Mau Ikut NFT Marketplace? Pahami Sistem Kerjanya

06 Jan 2022 by Laruan, Last edit: 10 Jan 2022

Dengan semakin pesatnya kemajuan teknologi, peluang mendapatkan penghasilan tambahan semakin terbuka lebar. NFT Marketplace jadi salah satu yang cukup banyak dibicarakan pada tahun 2020 sampai 2021 ini.

Baca juga: Apa itu Aplikasi Tokocrypto?

NFT Marketplace bisa dibilang merupakan platform khusus transaksi berbagai aset digital Non-Fungible Token (NFT). Sudah banyak yang meraup keuntungan dari platform ini. Besarannya pun bervariasi, mulai dari mulai jutaan hingga milyaran rupiah.

Karena sedang trend dan banyak diperbincangkan, tentu banyak orang yang penasaran dengan NFT Marketplace. Salah satunya mungkin adalah kamu sendiri. Well, mari bahas hal-hal penting dan mendasar dalam platform ini yang wajib kamu ketahui.

Pengertian Non-Fungible Token (NFT)

Sebelum melangkah lebih jauh, kamu harus mengetahui tentang apa itu Non-Fungible Token. Pengertian singkatnya adalah crypto yang unik dan tidak bisa ditukarkan sembarangan. Biasanya berbentuk token kriptografi yang menunjukan kepemilikan dari sebuah barang yang sifatnya digital native.

Misalnya, seseorang menukar tanah dengan tanah yang lain (non fungible) tidak sama seperti menukar uang dengan uang (fungible). Tanah sudah tentu tidak bisa ditukar sembarangan karena banyak perbedaan yang ikut mempengaruhi nilainya seperti kepemilikan, sejarah, dan lain-lain.

NFT juga merupakan teknologi blockchain yang membuat orang-orang dapat mengumpulkan barang jenis apapun dan memperjualbelikannya. Contoh lainnya adalah representasi real-world asset yang bisa di tokenisasi, nama domain, game assets, digital collectibles, atau crypto art.

Sementara crypto art sendiri belum memiliki definisi universalnya. Namun umumnya bisa disebut juga sebagai hasil seni yang memanfaatkan teknologi blockchain di dalam proses pendistribusian dan pembuatannya.

Mengenal Teknologi Blockchain

Teknologi Blockchain bisa disamakan dengan sebuah spreadsheet yang bisa dilihat oleh banyak orang. Namun ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi:

  1. Pemilik Blockchain tidak bisa menghapus atau mengubah baris yang sudah ada
  2. Pemilik hanya bisa menambah kolom baru di bawah baris yang terakhir
  3. Saat menambahkan baris baru, jaringan komputer melaksanakan kegiatan matematika yang kompleks untuk memverifikasi baris baru tersebut.
  4. Jika seseorang mencoba mengubah spreadsheet dengan paksa, maka perubahan tersebut akan ditolak oleh jaringan

Seperti spreadsheet yang lainnya, blockchain juga merupakan alat yang baik untuk melacak sebuah transaksi. Seperti transaksi sederhana seperti barter atau tukar menukar barang di antara 2 orang, misalnya. Karena itu bisa disebut juga blockchain berfungsi untuk menyimpan sebuah transaksi yang bisa dilihat oleh semua orang.

Bagaimana sebuah NFT dibuat?

Secara umum, ada 2 langkah untuk membuat sebuah NFT yaitu:

  1. Ciptakan barang yang diinginkan misalnya foto, GIF, musik, atau video
  2. Tokenisasikan barang yang telah diciptakan tersebut. NFT pada dasarnya adalah sebuah token. Toket tersebut bisa dianggap juga digital link yang berguna untuk menghubungkan mu dengan barang yang kamu buat. Letaknya ada di blockchain—alat yang baik untuk melacak transaksi.

Singkatnya, saat kamu mentokenisasi sebuah barang, maka kamu sedang menyambungkannya ke dalam blockchain dengan tujuan untuk memverifikasi kepemilikan mu atas barang tersebut. Jaringan yang umum digunakan dalam NFT adalah Ethereum. Namun perlu diingat bahwa token bukan sebuah crypto.

Selain dua langkah tersebut, kamu juga bisa membuat NFT dengan langkah berikut ini:

  • Persiapkan wallet yang kamu miliki

Wallet atau dompet crypto sama seperti kartu debit yang berfungsi untuk melakukan transaksi dengan menggunakan token. Ada beberapa wallet yang cukup populer seperti Rainbow, Pillar, MetaMask, Coinbase Wallet, Enjin, Exodus atau Trust.

  • Lalu tambahkan token yang kamu miliki dari platform blockchain seperti Ether ke wallet mu

Langkah ini tidak perlu langsung dilakukan saat itu juga, akan tetapi jika kamu menambahkan token ke wallet mu, maka kamu sudah bisa memulai eksperimen dengan wallet milikmu secepatnya.

  • Tetapkan platform mintim yang kamu inginkan

Minting adalah istilah lain yang digunakan untuk proses mentokenisasi sebuah barang di blockchain. Proses ini cukup populer karena mudah dilakukan meskipun kamu tidak wajib menggunakannya untuk mentokenisasi barang yang kamu miliki.

Beberapa platform minting yang mudah digunakan adalah Cargo, Rarible, dan Mintable. Namun harus diperhatikan bahwa ada biaya yang perlu dikeluarkan saat kamu memilih blockchain Ethereum untuk mentokenisasi barang yang kamu miliki.

