Cara Berkembang Biak Ayam dan Tahapan Pertumbuhannya

24 Jan 2022 by Laruan, Last edit: 05 Aug 2022

Ayam memiliki nama latin gallus domesticus. Dalam kehidupan sehari-hari, kita biasa memanfaatkan telur ataupun daging dari ayam. Sementara itu, cara berkembang biak ayam dilakukan dengan bertelur.

Brood Of Hen

Dalam kingdom animalia, perkembangbiakan hewan terbagi menjadi tiga kelompok yaitu ovipar, vivipar, dan ovovivipar. Ayam termasuk dalam kelompok ovipar. Dalam hal ini, cara berkembang biak ayam dilakukan dengan bertelur. 

Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai cara berkembang biak ayam dan pertumbuhannya. Tahap perkembang biakan dimulai dari pembuahan hingga ayam berhasil menetas dan tumbuh.

Berikut Ini Cara Berkembang Biak Ayam dan Tahapan Pertumbuhannya hingga Dewasa

  1. Cara Berkembang Biak Ayam
Ayam Coklat Dan Hitam Dengan Peep Of Chick Outdoor

Sumber: pexels.com

Pada umumnya, ayam betina dapat mulai berkembang biak ketika memasuki usia 5 hingga 7 bulan. Sementara itu, dalam hal frekuensi bertelur, ayam dipengaruhi oleh musim dan usia.

Baca juga: Mengenal Teknik Hidropinik NFT untuk Budidaya Sayur

Pada hewan, proses perkembangbiakan dimulai dengan terjadinya pembuahan. Dimana sel telur dan seperma akan bertemu dan membentuk zigot. Dari zigot itulah akhirnya menjadi sebuah telur.

Sebelum menjadi telur, zigot disimpan dalam tubuh ayam betina. Zigot tersebutlah yang akhirnya menjadi embrio. Embrio yang pada akhirnya ditutupi oleh cangkang, dan disebut sebagai telur.

Proses zigot menjadi telur dalam tubuh ayam betina biasanya memakan waktu 24 hingga 26 jam. Setelah itu, ayam dapat bertelur. Akan tetapi, uniknya ayam akan bertelur pada pagi hari, bukan malam hari. Induk ayam dewasa mampu bertelur hingga 12 belas butir

Setelah bertelur, ayam betina bisa langsung membentuk telur baru tanpa adanya pembuahan lagi. Sebab pada tubuh ayam betina masih tersisa seperma ayam jantan. Hal ini yang kemudian membuat ayam betina dapat melakukan fertilisasi telur hingga seminggu kemudian.

Ketika telah dikeluarkan dari badan induknya, telur tidak dapat langsung menetas. Telur membutuhkan proses inkubasi sebelum akhirnya menjadi anak ayam.

Proses inkubasi atau pengeraman telur biasanya memakan waktu sekitar 21 hari. Selama proses berlangsung, telur membutuhkan suhu yang sama dengan suhu tubuh induknya.

  1. Ayam Bisa Bertelur Meskipun Tidak Dibuahi

Ayam betina dapat terus memproduksi telur walaupun tidak terjadi proses pembuahan. Akan tetapi, telur tanpa proses pembuahan ini nantinya tidak dapat menetas. Telur ini yang kemudian disebut sebagai telur infertil. 

Kondisi ini sama dengan ayam ternak. Dimana ayam betina dipisahkan dari ayam jantan dan sengaja dipelihara untuk diambil telurnya. Maka dari itu, telur yang sering kita temui di pasar merupakan telur infertil.

Walaupun begitu, tidak menutup kemungkinan untuk menemukan telur hasil pembuahan di pasar. Akan tetapi tidak perlu khawatir akan menetas. Sebab telur hanya akan menetas ketika suhu disekelilingnya hangat.

Baca juga: 10+ Usaha Sampingan di Desa yang Menguntungkan

  1. Tahapan Pertumbuhan Ayam

Seperti halnya makhluk hidup lainnya, ayam harus melewati tahap pertumbuhan hingga dapat bertelur.  Beberapa fase pertumbuhan ayam dapat dibagi sebagai berikut:

  1. Telur atau Zigot

Sama halnya dengan unggas lainnya, ayam terlebih dahulu berasal dari telur. Telur dalam hal ini berfungsi sebagai tempat organis yang menampung zigot. Dimana di dalam cangkangnya, sebuah embrio berkembang hingga dapat bertahan hidup sendiri. 

Embrio tersebut kemudian akan menetas setelah beberapa saat, biasanya 21 hari. Sebelum dapat menetas, telur harus diinkubasi terlebih dahulu. Inkubasi biasanya dilakukan secara alami oleh ayam, ataupun dengan alat berupa inkubator. 

  1. Anak Ayam
Foto stok gratis anak ayam, ayam, belum tua

Sumber: pexels.com

Setelah telur menetas, anak ayam yang abru saja ditetaskan masih membutuhkan suhu hangat. Oleh karena itu, biasanya peternak memindahkan mereka ke ruangan khusus. 

Kemudian, setelah berumur sekitar 3 hari, anak ayam baru dapat dikenali. Anak ayam jantan biasanya memiliki pertumbuhan bulu lebih lambat, dibandingkan betina. Bulu pada ayam berumur 3 sampai 5 hari biasanya masih terlihat seperti jarum, dan belum lebat.

Anak ayam yang masih kecil ini, biasanya akan diasuh dulu oleh induknya sebelum memasukia usia dewasa. Lamanya pengasuhan induk ayam ke anaknya ini sekitar 65 hari.

  1. Ayam Dewasa

Ayam yang telah melewati fase anak, kemudian masuk pada tahap dewasa. Fase dewasa pada ayam sekaligus menandakan bahwa ia memasuki tahap reproduksi awal. Jika melihat umurnya, ayam betina memulai pembuahan dan mempunyai cukup telur pada usia 7 sampai 8 bulan.

Ayam dewasa yang sehat umumnya dapat dilihat dari ciri-ciri tubuhnya. Ayam sehat akan memiliki mata yang bersinar, kaki yang bersih dan kering, serta bulu mengkilap. 

Jika ayam tidak memiliki ciri tersebut maka wajib dipantau kesehatan ayamnya. Sebab, ayam yang sehat akan menghasilkan telur yang banyak dan berkualitas.

Kesimpulannya, ayam merupakan hewan dalam kelompok ovipar. Ayam dapat bertelur walaupun tidak dibuahi. Akan tetapi, jika membutuhkan telur untuk ditetaskan, telur tersebut harus hasil dari pembuahan.

Sama halnya dengan hewan dalam kelompok ovipar, cara berkembang biak ayam melalui telur. Agar dapat menetas dengan sempurna, telur harus melalui proses inkubasi selama 21 hari. Hingga pada akhirnya dapat menjadi anak ayam.

Baca juga: Mudah Banget! Cara Bikin Bonsai Kelapa Sendiri

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
05 Aug 2022
Pinjam kilat 20 juta!Download