Mengenal Herd Immunity dan Manfaat Vaksin

29 Sep 2021 by Laruan

Herd immunity adalah keadaan dimana sebagian besar populasi memiliki kekebalan terhadap penyakit menular tertentu. Dengan kata lain, herd immunity juga bisa disebut sebagai kekebalan kelompok. Dengan adanya kekebalan ini, maka penyebaran penyakit akan lebih dapat dikendalikan.

Seiring dengan pandemi COVID-19 yang telah berlangsung lebih dari satu tahun, istilah kekebalan kelompok juga semakin sering digaungkan. Sejalan dengan hal tersebut, himbauan vaksin juga ikut disuarakan. Sebenarnya, apa hubungan antara herd immunity dengan vaksin?

Mengenal Herd Immunity dan Manfaat Vaksin

Dua Cara Membentuk Herd Immunity

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya Anda memahami bahwa ada dua cara untuk memunculkan kekebalan kelompok, yaitu:

1. Membangun Herd Immunity Secara Alami

Kekebalan kelompok sebenarnya tidak harus dihasilkan melalui vaksin. Kekebalan ini juga bisa didapatkan secara alami. Sejak lama, manusia memang memiliki kekebalan terhadap penyakit yang datang. Selain itu, manusia juga mampu membangun respon kekebalan secara alami terhadap penyakit yang ada.

Dengan kata lain, herd immunity alami bisa terjadi dengan membiarkan penyakit tersebar secara alami. Sehingga, banyak orang akan terjangkit penyakit. Kemudian, orang-orang tersebut dapat membangun respon kekebalan secara alami.

Namun, tentu saja cara ini dianggap kurang manusiawi. Untuk mencapai kekebalan alami, dibutuhkan sebanyak-banyaknya orang yang terjangkit penyakit. Jika orang tersebut mampu membentuk kekebalan, maka orang tersebut akan sembuh dan kembali sehat. Akan tetapi, orang-orang yang tidak dapat membentuk kekebalan akan mengalami sakit berat atau bahkan meninggal dunia.

2. Membangun Herd Immunity Dengan Vaksin

Cara lain untuk membangun herd immunity adalah melalui vaksin. Untuk mewujudkan hal ini, maka banyak orang perlu melakukan vaksinasi agar kebal terhadap penyakit tertentu. Dalam hal ini, COVID-19. Semakin banyak orang yang menerima vaksinasi, maka semakin cepat pula kekebalan kelompok bisa terbentuk.

Membangun herd immunity vaksin tentu saja lebih manusiawi dibandingkan dengan cara alami. Karena dengan pemberian vaksin, maka kekebalan kelompok bisa terwujud dan jumlah pasien meninggal dunia bisa diminimalisir.

Cara Kerja Herd Immunity

Salah satu bahaya penyakit menular adalah penyebarannya antar manusia. Pada beberapa kasus, gejala penyakit bisa saja tidak terlihat, namun bakteri atau virus yang menyebabkan penyakit tetap menular antar manusia.

Penularan infeksi ini dapat membahayakan kelompok orang yang lebih rentan terhadap infeksi. Seperti orang tua, bayi, anak kecil, perempuan hamil, orang yang sistem kekebalannya lemah, atau orang dengan kondisi tertentu yang rentan penyakit. Jika kekebalan kelompok terbentuk, maka kelompok orang tersebut akan lebih terlindungi dari penyakit yang tersebut.

Secara umum, kekebalan kelompok baru bekerja jika 40% populasi sudah kebal terhadap penyakit. Namun, untuk menghentikan penyebaran penyakit, dibutuhkan sekitar 80% hingga 95% populasi sudah kebal. Dengan kata lain, hampir semua orang harus sudah menerima vaksinasi agar kekebalan kelompok bisa terwujud.

Sebagai gambaran, jika kekebalan kelompok telah mencapai 80%, maka empat dari lima orang yang bertemu tidak akan menyebarkan penyakit lebih jauh. Dengan begitu, penyebaran penyakit bisa dikontrol secara bertahap.

Salah satu contoh dari keberhasilan herd immunity vaksin adalah penyakit campak. Sebelumnya, campak adalah penyakit mematikan yang menular. Setelah dijalankan vaksin campak kepada sebagian besar populasi, jumlah orang yang mengalami penyakit ini menurun secara signifikan. Meskipun penyakit ini tetap ada, namun gejalanya tidak berat dan tidak sampai mematikan.

