Resiko Investasi yang Harus Dipahami Investor Pemula

24 Sep 2021 by Kredit Pintar., Last edit: 20 Sep 2022

Sebagai investor pemula yang sedang bersemangatnya untuk melakukan investasi di berbagai jenis pasar modal. Mereka kerap lupa dan abai terhadap resiko-resiko yang ada dibalik nama investasi. Resiko secara makna berarti sesuatu yang tidak diharapkan terjadi sebelumnya. Apapun jenis investasinya pasti memiliki resiko, resiko bisa berupa resiko besar dan resiko kecil. Bahkan jika kita memilih investasi melalui tabungan deposito di bank, investasi pada bunga deposito pun masih memiliki resiko. 

Resiko Investasi yang Harus Dipahami Investor Pemula

Dalam banyak kelas saham, pasti mengatakan bahwa setiap yang memiliki high return pasti memiliki high risk dan yang resikonya kecil pasti memiliki keuntungan yang kecil juga. Namun, bukan hanya itu yang perlu diketahui dalam dunia investasi. Terdapat banyak hal yang harus dipahami secara mendalam termasuk risiko investasi yang mungkin terjadi di masa depan. Dengan demikian, kita dapat mencari solusinya. 

Jenis produk investasi di pasar modal

Sebagai investor, kita berhak menentukan kemana uang kita akan diinvestasikan. Jenis produk pasar modal mana yang cocok dengan keuangan kita. Semua hal tersebut harus dipertimbangkan dengan matang. Karena seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa setiap jenis produk investasi memiliki resiko dan kelebihannya sendiri.

Berikut adalah jenis-jenis produk investasi di pasar modal beserta kelebihan dan resiko yang dimilikinya. 

  1. Saham

Saham adalah produk investasi yang menandakan kepemilikan perusahaan.  Menurut BEI, saham adalah tanda keikutsertaan seseorang dengan modal yang dimilikinya ke dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Berdasarkan pengertian tersebut, apabila kita membeli sejumlah saham pada suatu perusahaan maka kita dianggap sebagai salah satu pemilik perusahaan tersebut. Besarnya jumlah saham yang dibeli menunjukkan besarnya kepemilikan kita di dalam perusahaan tersebut. 

Apabila kita memiliki saham di suatu perusahaan, maka kita berhak atas penghasilan perusahaan tersebut termasuk klaim atas barang dan aset perusahaan dan berhak untuk ikut serta dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).

Saham dikenal sebagai salah satu produk pasar modal dengan pendapatan tahunan yang besar. Dengan besarnya keuntungan yang diperoleh, maka dapat dipastikan jenis investasi ini memiliki resiko yang tinggi. Tapi, untuk saat ini kita dapat memilih berbagai jenis saham untuk berinvestasi karena modal investasi yang semakin terjangkau. Bahkan sekarang kita sudah bisa mulai membeli saham hanya dengan modal Rp.100.000,-. Terdapat sebanyak 709 emiten yang saat ini sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia, kita dapat memilih salah satu diantaranya. 

Kelebihan produk saham

Sebagai salah satu produk pasar modal, saham memiliki dua kelebihan utama. Pertama adalah berupa keuntungan deviden. Dividen merupakan pembagian hasil yang diperoleh dari keuntungan perusahaan kepada para pemilik saham. Dividen dibagikan apabila perusahaan tercatat menghasilkan keuntungan. Jika tidak maka tidak ada dividen yang diterima.  Keuntungan kedua, yaitu dari capital gain. Capital gain diperoleh dari selisih nilai saham ketika penjualan dan pembelian. Kita akan mendapatkan keuntungan jika harga saham saat dijual lebih tinggi dari pada saat kita membelinya. 

Risiko investasi saham

Meskipun terlihat memberikan keuntungan yang menjanjikan, selaku investor kita harus tetap memahami berbagai resiko pada produk saham ini. Secara umum, resiko utama dari produk saham adalah capital loss,likuiditas dan risiko kebangkrutan. 

Capital loss adalah kebalikan dari capital gain. Resiko ini terjadi ketika harga jual saham lebih rendah daripada harga belinya. Jika selisihnya terlalu besar, maka kita juga akan kehilangan modal dalam jumlah besar. Hal ini dapat meningkatkan resiko stress pada investor, khususnya pemula. Maka perlu, perhitungan matang untuk melakukan investasi di produk saham. 

