Vaksin Kanker Serviks: Manfaat, Efek dan Harga

13 Jul 2022 by Laruan, Last edit: 13 Jul 2022

Vaksin kanker serviks atau vaksin HPV bertujuan untuk mencegah penyakit dari human papillomavirus. Berdasarkan laman Cancer.org, kanker serviks paling sering didiagnosis pada wanita berusia 35-44 tahun.

Umumnya, virus HPV ini terjadi melalui hubungan seksual, terutama mereka yang sering berhubungan seks tanpa pengaman atau sering berganti-ganti pasangan. Maka dari itu, vaksin kanker serviks adalah salah satu cara efektif untuk mencegah penularan.

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Siklus Hidup Produk? | Kredit Pintar 

Apa Itu Vaksin Kanker Serviks?

Vaksin kanker serviks memiliki fungsi untuk mencegah penyakit akibat human papillomavirus (HPV). Pada wanita, virus ini cukup berbahaya karena dapat menyebabkan kanker leher rahim, kanker vulva, kutil kelamin, anus, dan kanker vagina.

Sedangkan untuk pria, virus ini dapat menyebabkan penyakit kutil kelamin, kanker anus, hingga kanker penis.

Sayangnya, vaksin HPV tidak dapat mencegah beberapa jenis penyakit kelamin lain, jika:

  • Bakteri (gonorrhea, sipilis, dan klamidia).
  • Parasit (trikomoniasis).
  • Hepatitis B
  • Herpes genital.
  • HIV.

Perlu Sobat Pintar ingat, vaksin ini hanya berfungsi untuk mencegah terinfeksi HPV. Apabila Sobat Pintar mencari vaksin untuk menyembuhkan penyakit kelamin lain, kalian harus berkonsultasi dengan dokter ahli.

Selain itu, beberapa jenis virus ini juga berhubungan dengan kanker mulut dan tenggorokan. Jadi, vaccine ini juga melindungi Sobat Pintar dari ancaman kanker mulut dan tenggorokan.

Cara Kerja Vaksin Serviks

Perlu Sobat Pintar ketahui, terdapat 2 jenis vaksin yang dapat mengurangi ancaman kanker serviks, yaitu Bivalen dan Tetravalent.

Vaksin Bivalen

Untuk vaksin bivalen, memiliki 2 tipe virus, yaitu tipe 16 dan tipe 18. Imunisasi ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kanker leher rahim.

Vaksin Tetravalen

Vaksin tetravalen memiliki 3 tipe virus, yaitu tipe 6, tipe 11, 16, dan 18. Keempat virus tersebut sangat berguna untuk mencegah dan meminimalisir kanker serviks, kanker leher rahim, dan kutil kelamin atau biasa disebut dengan genital wart.

Berdasarkan penelitian terbaru menyatakan bahwa satu kali vaksin HPV dapat mencegah kanker serviks bagi mereka yang sudah melakukan vaksin. Maka dari itu, Sobat Pintar harus melakukan vaksin kanker serviks untuk mencegah penyakit yang berbahaya tersebut.

Prosedur Pemberian Vaksin HPV

Beruntungnya, sekarang pemerintah sudah membuat sebuah program vaksinasi untuk masyarakat Indonesia. Vaksin ini nantinya akan diberikan setiap bulan Agustus secara gratis untuk mereka yang termasuk dalam sasaran kelompok vaksin wajib.

Kelompok vaksin wajib yang sudah ditetapkan oleh pemerintah adalah :

Anak-anak: 10 – 13 tahun (2 dosis)

Remaja: 16 – 17 tahun. (3 dosis).

Untuk remaja, dosis vaksin yang harus diberikan antara dosis pertama dan kedua harus diberi jarak 1-2 bulan dan jarak antara dosis kedua dan ketiga adalah 6 bulan. Vaksin ini diyakini dapat memberikan perlindungan jangka panjang dari infeksi HPV.

Namun, jika Sobat Pintar belum pernah melakukan vaksin kanker serviks hingga berusia 26 tahun, kalian tetap bisa mendapatkan vaksin tersebut. Namun, Sobat Pintar harus melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Perlu Sobat Pintar ingat, vaksin ini tidak hanya berlaku untuk wanita saja, tetapi pria juga harus melakukan vaksin ini. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, HPV dapat menyebabkan banyak penyakit, seperti kutil, kanker anus, dan kanker tenggorokan.

Kelompok Yang Tidak Disarankan Untuk Imunisasi HPV

Berdasarkan laman CDC, mereka yang tidak boleh melaksanakan imunisasi HPV adalah ibu hamil. Mereka bisa mendapatkan vaksin pertamanya setelah proses melahirkan selesai.

Namun, apabila Sobat Pintar baru menerima dosis pertama dan baru menyadari bahwa kalian sedang hamil, ada baiknya kalian menunda dosis selanjutnya hingga proses persalinan selesai.

Selain itu, pastikan juga Sobat Pintar memberitahu kepada dokter yang bersangkutan jenis alergi apa saja yang kalian miliki sebelum melaksanakan imunisasi HPV.

