Cara Ternak Lele Untuk Pemula, dan Cari Modal

07 Feb 2021 by Andro
Ternak lele

Ternak lele merupakan salah satu peluang bisnis menguntungkan yang dapat Anda manfaatkan. Tapi bagaimana dengan pemula? Bisa? Lantas, bagaimana cara ternak lele bagi pemula?

Ikan kaya akan nutrisi dan baik untuk kesehatan manusia.

Beberapa kandungan dalam ikan adalah:

  • 15,6 gram protein dapat memenuhi kebutuhan asam amino manusia.
  • 40% vitamin B-12 dapat digunakan untuk memecah zat makanan menjadi energi.
  • 875 mg asam lemak Omega-6 dan 220 mg asam lemak Omega-3 dapat digunakan untuk menjaga kesehatan fungsi jantung.
  • 122 kalori,
  • 6,1 gram lemak (rendah lemak).
  • Merkuri rendah.

Untuk itu, tak heran jika permintaan ikan segar tak kunjung turun. Ini juga menjadi kesempatan bagi mereka yang berminat untuk memulai usaha ternak lele.

Cara Ternak Lele Untuk Pemula

Tidak sulit menjalankan usaha budidaya ikan. Benihnya juga mudah didapat. Namun demikian, tetap perlu dijalankan dengan cermat dan konsisten agar bisnis dapat berjalan dengan sukses.

Nah, bagi Anda pemula, ikuti cara ternak lele berikut ini:

1. Pembuatan Kolam

Kolam ikan bisa dibuat dari tanah, terpal atau semen, dan ukurannya sangat besar.

Sebelum melakukan pembibitan, harus menunggu beberapa hari agar terbentuknya lumut dan fitoplankton agar air kolam tidak menjadi keruh. Jaga jarak yang cukup dalam dari permukaan air untuk mencegah ikan kepanasan dan kematian. Suhu air yang disarankan adalah 20 hingga 280C.

Tambahkan tanaman seperti eceng gondok atau talas untuk menyerap racun pada air kolam dan memberi keteduhan.

2. Bibit Berkualitas

Bibit ikan lele yang berkualitas memiliki beberapa ciri fisik yaitu:

  • Jantan: Perutnya ramping, tulangnya rata, warnanya lebih gelap, dan alat kelaminnya tajam.
  • Betina: Perut lebih besar dari punggung, kepala menonjol, bergerak perlahan, dan alat kelamin berbentuk bulat.

Selain itu benih lele yang berkualitas akan lebih lincah dan agresif saat memberi pakan

3. Proses Kawin

Perhatikan ciri-ciri ikan, inilah ikan yang siap kawin dari jenis kelaminnya. Alat kelamin jantan akan berwarna merah dan alat kelamin betina akan berwarna kuning.

Setelah itu telur yang telah dibuahi akan tinggal di sarang selama 24 jam.

Setelah itu telur akan menetas dan menjadi anakan yang siap dipisahkan.

4. Reproduksi

Sebelum dipindahkan, siapkan satu ember berisi air kolam untuk menampung benih ikan. Hal ini penting dilakukan agar benih ikan tidak tahan tekanan yang bisa berujung pada kematian.

Jika sudah siap, kurangi air kolam sekitar 10 sampai 20 cm pada malam atau pagi hari, dan taruh ember di kolam. Tunggu hingga 24 jam agar benih ikan beradaptasi dengan kolam.

5. Pemeliharaan

Poin-poin berikut harus diperhatikan dalam pemeliharaan ikan:

  • Pengelolaan air

Jangan mengganti air kolam sebelum panen, agar air kolam tidak tetap tenang saat ikan masih bayi.

Saat menguras kolam renang, jangan gunakan cara sirkulasi, karena akan mengurangi keasaman air kolam renang.

Anda bisa menambah air kolam, asalkan benih ikan sudah diberi makan dan dilanjutkan secara bertahap.