Vaksin dan Herd Immunity Virus Corona?

Virus corona yang menyebabkan pandemi COVID-19 adalah sebuah penyakit baru. Karena itu, pengobatan yang pasti masih belum ditemukan. Sementara ini, menjaga jarak, kebersihan diri, dan kesehatan adalah tindakan preventif yang diperlukan.

Di samping itu, pemberian vaksin juga menjadi hal yang perlu agar kekebalan kelompok bisa segera terwujud. Ada beberapa alasan mengapa kekebalan kelompok terhadap virus corona diperlukan. Di antaranya adalah:

1. Penelitian untuk mengobati COVID-19 masih berjalan

Sebagai penyakit baru, penelitian mengenai obat, pengobatan, dan antivirus dari COVID-19 masih terus berjalan. Para peneliti masih mencari metode dan pengobatan yang tepat untuk menangani virus ini. Hingga metode pengobatan yang tepat ditemukan, masyarakat perlu menjaga diri dan membangun kekebalan kelompok.

2. COVID-19 bisa menyebabkan kematian

Meskipun banyak orang yang berhasil sembuh setelah mengalami COVID-19, namun banyak juga pasien yang meninggal. Karena itu, menjaga kesehatan dan meningkatkan kekebalan tubuh menjadi penting. Sehingga, kemungkinan tertular atau menularkan penyakit menjadi lebih rendah.

3. Vaksin masih menjadi cara paling aman membangun herd immunity

Meskipun ada cara alami untuk membangun kekebalan kelompok, vaksin masih dianggap sebagai cara paling aman. Tanpa vaksin, akan banyak korban pasien meninggal dunia sebelum kekebalan kelompok yang diperlukan bisa tercapai.

4. Fasilitas rumah sakit yang kurang memadai

Selama kekebalan kelompok belum terwujud, pasien akan terus bertambah. Sejalan dengan hal tersebut, tenaga kesehatan perlu melakukan perawatan kepada pasien. Sementara, pengembangan pengobatan juga diperlukan.

Menjalankan perawatan sambil melakukan pengembangan COVID-19 bukan hal yang mudah. Apalagi jika fasilitas dan tenaga kesehatan yang ada belum memadai untuk menjalankan keduanya bersamaan.

Mengenal Herd Immunity dan Manfaat Vaksin

Auto Kebal COVID-19 dengan Vaksin?

Salah satu pendapat yang salah mengenai vaksinasi adalah orang yang sudah vaksin tidak akan sakit lagi. Pendapat ini tentu saja salah. Setelah menerima vaksin, seseorang masih mungkin mengalami sakit. Hanya saja, gejala yang muncul akan lebih ringan dan tidak lagi menyebabkan kematian.

Saat seseorang menerima vaksin, tubuh akan membangun sistem kekebalan dan melindungi tubuh dari virus dan bakteri penyebab penyakit. Sehingga, jika suatu hari bakteri atau virus yang mirip masuk, tubuh langsung mengenali dan menyerangnya.

Bila kekebalan ini dimiliki oleh sebagian besar populasi, maka tingkat bahaya penyakit tersebut akan menurun secara bertahap. Penyakit yang sebelumnya mematikan akan menjadi penyakit yang tidak lagi mematikan. Bahkan bisa saja Anda sembuh dengan sendirinya hanya dalam beberapa hari sejak terinfeksi.

Dengan begitu, masyarakat bisa kembali hidup dengan standar normal yang baru. Tentu saja tanpa harus mengkhawatirkan terinfeksi virus mematikan lagi.

Itulah beberapa informasi mengenai herd immunity dan peran vaksin dalam mewujudkannya. Saat ini, mendapatkan vaksin COVID-19 sudah jauh lebih mudah. Ada banyak pilihan vaksin yang bisa Anda pilih. Bahkan sebagian besarnya difasilitasi oleh pemerintah dan gratis. Anda hanya perlu mendaftarkan diri dan datang ke tempat vaksinasi yang ditentukan.

Mencapai herd immunity vaksin membutuhkan kerja sama seluruh pihak terkait. Mulai dari pemerintah hingga masyarakat. Semakin cepat vaksinasi diselesaikan, semakin cepat herd immunity terbentuk. Dengan begitu, semakin cepat pula fungsi-fungsi masyarakat bisa dijalankan. Termasuk fungsi pendidikan, pelayanan, jual beli, dan lain sebagainya.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi dan tips lain yang bermanfaat.

mobile-closeKredit PintarDownload