Arti Ghosting: Apa itu Ghosting?

24 Dec 2021 by Laruan, Last edit: 24 Dec 2021

Istilah “ghosting” terdengar cukup populer di dunia maya beberapa tahun belakangan. Namun, kira-kira apa ya, arti ghosting? Ghosting dikenal sebagai istilah yang umumnya dikaitkan dengan sebuah hubungan percintaan di jaman modern ini. Karena sudah cukup populer, tidak ada salahnya jika Sobat Pintar lebih memahami apa itu ghosting dalam artikel ini selengkapnya.

arti ghosting

Arti Ghosting dalam Bahasa Baku

Kalau ditelaah secara harfiah, apa itu ghosting berasal dari kata “ghost” yang memiliki arti “hantu” dalam Bahasa Indonesia. Sedangkan –ing di situ seperti menjelaskan bahwa kata “ghost” ini sedang dilakukan, atau berbentuk sebuah aktivitas/tindakan. 

Seperti yang Sobat Pintar tahu, hantu adalah wujud yang tidak kasat mata dan tidak terlihat di kehidupan sehari-hari. Lalu, jadikan pengertian itu sebagai sesuatu yang dapat dilakukan. Lebih spesifiknya lagi, hubungkan kegiatan ini ke dalam hubungan percintaan. Apakah Sobat Pintar sudah menemukan pengertiannya?

Arti Ghosting dalam Bahasa Gaul

Dikarenakan keberadaannya yang meluas, banyak pengertian-pengertian dari ghosting yang dapat dicari sebagai bahan referensi bacaan, salah satunya adalah kamus bahasa gaul seperti Urban Dictionary. Dalam kamus ini, definisi ghosting adalah “when a person cuts off all communication with their friends or the person they’re dating, with zero warning or notice before hand”.

ghosting adalah

Baca juga: Shio 2021, Apakah Bakal Kebanjiran Rezeki? Prediksi Nasib Keuangan!

Apabila diartikan, ghosting adalah “kondisi di mana seseorang yang memutus segala bentuk komunikasinya dengan temannya atau seseorang yang sedang ia jalani hubungan tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu”.

Dari kedua pengertian ini, dapat disimpulkan bahwa arti ghosting adalah sebuah aksi yang dilakukan oleh seseorang dan ditandai dengan menghilangnya seseorang tanpa memberikan penjelasan. Aksi ini dilakukan karena pelakunya merasa tidak cocok saat melakukan pendekatan dengan calon pasangan, bahkan meskipun pendekatan berjalan sangat lancar dan menyenangkan.

Kenapa orang melakukan ghosting

Meskipun terlihat sebagai tindakan yang tidak bertanggungjawab, namun ada beberapa alasan melakukan ghosting. Ikhsan Bella Persada, seorang psikolog, mengatakan bahwa alasan seseorang dalam melakukan ghosting dilatarbelakangi oleh berbagai hal, seperti:

1.     Menganggap ghosting sebagai cara termudah dalam mengakhiri hubungan

Banyak korban ghosting merasa tersakiti karena menurut pelaku, melakukan ghosting dengan tujuan mengakhiri hubungan adalah hal yang mudah karena tidak perlu melontarkan alasan serta tidak perlu kembali berhubungan .

Mudah sekali memang melakukannya, tapi di sisi lain ada perasaan seseorang yang disakiti hanya karena keegoisan untuk mengakhiri segalanya.

2. Pelaku Ghosting menghindari perasaan tidak nyaman

Pelakunya mungkin berpikir bahwa dengan melakukan ghosting, mereka bisa terhindar dari perasaan tidak nyaman karena harus memberi penjelasan sebelum mengakhiri hubungan. Padahal ada pilihan bagi pelaku untuk mengakhiri suatu hubungan dengan memberitahu lawan bicaranya secara baik-baik.

Dengan melakukan ghosting, pelaku bisa saja membuat korban ghosting merasa dirinya tidak cukup pantas untuk merasa dicintai karena ditinggalkan tanpa alasan.

Tips agar korban ghosting cepat move on

Korban ghosting tidak perlu merasa bersalah dan sedih berkelanjutan. Sudahi sedihmu, yuk move on dengan cara berikut.

apa itu ghosting

1.     Terima Kenyataan Secara Perlahan

Cara pertama untuk menyikapi patah hati adalah dengan menerima kenyataan. Saatnya memikirkan hal-hal yang bisa membuat dirimu menerima kenyataan tersebut secara perlahan sampai bisa benar-benar mengikhlaskannya.

2.     Jangan Menyalahkan Diri Sendiri

Begitu mendapati sesuatu yang meninggalkan kesan menyakitkan batin, ada kecenderungan di mana Sobat Pintar menyalahkan diri sendiri atas hal yang telah terjadi. Tindakan tersebut bukanlah hal yang patut dilakukan karena ghosting yang dilakukan oleh pelaku terjadi di luar kendali korban ghosting. Jadi, jangan berikan ruang untuk menyalahkan diri sendiri , ya.

3.     Jangan Memendam Emosi

Merasa kecewa, sedih, marah, kesal, dan perasaan buruk lainnya yang melanda saat mendapati dirimu menjadi korban ghosting adalah hal yang manusiawi. Begitu sudah merasakan emosi yang begitu dalam, tidak ada salahnya untuk mencari berbagai cara agar bisa meluapkannya dengan baik dan bersenang-senang di kemudian hari.

Dengan mengetahui arti ghosting, semoga Sobat Pintar memahami bahawa Tindakan ghosting tidak dapat dibenarkan. Dalam sebuah hubungan, tindakan yang sifatnya sepihak tidak akan memenuhi syarat sebagai tindakan yang benar karena sudah sepatutnya sebuah masalah bisa dibicarakan, maupun diselesaikan bersama.

Baca juga: 7 Ide Bisnis Tanpa Karyawan Berbekal Keahlian

Sayangnya, pelaku ghosting selalu memiliki seribu alasan untuk membenarkan tindakannya dan memilih untuk menghancurkan hubungannya dengan cara ini. Berhati-hatilah dan perhatikan bagaimana caranya menyikapi tindakan ghosting, karena akan selalu ada kemungkinan bahwa semua hal ini dapat terjadi.

24 Dec 2021
Pinjam kilat 20 juta!Download