Cara Ternak Ayam Modal 1 Juta untuk Pebisnis Pemula

21 May 2022 by Laruan, Last edit: 29 May 2022
ternak ayam modal 1 juta

Meningkatnya pesanan ayam potong di pasaran semakin membuat bisnis ternak ayam kian terlihat menjanjikan. Tak perlu modal banyak, ternak ayam modal 1 juta saja sudah bisa dilakukan bahkan oleh para pemula.

Meskipun begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar proses ternak bisa berjalan dengan lancar dan dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah. Ingin tahu bagaimana cara ternak ayam dengan modal hanya Rp1 juta? Yuk intip selengkapnya di bawah ini!

Baca juga: Cara Ternak Lele Untuk Pemula, dan Cari Modal

Hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Ternak Ayam Modal 1 Juta

Sebelum memulai untuk beternak ayam, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, seperti:

1. Modal

Modal adalah hal pertama yang perlu disiapkan sebelum memulai usaha. Modal ini sangat berkaitan erat dengan jumlah indukan yang nantinya ingin diternakkan. Semakin banyak modal, maka akan semakin banyak indukan yang akan didapatkan.

Untuk memilih indukan, pilihlah indukan berbadan besar yang bisa dilihat dari kakinya. Pilihlah indukan dengan kaki yang kekar karena akan menghasilkan anakan yang baik. Selain indukan, agar bisa kawin juga harus disediakan pejantan.

Harga calon indukan di pasaran rata-rata adalah Rp50 ribu per ekor, namun bisa kurang bisa juga lebih tergantung dari kualitasnya. Sebaiknya belilah indukan di peternak langsung, jangan di pedagang pasar karena hanya ternak ayam modal 1 juta.

2. Kandang

Untuk beternak ayam, dibutuhkan area kandang yang cukup agar ayam bisa berkembang biak dengan baik. Oleh sebab itu, jika hendak ternak dalam jumlah besar harus disiapkan lahan khusus untuk kandang ayam.

Agar biaya pembuatan kandang lebih hemat, kayu atau bambu bekas bisa dimanfaatkan. Kawat loket juga bisa digunakan untuk mempercepat pembuatan kandang, namun tentunya modal yang dikeluarkan akan lebih besar.

Adapun harga kawat loket umumnya berkisar antara Rp70 – Rp80 ribu. Untuk menciptakan kandang yang baik, perhatikan tingkat kelembapan, suhu, ventilasi, serta kebersihannya. Dengan kandang yang baik, ayam akan tumbuh lebih besar, gemuk, dan tentunya jauh dari penyakit.

Cara Ternak Ayam Modal 1 Juta

ternak ayam modal 1 juta

Setelah mempersiapkan beberapa hal di atas, langkah selanjutnya adalah mengikuti langkah-langkah beternak ayam yang tepat. Namun sebelumnya, berikut rincian biaya ternak ayam secara keseluruhan:

KebutuhanJumlahHargaTotal
Calon indukan10Rp50.000,00Rp500.00,00
Kandang bambu2Rp50.000,00Rp100.000,00
Pakan (konsentrat, jagung, bekatul)Rp400.000,00Rp400.000,00
Total KeseluruhanRp1.000.000,00

1. Memilih Indukan dan Pejantan

Meskipun tadi sudah dijelaskan secara singkat mengenai pemilihan indukan, masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Untuk ayam kampung dan ayam petelur, umumnya indukan baru bisa bertelur setelah 5 bulan. Sedangkan untuk ayam broiler baru bisa bertelur setelah usia 8 bulan.

Saat hendak membeli indukan ayam, tanyakan terlebih dahulu apakah ayam tersebut sudah pernah bertelur atau belum. Indukan ayam yang belum pernah bertelur akan memiliki masa telur yang lebih lama.

Untuk pejantan, agar hasil kawin menjadi lebih bagus, pilihlah yang usianya sedikit lebih tua. Adapun perbandingan antara pejantan dan indukan yang ideal adalah 1 : 5, yaitu satu ekor pejantan mengawini 5 ekor indukan. Semakin sedikit perbandingan indukannya akan semakin baik.

Baca juga: 4 Perbedaan Ayam Kampung dan Ayam Negeri!

2. Pengawinan

Saat baru pertama membeli indukan, jangan dahulu disatukan dengan pejantan. Indukan yang siap kawin bisa ditandai dari suara “ngekek” yang berulang-ulang. Satukan indukan yang sudah siap kawin sesegera mungkin dengan pejantan. Siapkan tempat untuk bertelur.

