Bagaimana Sih Cara Mengecek Akun BPJS Kesehatan Milikmu? Yuk, Simak Artikel Berikut

10 Feb 2021 by Andro
bpjs kesehatan

BPJS Kesehatan merupakan badan hukum publik yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia dan memiliki tugas untuk menyelenggarakan jaminan kesehatan nasional bagi seluruh rakyat Indonesia.

BPJS kesehatan ini merupakan penyelenggara jaminan sosial di bidang kesehatan dari lima program dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yaitu jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kematian.

Dulunya BPJS Kesehatan ini merupakan transformasi dari Asuransi Kesehatan (Askes yang di Kelola oleh PT Askes Indonesia. Tapi, sesuai dengan sesuai UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS, sejak tanggal 1 Januari 2014 PT Askes Indonesia berubah menjadi BPJS Kesehatan.

Untuk Kepesertaan BPJS Kesehatan, semua penduduk Indonesia wajib menjadi peserta yang dikelola BPJS termasuk dengan orang asing dengan waktu paling singkat enam bulan di Indonesia dan membayar iuran. Kepesertaan BPJS Kesehatan ini hukumnya wajib meskipun peserta sudah memiliki asuransi lain.

Manfaat dari BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan sangat mempunyai manfaat yang menguntungkan bagi masyarakat. Kamu harus tau apa saja keuntungan apabila kita terdaftar menjadi anggota BPJS Kesehatan. Manfaat BPJS Kesehatan antara lain.

  • Semua pelayanan kesehatan yang sifatnya pengobatan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
  • Menjamin penyakit yang dikecualikan seperti penyakit kanker, penyakit hormonal, penyakit kongenital, hemodialisis, dan penyakit jiwa.
  • Menerapkan sistem gotong royong artinya orang sehat membantu yang sakit.
  • Premi murah tapi bukan murahan.
  • Peserta memiliki proteksi hingga seumur hidup.
  • Sistem pembayaran sangat mudah.
  • Manfaat non medis meliputi akomodasi dan ambulan.
  • Berhak atas rawat jalan dan inap.

Jenis – Jenis Kepesertaan BPJS Kesehatan

Jenis – jenis kepesertaan BPJS Kesehatan dibagi menjadi 2, yaitu :

1.   PBI Jaminan Kesehatan

PBI atau Penerima Bantuan Iuran adalah orang yang yang tidak mampu sebagaimana diamanatkan oleh UU SJSN, dimana iurannya ditanggung oleh pemerintah. Orang yang berhak untuk mendapatkan ini adalah fakir miskin, orang yang tidak mampu, serta orang yang mengalami cacat total.

2.   Bukan PBI Jaminan Kesehatan

Peserta bukan PBI jaminan kesehatan ini terdiri dari :

a.    Pekerja penerima upah beserta keluarganya

Pekerja penerima upah adalah pekerja yang mendapatkan atau menerima gaji setiap bulannya. Contoh dari pekerja penerima upah ini adalah tenaga medis, aparat negera, hingga pegawai negeri sipil (PNS).

b.   Pekerja bukan penerima upah beserta keluarganya

Pekerja bukan penerima upah adalah pekerja yang bekerja atas usaha sendiri dan resiko sendiri. Seperti pekerja di luar hubungan kerja maupun pekerja mandiri merupakan contoh dari pekerja bukan penerima upah.

c.    Bukan pekerja beserta keluarganya

Yang termasuk dalam kategori bukan pekerja adalah pensiunan, pemberi kerja, investor dan juga pekerja lain yang memenuhi kriteria bukan pekerja penerima upah.

Cara Mendaftar BPJS Kesehatan

Terdapat dua cara dalam mendaftar menjadi peserta di BPJS Kesehatan ini, yaitu:

1.   Cara mendaftar BPJS Kesehatan bagi karyawan

Dilansir dari situs resmi BPJS Kesehatan, ada beberapa cara mendaftar BPJS Kesehatan bagi karyawan, yaitu:

  • Pemberi kerja/badan usaha mendaftarkan seluruh karyawan beserta anggota keluarganya ke Kantor BPJS kesehatan dengan melampirkan :
  • Formulir registrasi badan usaha/badan hukum lainnya.
  • Data karyawan dan anggota keluarganya sesuai format yang ditentukan BPJS Kesehatan.
  • Mengikutsertakan anggota keluarga lain.
  • Pemberi kerja/badan usaha menerima nomor Virtual Account (VA) badan usaha dari petugas BPJS Kesehatan, untuk dilakukan pembayaran iuran ke bank yang telah bekerjasama.
  • Bukti pembayaran iuran diserahkan ke petugas BPJS Kesehatan untuk dicetakan kartu peserta BPJS Kesehatan.
  • Pemberi kerja/badan usaha menerima kartu peserta untuk didistribusikan kepada karyawan.