  • Pemberian Makan

Pakan ikan bisa berupa pellet, keong, plankton, cacing, atau konsentrat 781-1 yang sangat dibutuhkan ikan.

Beri makan 3 kali pada jam 7 pagi, 5 sore dan 10 malam setiap hari.

Jika ikan lele yang lincah mengangkat kepalanya, harap berikan pakan tambahan.

Sebaliknya, beri makan setelah matahari terbit untuk mencegah polusi air yang tercemar rusak di bawah sinar matahari.

Jangan memberi makan saat hujan karena akan mencemari asam pada pakan di kemudian hari.

  • Pencegahan hama

Gunakan penghalang untuk mencegah hewan liar memasuki kolam.

Beri juga obat khusus untuk menghindari penyakit.

6. Panen Siap untuk Dipisahkan

Ikan lele bisa dipanen setelah tiga bulan. Saat ikan siap dipanen, warna air kolam akan berubah menjadi merah.

Ukuran ikan lele yang akan dipanen sekitar 5-7 cm atau 9-12 cm. Sortir dengan hati-hati. Jika sudah, harap bersihkan kembali untuk dihuni bibit lele yang baru.

7. Dapatkan Modal Usaha, Pinjaman Online Cepat Cair

Mengumpulkan modal usaha tidak hanya membutuhkan banyak tenaga ke sana-sini untuk mendapatkan pinjaman. KreditPintar.com hadir memberikan pinjaman online cepat cair, jadi Anda bisa mengajukan pinjaman modal secara online!

Dengan menyediakan aplikasi yang dapat digunakan untuk pinjaman modal usaha bagi para pelaku bisnis di seluruh Indonesia, KreditPintar.com  berharap dapat turut serta mendorong perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah di Indonesia.

UMKM merupakan bagian penting dari suatu negara dan perekonomian Indonesia. Bahkan banyak UMKM yang dinilai memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat.

Selain membantu negara atau pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja baru, banyak unit kerja baru yang tercipta melalui sektor usaha ini, dan unit-unit tersebut telah memanfaatkan orang-orang baru yang dapat menopang pendapatan keluarga.

Jika Anda membutuhkan modal usaha untuk menunjang bisnis Anda, tidak perlu khawatir dan ragu. Ajukan pinjaman online cepat cair melalui Kredit Pintar sekarang. Dengan bantuan teknologi terkini yang Anda miliki, kini Anda tidak perlu repot lagi mencari modal usaha dan bunga yang sesuai dengan profil Anda.

Selain itu, bunga Kredit Pintar sangat rendah. Dengan begitu, Anda tidak akan menanggung bunga yang terlalu besar yang justru akan menambah beban Anda saat mengajukan pinjaman modal.

Anda hanya perlu memasukkan jumlah nominal dan permintaan pinjaman yang akan diajukan. Setelah itu yang harus Anda lakukan adalah mengisi beberapa data yang berkaitan dengan informasi pribadi, seperti nama lengkap, jenis kelamin, tanggal lahir, alamat dan juga nomor telepon.

Setelah itu, KreditPintar.com akan menghubungi dan memberikan rekomendasi pinjaman modal usaha yang sesuai dengan jumlah dan jenis persyaratan yang Anda cantumkan sebelumnya.

Dengan cara ini, Anda akan mendapatkan pinjaman online cepat cair yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial Anda.

Inilah cara yang bisa Anda tempuh sebelum memulai usaha ternak lele dan saat menjalankan usaha perikanan. Dengan menerapkan semua teknik di atas maka usaha ikan akan lebih mudah berkembang dan meningkatkan omzet. Sebelum menjalankan bisnis ternak lele ini, jangan lupa untuk merencanakan keuangan Anda dengan matang.

Baca Juga:

Ternyata Begini Cara Mengatasi Rambut Rontok

Lebih Efisien Dengan Galaxy A01, Hp Samsung Untuk Belajar Online

mobile-closeKredit PintarDownload