Panduan Pinjam Uang di Bank dan Online

12 Jul 2023 by Kredit Pintar., Last edit: 12 Jul 2023

Saat membutuhkan dana tambahan, opsi pinjam uang kerap menjadi pilihan. Saat ini, masyarakat bisa lebih mudah mengakses layanan pinjam uang di bank karena telah tersebar di seluruh Indonesia. Tak hanya itu, munculnya layanan pinjaman uang online juga menjadikan masyarakat Indonesia memiliki lebih banyak pilihan selain pinjaman bank. Meskipun sama-sama menyediakan layanan pinjaman, nyatanya kedua penyedia pinjaman tersebut memiliki persyaratan dan kebijakan yang berbeda. Sebelum memutuskan, pahami panduang singkatnya berikut ini.

pinjaman uang online

Pinjam Uang di Bank

Saat pinjam uang di bank, calon nasabah umumnya akan diminta untuk mendatangi kantor cabang terdekat, mengisi formulir pengajuan pinjaman, melengkapi sejumlah berkas pengajuan pinjaman, kemudian menghubungi pertugas terkait untuk mengajukan pinjaman. Selain itu, umumnya bank konvensional memiliki beragam pilihan pinjaman sesuai kebutuhan nasabah, seperti; kredit pembelian properti, kredit kepemilikan rumah atau gedung, pinjaman usaha, dan lain-lain dengan jumlah pinjaman besar beserta tenor yang dapat berlangsung lebih dari 12 bulan. Nantinya, pihak bank akan melakukan pemeriksaan data calon nasabah dan melakukan verifikasi ke tempat tinggal yang nantinya menentukan besaran pinjaman yang dapat disetujui oleh pihak bank. Selama pinjaman berlangsung, nasabah akan dikenai bunga bulanan yang dibayarkan pada saat jatuh tempo pinjaman. Kendati demikian, cermati berbagai biaya tambahan yang mungkin harus dibayarkan nasabah saat pembayaran pinjaman. 

Pinjaman uang online

Pinjaman Uang Online 

Sesuai namanya, pinjaman uang online adalah jenis pinjaman dana yang diakses secara online. Dengan kata lain, online yang dimaksud di sini adalah akses melalui aplikasi. Saat ini, ada banyak pilihan pinjaman online yang dapat diakses melalui aplikasi mobile. Dengan memilih pinjaman uang online, pengguna bisa mendapatkan pinjaman dalam bentuk pembayaran maupun uang tunai. Namun, perlu diingat bahwa umumnya pinjaman tersebut memiliki limit yang lebih rendah dibandingkan pinjaman dari perusahaan perbankan sebab seringkali peminjam tidak memiliki kewajiban menyerahkan aset untuk jaminan pinjaman pada saat pengajuan. Oleh karenanya, banyak masyarakat yang sepakat bahwa pinjaman tersebut cocok untuk memenuhi kebutuhan yang tak terencana. Di samping berbagai kelebihannya, sayangnya pinjaman online sering dijadikan sebagai modus penipuan. Setiap tahunnya, OJK senantiasa mengumumkan puluhan hingga ratusan pinjaman online ilegal yang berhasil ditutup karena tidak memenuhi persyaratan sebagai pinjaman online resmi sehingga dapat dikategorikan sebagai tindak penipuan.  

Tips Menghindari Penipuan

Berkaitan dengan paragraf sebelumnya, kami menghimbau kamu untuk senantiasa berhati-hati terhadap adanya kemungkinan penipuan dengan modus pinjam uang di bank maupun pinjaman uang online. Oleh karenanya, berikut ini adalah berbagai tips untuk menghindari penipuan. 

Pinjam uang di bank

1. Pastikan penyedia pinjaman terbukti berdiri dengan badan hukum

Dengan terdaftarnya penyedia pinjaman sebagai badan hukum, penyedia pinjaman akan diminta untuk memenuhi regulasi sebagai perusahaan resmi. Sehingga, dengan adanya bukti tersebut, perusahaan akan sangat berhati-hati dalam segala operasionalnya, termasuk menghindari berbagai hal yang disinyalir sebagai tindak penipuan. Pelajari pilihan penyedia pinjamanmu, baik dari perusahaan perbankan maupun pinjaman online.

2. Penyedia pinjaman memberikan informasi seputar bunga dan biaya tambahan lainnya

Bunga bank diartikan sebagai biaya balas jasa yang diberikan oleh nasabah kepada pemberi pinjaman. Oleh karenanya, tentu saja pinjaman akan dikenai besaran bunga. Meskipun begitu, akan lebih baik jika kamu mempelajari bunga pinjaman sebelum mengajukan pinjaman. Khusus pinjaman uang online, OJK telah menetapkan maksimal bunga yang dikenakan pada peminjam sebesar 0.4% per hari. 

3. Jaga keamanan data diri dengan tidak membagikan OTP/ PIN aplikasi pinjaman

Seringkali banyak orang yang menyepelekan tips ini. Padahal penting sekali bagi kita untuk menjaga kerahasiaan OTP maupun PIN. OTP adalah kode angka yang dikirimkan oleh sistem aplikasi yang berguna sebagai verifikasi dan PIN adalah kode pengaman aplikasi. Keduanya adalah kode penting yang dapat menampilkan identitas pengguna, sehingga tidak boleh disebarkan kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai karyawan aplikasi terkait karena hal tersebut masuk ke dalam modus penipuan. 
Demikianlah berbagai panduan singkat tentang pinjam uang di bank dan pinjaman uang online. Semoga bermanfaat. 

Pertanyaan Seputar Panduan Pinjam Uang di Bank dan Online

1. Apa syarat pinjam uang di bank?

Meskipun masing-masing bank memiliki persyaratan berbeda, umumnya syarat pinjam uang di bank terdiri dari KTP, NPWP, slip gaji, surat keterangan kerja, dan surat keterangan tempat tinggal. 

2. Berapa hari cair pinjam uang di bank?

Proses pencairan pinjaman uang di bank dapat berlangsung selama 3-7 hari kerja, tergantung kebijakan masing-masing bank pemberi pinjaman. 

3. Kenapa pinjaman tidak diACC?

Umumnya, pinjaman bisa tidak diACC karena calon peminjam gagal melengkapi persyaratan yang diberikan. Selain itu, bisa saja calon peminjam memiliki ksor kredit yang buruk sehinga kecil kemungkinannya mendapatkan persetujuan pinjaman. 

12 Jul 2023
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download