2.   Cara mendaftar BPJS Kesehatan bagi perorangan

Berikut ini tata cara mendaftar BPJS secara offline :

  • Mempersiapkan dokumen dokumen penting seperti KTP, kartu keluarga, pas foto, fotokopi buku rekening, surat keterangan pendidikan, serta KITAP/KITAS (untuk warga negara asing).
  • Calon pendaftar menuju Kantor BPJS Kesehatan terdekat.
  • Mengisi formulir pendaftaran untuk memilih kelas dan tingkat.
  • Menyerahkan formulir dan berkas yang telah diisi kepada petugas.
  • Membayar Virtual Account (VA), lalu membayarnya.
  • Simpan bukti pembayaran.
  • Calon peserta menuju kantor BPJS untuk mencetak kartu BPJS Kesehatan.

Untuk tata cara pendaftaran secara online, ada beberapa cara, yaitu :

  1. Membuka situs resmi BPJS, kemudian memilih bagian layanan dan pendaftaran online.
  2. Klik tombol pendaftaran bila  ingin melanjutkan.
  3. Lengkapi formulir secara lengkap.
  4. Pilih fasilitas kesehatan yang diinginkan.
  5. Uploud foto peserta.
  6. Klik tombol selanjutnya dan kemudian lengkapi lagi formulirnya.
  7. Kirim formulir apabila telah selesai.
  8. Lakukan aktivasi virtual account yang dikirim melalui email
  9. Lakukan pembayaran di ATM maupun teller
  10. Simpan bukti pembayaran.
  11. Cetak e-ID secara mandiri, lalu pergi ke kantor BPJS terdekat untuk mengambil kartu.

Cara Cek BPJS Kesehatan

Melakukan cek BPJS Kesehatan ini sangatlah penting agar kamu dapat mengetauhi apakah kartu yang kamu miliki sudah aktif atau belum. Nah, untuk mengeceknya ada beberapa cara, yaitu :

1.   Cek BPJS Kesehatan melalui website.

Dengan cara ini kamu dapat memastikan apakah kartu BPJS Kesehatan milikmu sudah aktif atau belum. Langkah langkah tersebut adalah

  • Masuk ke halaman informasi ‘daftar bpjs kesehatan’
  • Memasukan nomor kartu, tanggal lahir, dan juga mengisi angka validasi.
  • Selanjutnya akan muncul di akan muncul sebuah informasi, mengenai akun anda.

2.   Cek BPJS Kesehatan melalui SMS

Cek BPJS Kesehatan melalui emas cukuplah mudah, kamu dapat mengikut format dibawah ini.

  • NIK <spasi> Nomor Kependudukan (NIK 35253xxxxxxxxxxx), atau
  • NOKA <spasi> Nomor Kartu BPJS Kesehatan (NOKA 000125xxxxxxx), atau
  • NIP <spasi> Nomor Induk Pegawai (NIP 1929774xxxxxxxxxxxxx)
  • Lalu, kirimkan sms ke nomor layanan BPJS 08777-5500-400.

Mudah, bukan ? Nah, buat kamu yang ingin mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Kesehatan, tapi lagi gak punya uang, kamu bisa melakukan peminjaman di Kredit pintar, loh.

Pinjaman Cepat dan Aman di Kredit Pintar

kredit pintar

Buat kamu yang lagi butuh dana  cepat untuk membayar asuransi, kamu bisa melakukan pinjaman online kredit pintar, loh. Di kredit pintar, kamu bisa melakukan pinjaman tanpa jaminan dan juga waktu pencairan yang sangat cepat.

Untuk melakukan pinjaman online kredit pintar, kamu hanya tinggal menyiapkan KTP dan juga ponsel untuk memulai semua ini. Kamu tinggal mengisi data pribadi dan menunggu proses verifikasi yang kurang dari 24 jam, lalu dana yang kamu perlukan akan cair ke rekening milikmu.

Jangan takut untuk melakukan pinjaman online kredit pintar dikarenakan kredit pintar sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga dipastikan data data yang kamu miliki pasti aman.

Banyak sekali keuntungan yang akan kamu dapatkan ketika akan melakukan pinjaman online kredit pintar, loh. Apa sajakah itu ?

  • Memiliki suku bunga yang rendah.
  • Sangat cepat dan juga praktis.
  • Sistem pembayaran sangat mudah.
  • Layanan costumer service yang diberikan hingga 24 jam.
  • Privasi dan juga keamanan sangat terjamin.

Nah, mudah sekali bukan melakukan pinjaman online kredit pintar ? Pinjaman ini dapat kamu gunakan untuk mendaftar BPJS Kesehatan. Apabila kamu sudah melakukan pendaftaran BPJS Kesehatan, jangan lupa untuk melakukan cek BPJS Kesehatan agar kamu mengetahui apakah kartu kamu sudah aktif atau belum.

Baca Juga: Bagaimana Sih Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan? Simak Artikel Berikut

mobile-closeKredit PintarDownload