Cara Menagih Utang yang Efektif

22 Apr 2024 by Kredit Pintar., Last edit: 22 Apr 2024

Utang merupakan suatu hal yang harus dibayar penerima pinjaman kepada pemberi pinjaman. Namun ada kalanya, pemberi pinjaman kesulitan ketika meminta kembali uang yang dipinjamkan. Berikut ini, ada beberapa tips cara menagih utang yang efektif, agar uang yang dipinjamkan bisa kembali.

Pemberi pinjaman berhak untuk meminta uangnya kembali dari penerima pinjaman. Pemberi pinjaman memiliki kewajiban untuk menagih haknya. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika menagih utang dengan menggunakan etika yang benar, sehingga tidak menyakiti penerima pinjaman.

Baca juga: Pengertian Utang Usaha

Tantangan Utama

Kesulitan yang paling utama ketika menagih utang adalah penundaan pembayaran pinjaman. Pemberi pinjaman wajib mengingatkan tenggat yang sudah disepakati untuk pembayaran. Jika tidak bisa membayar tenggat, pemberi pinjaman bisa memberikan opsi untuk membayar dengan cara dicicil.

Pemberi pinjaman dapat dipastikan akan mendapat alasan yang bisa membuat kesal. Namun, pemberi pinjaman harus tetap berkepala dingin dan memastikan kalau penerima pinjaman memiliki niat untuk mengembalikan pinjaman.

Cara Efektif Menagih Utang

Berikut ini adalah tips cara menagih utang yang efektif:

Ingatkan Tenggat Pembayaran

Ketika akan memberi pinjaman, kedua belah pihak harus menyepakati tenggat pembayaran. Hal tersebut dimaksudkan agar kedua belah pihak memiliki acuan dalam perjanjian pinjaman. Jadi tidak ada yang tersakiti ketika pemberi pinjaman meminta uangnya kembali pada tenggat yang sudah disepakati.

Ingatkan Kebutuhan yang Harus Dipenuhi

Pemberi pinjaman berhak mendapatkan uangnya kembali. Karena itu, pemberi pinjaman bisa memberikan informasi kebutuhan yang harus mereka penuhi dengan uang pinjaman yang sudah dikeluarkan. Hal tersebut diharapkan dapat membuat penerima pinjaman menyadari kalau bukan mereka saja yang memiliki kebutuhan. Pemberi pinjaman tidak boleh memiliki rasa sungkan ketika meminta uangnya kembali.

Bantuan dari Pihak Ketiga

Cara berikutnya adalah dengan meminta bantuan dari pihak ketiga, yang mengenal baik kedua belah pihak. Cara tersebut dapat menambah tekanan kepada penerima pinjaman untuk segera mengembalikan pinjamannya. Pihak ketiga dapat membantu mengingatkan dengan cara yang lebih santai, sehingga penerima pinjaman mengingat kewajibannya.

Minta Bantuan Keluarga Penerima Pinjaman

Jika pihak ketiga kurang efektif dalam mengingatkan utang, pemberi pinjaman bisa meminta bantuan pihak keluarga penerima pinjaman. Jangan lupa untuk menyertakan bukti perjanjian pinjaman ketika menghubungi pihak keluarga, jadi pemberi pinjaman memiliki posisi yang kuat dalam meminta uang yang dipinjam.

Baca juga: Perbedaan antara Utang dan Piutang

Nah, seperti yang sudah dijelaskan, terlihat adanya tahapan-tahapan dalam menagih utang. Pemberi pinjaman bisa mengikuti tahapan tersebut agar bisa mendapatkan uangnya kembali.

Jangan lupa untuk menggunakan bahasa yang sopan dan menjaga kesantunan untuk menghindari timbulnya sakit hati. Selain itu, hindari menggunakan cara-cara yang bisa membuat penerima pinjaman merasa dipermalukan.

Sebisa mungkin hindari menagih lewat media sosial yang bisa menimbulkan masalah melebar. Selain itu, menagih lewat media sosial juga memiliki risiko melanggar aturan UU ITE. Karena itu, selalu gunakan strategi yang matang ketika akan menagih utang.

Baca juga: Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Berutang ke Teman

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

22 Apr 2024
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download