Biaya yang cukup mahal dikeluarkan untuk menyuplai gas fee ke dalam computing power. Computing power adalah alat yang digunakan untuk menambahkan barang ke sebuah Ethereum. Mahalnya biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan gas fee bahkan bisa sampai mematikan sebuah proyek yang sedang berjalan. Jika kamu memilih untuk menggunakan Vexanium, fee yang dikeluarkan sekitar Rp10 per minting NFT.

Baca juga: Perkembangan Harga Bitcoin dari Tahun ke Tahun (2009 – 2021)

Bagaimana cara menjual NFT?

Beberapa minting platform mempunyai fungsi lain yaitu sebagai sebuah marketplace. Tempat NFT diperjualbelikan dan setiap platform punya kelebihannya tersendiri. Berikut ini adalah daftar platform minting populer yang perlu kamu ketahui:

Rarible

  • Platform yang ramah untuk pemula
  • Bebas digunakan oleh siapapun
  • Punya opsi royalti
  • Bisa menjual item dengan sistem satuan atau batch (koleksi)
  • Item yang tersedia sifatnya cross-listed di OpenSea

Opensea

  • OpenSea adalah marketplace terbesar yang memiliki 200 kategori lebih dan sekitar enam juta barang
  • Bisa digunakan oleh siapapun
  • Bisa digunakan untuk mengagregasi NFT dari marketplace lainnya
  • Decentralized Exchange

Nifty Gateway

  • Lebih menekankan pada lelang yang sifatnya waktunya cukup panjang dari barang-barang koleksi
  • Kamu bisa memilih opsi royalti sendiri namun hanya bisa digunakan untuk transaksi yang dilakukan dalam marketplace nifty
  • Memerlukan pengajuan aplikasi untuk menjadi seorang kreator

Known Origin

  • Teknik pendekatan yang berlaku adalah curated gallery di mana setiap acara perilisan memiliki jangka waktunya tersendiri
  • Memerlukan pengajuan aplikasi untuk menjadi seorang kreator

Super Rare

  • Salah satu marketplace yang terkurasi dan memiliki fungsi yang mirip dengan galeri seni daring
  • Memerlukan pengajuan aplikasi untuk menjadi seorang kreator

Makerspace

  • Marketplace yang bersifat tradisional dengan sistem lelang yang didasari oleh waktu
  • Memerlukan pengajuan aplikasi untuk menjadi seorang kreator

Marketplace NFT asli Indonesia

Saat ini marketplace NFT tidak hanya dimiliki oleh orang luar negeri saja. Cukup banyak anak muda asli Indonesia yang membuat marketplace-nya sendiri. Terhitung ada 6 NFT Marketplace asli Indonesia. Berikut daftar lengkapnya:

Kolektibel

Marketplace NFT yang sangat cocok untuk para penggemar basket ini bernama IBL (Indonesia Basketball League) NFT Marketplace. Di sini terdapat dokumentasi dari berbagai aksi-aksi pemain IBL saat berlaga di kompetisi tahun 2021.

Aksi-aksi terbaik ini kemudian dikelola sehingga bisa menjadi sebuah merchandise. Dengan sistem seperti ini setiap produk dipastikan memiliki karakteristiknya sendiri. Kunjungi situs resminya di kolektibel.com

Enevti

Enevti merupakan platform yang terdesentralisasi dan bisa menolong influencer berinteraksi dengan para penggemarnya. Di platform ini NFT dapat ditebus menggunakan protokol pembiayaan kreator.

Enevti membantu membuat hubungan antara kreator atau influencer dengan fanas menjadi lebih nyata. Jika tertarik untuk menggunakan marketplace ini, langsung saja kunjungi website resminya di enevti.com

Artsky

Marketplace yang satu ini meliputi cukup banyak bidang seni seperti foto, music, digital art, painting, gravity dan yang lain-lainnya. Untuk terus menghidupkan marketplace-nya, Artsky masuk ke NFT sekaligus menggarap beberapa proyek seperti Decommerce, DeFi, Metaverse, dan Game.

TokoMall

TokoMall merupakan satu dari pencetus NFT di Indonesia dengan konsep yang unik, yakni jembatan antara dunia digital dengan dunia nyata. Kamu bisa membuka website resminya di mall.tokoscape.com

TokoMall mendukung creator, artis, serta barang merek lokal untuk semakin mendunia. TokoMall memungkinkan NFT digunakan untuk menebus barang-barang fisik dari para mitra eksklusif. Hal ini sesuai dengan moto yang mereka pegang, yaitu untuk mampu menjembatani dunia digital dengan dunia nyata.

Baliola

Baliola ini adalah bagian dari project yang digagas oleh kepeng.io crytocurrency yang berbasiskan teknologi blockchain. Marketplace ini menjual macam-macam produk hasil karya seniman bali dengan menggunakan sistem NFT.

Platform Marketplace ini diinkubasi oleh Badan Kreatif (BKRAF) Denpasar. Ke depannnya, Baliola akan didesain untuk siapa saja yang ingin menjadi penjual. Masing-masing user akan divalidasi untuk kemudian dibuatkan halamannya sendiri.

Di halaman ini user dapat menampilkan karyanya di etalase khusus miliknya sendiri. Website resminya adalah babiola.com

Baca juga: 6 Jenis Investasi yang Cocok Untuk Anak Muda!

Paras.id

NFT Marketplace paras.id dibangun menggunakan teknologi blockchain dan menawarkan kelangkaan digital serta kepemilikan permanen. Paras sendiri menggunakan NEAR untuk media transaksi di antara kolektor dan pencipta hingga transaksi lintas batas.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya. 

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
10 Jan 2022
Pinjam kilat 20 juta!Download