Selanjutnya, yaitu risiko likuiditas dimana perusahaan kesulitan dalam menyediakan uang tunai dalam periode waktu tertentu. Hal ini mengakibatkan investor menjadi kesulitan untuk menjual sahamnya. Hal ini dapat terjadi sebagai akibat menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan tersebut, dan semakin merosotnya nilai saham serta tidak adanya kemungkinan saham tersebut untuk berkembang.

Terakhir adalah resiko kebangkrutan, hal ini bahkan bisa menyebabkan investor kehilangan semua uangnya. Kondisi ini terjadi ketika perusahaan tiba-tiba mengumumkan untuk berhenti beroperasi karena dinyatakan bangkrut oleh pengadilan.

  1. Obligasi (surat utang)

Bagi investor pemula, produk pasar modal ini mungkin masih terdengar asing. Jika berinvestasi disini, berarti kita harus membeli surat utang yang dikeluarkan oleh negara atau pihak swasta. Surat utang ini dapat bersifat jangka pendek atau panjang dan dapat dipindahtangankan. 

Obligasi berisi janji dari pihak yang mengeluarkan untuk memberikan imbalan berdasarkan bunga dalam jangka waktu tertentu. Didalamnya juga terdapat pernyataan bahwa pihak penerbit akan melunasi pokok utang pada waktu yang telah disepakati kepada pembeli surat utang tersebut. Investasi obligasi tergolong investasi yang memiliki resiko sedang dengan keuntungan yang lebih tinggi dari bunga bank.

Kelebihan investasi obligasi

Terdapat dua keuntungan yang dapat diperoleh jika berinvestasi pada produk obligasi. Pertama, investor akan memperoleh pembayaran berupa bunga bank berdasarkan waktu yang telah ditentukan. Baiknya, bunga ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan menabung di bank konvensional. Pendapatan ini dikenal sebagai kupon obligasi dikalangan para investor, dimana tingkat bunganya berada lebih tinggi dari tingkat bunga Bank Indonesia. 

Keuntungan kedua adalah penjualan surat utang saat nilai jualnya sedang naik tajam. Hal ini hampir sama dengan capital gain pada produk saham. Hanya saja, yang dijual adalah surat utang.

Risiko investasi obligasi 

Jika dibandingkan dengan saham, obligasi memiliki tingkat resiko yang lebih kecil. Pergerakan saham pun dinilai lebih fluktuatif jika dibandingkan dengan surat utang ini. Bahkan jika membeli obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah, maka akan nyaris tanpa risiko

  1. Reksa Dana

Reksa Dana adalah produk pasar modal yang paling cocok untuk investor pemula.

Reksa Dana dikelola oleh sebuah manajer investasi yang memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini akan memudahkan investor untuk mengelola uangnya tanpa perlu terus memantau pergerakan saham. Apalagi jika belum memiliki pemahaman yang cukup tentang dunia investasi serta memiliki modal yang kecil.

Risiko investasi reksadana

Resiko yang dapat terjadi pada reksadana adalah berkurangnya nilai unit penyertaan sebagai akibat dari turunnya harga Efek yang masuk dalam portofolio reksa dana, resiko likuiditas (sama seperti yang terjadi pada produk saham), dan terakhir resiko wanprestasi yaitu ketika perusahaan asuransi yang menjamin kekayaan reksa dana tidak mau membayar ganti rugi apabila terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.

Investasi crypto

Selain pasar modal terdapat jenis investasi lain yang sedang digandrungi oleh banyak orang saat ini, yaitu investasi cryptocurrency atau crypto. Bitcoin adalah investasi yang paling terkenal di Indonesia hingga saat ini. Investasi cryptocurrency menawarkan keuntungan yang besar (high return). Namun dibalik itu semua, metode investasi ini memiliki resiko yang cukup tinggi.

Resiko yang dapat dialami investor ketika melakukan investasi crypto adalah tidak adanya jaminan aset dari investasi yang dilakukan, harga uang digital ini sangat fluktuatif sehingga bisa menjadi transaksi yang spekulatif, memiliki potensi penipuan dan penggelapan karena tidak adanya jaminan aset tadi. 

Demikian beberapa informasi terkait risiko investasi. Secara garis besar, untuk memulai investasi dengan keuntungan besar tentu memerlukan modal. Sayangnya, tidak semua orang memiliki modal ini. 

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi dan tips lain yang bermanfaat.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
20 Sep 2022
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download