Buat tempat bertelur di kondisi lingkungan yang hangat, seperti di atas tanah. Lingkungan sekitar area bertelur yang hangat bisa mempercepat penetasan telur. Semakin cepat penetasan telur akan semakin cepat indukan bisa dikawinkan kembali.

Dengan begitu, ternak ayam modal 1 juta bisa dimaksimalkan. Khusus untuk ayam petelur, karena yang dijual adalah telurnya, maka saat telur sudah dikeluarkan tidak perlu melalui proses pengeraman dan penetasan telur.

3. Penetasan Telur

Mengenai tempat bertelur atau tarangan harus dibuat sebaik mungkin untuk mencegah telur tidak menetas atau bahkan anakan yang telah menetas lalu mati. Jika tidak yakin dengan hal tersebut, bisa juga menyediakan mesin penetasan telur ayam.

Mesin ini bisa menetaskan telur dengan cara pengaturan suhu yang lebih stabil jika dibandingkan tarangan. Jika memakai mesin ini, gunakan suhu 37 – 38 derajat dengan kelembaban 50% – 60%. Setelah 3 hari menjelang menetas, turunkan suhu 0,5 derajat dan naikkan kelembaban 60% – 70%.

Karena akan ternak ayam modal 1 juta, pertimbangkan kembali sebelum membeli mesin tersebut.

4. Pemeliharaan Anak Ayam

Setelah telur menetas, pisahkan anak ayam dengan induknya kemudian masukkan ke dalam oven khusus ayam. Istirahatkan indukan yang sudah bertelur selama 1 minggu, jika suaranya sudah menandakan siap kawin dapat langsung dikandangkan dengan pejantan.

Pemberian pakan anak ayam juga harus disesuaikan dengan usianya. Untuk jenis pakan yang diberikan dibagi ke dalam tiga jenis pakan, yaitu:

  1. Usia 0 – 60 hari (Starter)
  2. Usia 61 – 90 hari (Grower)
  3. Usia 91 ke atas (usia bertelur atau siap panen)

Pada tahap ketiga itulah ayam bisa dijadikan indukan atau dijual sebagai ayam pedaging. 

5. Antisipasi Penyakit

Ada banyak penyakit yang bisa menjangkiti ayam, mulai dari kotoran putih, tetelo, kotoran hijau, snot, dan yang lainnya. Agar bisa memperkecil kerugian karena ayam yang berpenyakit, sebaiknya lakukan antisipasi dengan menyemprotkan cairan Rodalon.

Cairan tersebut dapat digunakan untuk membunuh bakteri dalam kandang, bakteri yang menyerang ayam, dan lain sebagainya. Meskipun berupa cairan pembasmi penyakit, Rodalon sangat aman untuk hewan ternak karena meskipun terkena pakan tetapi tidak berbahaya.

Jika ayam sudah terlanjur terjangkit penyakit, segera pisahkan ayam tersebut dengan yang lainnya. Ayam dengan gejala penyakit bisa dilihat dari nafsu makannya yang melemah, bulu turun ke bawah, dan lebih mengantuk atau diam seperti tidur.

Gunakan ramuan herbal untuk mengobati ayam yang berpenyakit agar lebih aman jika daging dikonsumsi.

6. Panen

Ayam pedaging yang sudah siap dipasarkan dan layak dikonsumsi setidaknya sudah berumur 6 bulan atau sekitar 24 – 25 minggu. Untuk berat rata-rata ayam yang sudah siap panen adalah sekitar 1 – 2 kilogram per ekor.

Saat sudah masuk usia panen tersebut, sebaiknya segera jual jika memang ditujukan sebagai ayam pedaging.

Untuk harga pasaran sangat tergantung dengan kondisi pasar dan keadaan peternakan. Namun, umumnya satu ekor ayam dijual dengan harga Rp50 – Rp100 ribu tergantung beratnya. Untuk pengemasan bisa dijual secara hidup-hidup di dalam kandang atau bisa juga dipotong.

Baca juga: Cara Berkembang Biak Ayam dan Tahapan Pertumbuhannya

Meskipun hanya ternak ayam modal 1 juta, usaha ini bisa menjadi lebih besar jika berhasil dalam pemasaran. Yang dibutuhkan hanya tekad dan semangat untuk bisa mengembangkan usaha menjadi lebih besar lagi. 

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

29 May 2022
Pinjam kilat 20 juta!Download