak hanya memberikan pekerjaan kepada pegawai, namun harus memahami bagaimana cara meningkatkan kinerja karyawan dengan cara yang benar.  Melalui penerapan skill mengatur pegawai, maka pegawai atau pekerja yang berada di bawah tanggung jawab Sobat Pintar bisa bekerja dengan lebih nyaman dan optimal. 

Skill mengatur pegawai membantu Sobat Pintar untuk mengarahkan pegawai dengan lebih baik dan memberi motivasi positif. Dengan begitu, Sobat Pintar telah mengurangi risiko stres yang rentan dialami pegawai karena manajemen yang tidak baik.  Tentunya kinerja pegawai yang optimal juga membawa keuntungan bagi perusahaan secara keseluruhan. 

  1. Soft Skill yang Mendukung 

Supaya mengatur pegawai bisa optimal, Sobat Pintar perlu tahu skill apa saja yang dibutuhkan untuk mendukung penerapan mengatur pegawai. Simak skill atau keterampilan dunia kerja untuk mendukung mengatur pegawai berikut!

  1. Komunikasi

Dalam dunia kerja, komunikasi yang efektif haruslah terjalin dengan seluruh pihak dalam lingkungan kerja. Seorang pemimpin yang punya keterampilan komunikasi akan lebih mudah menyampaikan informasi dan arahan kepada pegawainya. Komunikasi yang terjalin dengan baik berguna dalam menjalin kerja sama tim yang solid. 

  1. Empati

Empati membantu menjaga hubungan baik antar rekan kerja dan membuat tim lebih solid. Seorang pemimpin perlu memiliki empati untuk bisa dinilai sebagai orang yang punya kepedulian antar sesama. Tunjukan empati Sobat Pintar terhadap pegawai yang sedang menghadapi masalah, baik masalah pekerjaan atau pribadi. 

  1. Delegasi

Delegasi berarti kemampuan seorang pemimpin dalam menunjuk dan memberikan tanggung jawab kepada pegawai. Dalam proses delegasi ini, Sobat Pintar harus mengetahui mana pegawai yang tepat untuk menerima tanggung jawab dan tugas dari Sobat Pintar. Pemimpin harus menentukan tanggung jawab pekerjaan sesuai dengan kemampuan pegawai.   

  1. Tanggap pada Konflik

Dalam setiap tim kerja tentu ada kemungkinan terjadinya konflik. Sebagai pemimpin tim yang cakap, Sobat Pintar harus tanggap dalam mengatasi konflik. Jadilah penengah yang baik jika konflik terjadi dalam tim kerja Sobat Pintar. Konflik yang tidak diatasi dengan segera bisa berpengaruh buruk pada kinerja tim. 

  1. Kolaborasi

Sebagai pemimpin tim, Sobat Pintar harus bisa mengajak semua anggota tim bekerja sama dengan baik. Kolaborasi yang dimaksud bisa dengan melibatkan seluruh pegawai dalam mengambil keputusan. Dengan demikian, pegawai Sobat Pintar akan merasa ikut andil dalam meningkatkan performa perusahaan.

  1. Fleksibel

Fleksibel berarti Sobat Pintar siap menerima segala perubahan pola kerja atau kebijakan perusahaan. Tidak hanya untuk diri sendiri, Sobat Pintar juga harus mampu memberikan arahan yang jelas pada pegawai Sobat Pintar agar tidak terjadi kesalahpahaman. 

  1. Optimis dan Tegas

Seorang pemimpin yang baik bukan berarti harus memenuhi setiap keinginan pegawai tanpa pertimbangan. Pemimpin yang baik harus optimis agar bisa memotivasi dan menjadi panutan. Tegas berbeda dengan galak, tegas berarti mampu mengambil sikap yang tepat dalam setiap keadaan.

  1. Pengakuan dan Penghargaan

Skill dalam penerapan mengatur pegawai yang tak kalah penting yaitu pengakuan dan penghargaan. Pemimpin haruslah menghargai loyalitas dan kerja keras pegawai. Pegawai akan merasa semakin termotivasi jika Sobat Pintar bisa mengakui kerja kerasnya dengan baik. Berikan penghargaan berupa hadiah atau yang paling sederhana berupa ucapan terima kasih yang tulus.  