Apabila Sobat Pintar juga memiliki reaksi alergi terhadap isi kandungan vaksin, maka disarankan Sobat Pintar tidak melanjutkan vaksin ini.

Baca juga: Cek Kisaran Harga Imunisasi BCG untuk Anak! | Kredit Pintar 

Apakah Imunisasi HPV Memiliki Efek?

Sama seperti obat-obatan pada umumnya, vaksin HPV juga memiliki efek samping, namun terbilang ringan. Beberapa pasien juga tidak merasakan dampak apapun setelah mendapatkan dosis pertamanya.

Namun, pada umumnya efek samping yang mereka rasakan adalah rasa sakit, pembengkakan dan kemerahan di area suntikan. Terkadang rasa pusing hingga pingsan juga terjadi setelah suntikan pertama.

Efek Samping Umum

Perempuan yang melaksanakan imunisasi HPV menyatakan merasakan:

  • Demam.
  • Nyeri di bagian lengan, jari, dan kaki.
  • Mual.
  • Kemerahan, gatal, bengkak, selulitis.
  • Sakit kepala.

Efek Samping yang Jarang

Satu dari seper sepuluh ribu perempuan yang melakukan imunisasi HPV memiliki ruam merah dan gatal (urtikaria atau biduran).

Efek Samping Langka

Kurang dari satu per sepuluh ribu perempuan menyatakan bahwa mereka kesulitan bernapas (bronkospasme).

Meskipun ini jarang terjadi, Sobat Pintar mungkin akan mengalami reaksi yang sama setelah mendapatkan vaksin. Biasanya, reaksi ini disebut dengan syok anafilaktik. Berikut adalah tanda-tanda jika Sobat Pintar mengalami syok anafilaktik:

  • Sulit bernapas.
  • Bengkak di area mata, bibir, alat kelamin, tangan, dan kaki.
  • Gatal.
  • Mata terasa sakit, merah, dan gatal.
  • Perubahan denyut jantung.
  • Mulut terasa kaku atau seperti besi.
  • Hilang kesadaran.

Namun, reaksi ini terbilang sangat langka karena perbandingannya adalah satu dari per satu juta orang. Jika Sobat Pintar merasa memiliki efek samping yang parah, ada baiknya kalian mengunjungi dokter sesegera mungkin.

Vaksin ini umumnya memiliki reaksi yang sangat ringan, jadi Sobat Pintar jangan khawatir untuk memberikan imunisasi kepada anak-anak kalian. Ini supaya anak-anak Sobat Pintar terbebas dari risiko penyakit yang lebih besar.

Apakah Vaksin HPV Mempengaruhi Kesuburan?

Sumber: Freepik / Alt Text: Apakah Vaksin HPV Mempengaruhi Kesuburan?

Mungkin banyak dari Sobat Pintar yang enggan melakukan vaksin ini karena takut mempengaruhi kesuburan kalian. Tapi, kalian jangan khawatir karena ada sebuah penelitian yang menyatakan bahwa vaksin kanker serviks adalah cara terbaik untuk memperbaiki kesuburan untuk beberapa wanita.

Setelah Vaksin HPV, Apakah Harus Melakukan Tes Pap Smear?

Selalu ingat bahwa vaksin ini bertujuan untuk mencegah kanker serviks. Jadi, Sobat Pintar harus tetap melakukan tes pap smear.

Tes pap smear sangat penting untuk seorang wanita karena untuk mendeteksi dini kanker serviks dan kondisi sel lainnya yang ada di serviks dan vagina.

Dengan melakukan tes ini, dokter bisa mendeteksi jika terlihat adanya perubahan sel yang mungkin akan berkembang menjadi kanker yang bahaya. 

Ada baiknya, tes ini mulai dilakukan sejak berusia 21 tahun atau sudah aktif berhubungan seksual. Lakukan tes ini setiap 3 tahun sekali untuk memastikan kesehatan Sobat Pintar.

Biaya Vaksin HPV

Biaya vaksin HPV ini terbilang cukup mahal, tergantung dari lokasi dan tempat rumah sakit yang kalian kunjungi.

Melihat dari daftar estimasi biaya vaksin HPV di Alodokter, biaya vaksin kanker serviks mulai dari 600.000 hingga 2.500.000.

Beruntungnya, saat ini pemerintah sudah membuat program vaksin kanker serviks secara gratis. Jadi, jika Sobat Pintar memiliki masalah biaya, kalian bisa mengikuti program yang telah dibuat oleh pemerintah ini.

Baca juga: Jadwal Imunisasi Bayi di Puskesmas Terlengkap! | Kredit Pintar 

Vaksin Kanker Serviks Untuk Kesehatan Bersama

Jaga kesehatan Sobat Pintar dengan melakukan vaksin kanker serviks secepatnya. Ingat, kesehatan adalah aset penting dan sangat mahal. Jangan karena takut dengan alat suntik kalian malah menghindari vaksin ini, ya.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
13 Jul 2022
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download