  1. Tips Meningkatkan Skill People Management

People management perlu ditingkatkan dari waktu ke waktu agar semakin optimal. Simak tips meningkatkan skill mengatur pegawai berikut ini!

  1. Menjadi Pendengar Aktif dan Memahami Umpan Balik dari Pegawai

Jadilah pendengar aktif pagi pegawai Sobat Pintar. Dengarkan apa yang ingin pegawai sampaikan dengan seksama dan pahami umpan balik dari pegawai. Sobat Pintar akan lebih mudah memahami isu atau permasalahan yang ingin pegawai sampaikan kepada Sobat Pintar. Menjadi pendengar aktif akan memudahkan Sobat Pintar menemukan solusi setiap masalah.

  1. Tidak Mencampurkan Masalah Pribadi dalam Pekerjaan

Sebagai manusia, tentunya Sobat Pintar pun mengalami masalah-masalah di luar dunia pekerjaan Sobat Pintar. Hal yang perlu Sobat Pintar ingat yaitu tetaplah berusaha profesional di lingkungan kerja. Pisahkan masalah pribadi dengan pekerjaan. Jangan melampiaskan emosi Sobat Pintar karena masalah pribadi pada pegawai Sobat Pintar. 

  1. Memahami Tingkat Kepuasan Pegawai

Kepuasan kerja pegawai sangat berpengaruh pada kemajuan dan produktivitas perusahaan. Maka dari itu, Sobat Pintar perlu memahami tingkat kepuasan kerja pegawai di bawah kepemimpinan Sobat Pintar.  Tingkat kepuasan pegawai bisa berupa, upah, lingkungan kerja, jenjang karir dan sebagainya. Buatlah survei berkala terkait hal ini. 

  1. Berikan Pujian dan Kritik Secara Objektif dan Proporsional

Sobat Pintar perlu mengetahui kinerja setiap pegawai Sobat Pintar dengan baik, berikanlah pujian dan kritik yang sesuai. Jika Sobat Pintar hanya memberikan kritik pada pegawai terus menerus, pegawai bisa menjadi tertekan bukannya termotivasi. 

Maka dari itu, Sobat Pintar perlu seimbang dalam memberikan kritik dan pujian. Sebaiknya kritikan dibarengi dengan masukan yang memotivasi. Jangan ragu untuk memuji pegawai Sobat Pintar yang telah menghasilkan pencapaian yang baik.  

  1. Berikan Kesempatan Pegawai untuk Bertanya saat Meeting

Pastikan pegawai Sobat Pintar bisa ikut terlibat dalam diskusi ketika meeting. Sebagai manajer tugas Sobat Pintar memimpin berjalannya suatu rapat. Ajak setiap pegawai terlibat dalam meeting. Berikan waktu untuk pegawai bertanya atau Sobat Pintar bisa membuka sesi tanya jawab sebelum mengakhiri rapat.

  1. Analisa Kinerja Pegawai Secara Berkala

Setiap pegawai punya kepribadian berbeda-beda. Tidak semua pegawai bisa terbuk tentang masalah atau kesulitannya dalam pekerjaan. Sebagai pemimpin Sobat Pintar perlu belajar memahaminya. Sobat Pintar perlu memantau dan menganalisa kinerja pegawai untuk mencegah pemicu stres pada pegawai. 

Menganalisa kinerja pegawai juga bisa menjadi bahan evaluasi untuk Sobat Pintar sebagai manajer. Dari hasil analisa berkala ini, Sobat Pintar bisa tahu apa yang perlu Sobat Pintar tingkatkan dalam skill mengatur pegawai Sobat Pintar.Penerapan skill mengatur pegawai tentu tidak mudah. Sobat Pintar perlu berlatih dan belajar mengelolanya dengan baik dari waktu ke waktu. Dengan latihan menerapkan skill yang tepat, maka akan meningkatkan kemampuan Sobat Pintar.  Jangan ragu meminta saran atau nasihat dari manajer yang lain yang Sobat Pintar rasa lebih kompeten untuk meningkatkan skill Sobat Pintar.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
mobile-closeKredit PintarDownload