Tips Efektif Menjadi Reseller untuk Dapat Cuan

06 Dec 2023 by Kredit Pintar., Last edit: 06 Dec 2023

Menjadi reseller adalah satu di antara opsi untuk belajar menjadi pengusaha. Reseller memiliki risiko yang minim dan bisa memberikan edukasi bagaimana mengatur produk yang akan diperjualbelikan. Adanya marketplace online, semakin memudahkan masyarakat untuk menjadi reseller yang bisa mendapatkan keuntungan.

Resell adalah proses menyalurkan barang dari produsen ke konsumen melalui agen perantara tanpa adanya stok barang dengan komisi bukan dari produsen langsung, melainkan harga khusus dari produk tersebut. Reseller berarti adalah orang yang melakukan kegiatan resell dan mendapatkan keuntungan selisih antara harga jual dengan harga khusus yang didapat dari produsen atau supplier.

Baca juga: Macam-Macam Jenis Bisnis

Cara Kerja Reseller

Cara menjadi reseller tidak terlalu sulit. Hal utama yang harus dimiliki adalah modal untuk mendapatkan stok produk. Kegiatan yang harus dilakukan setelah memiliki stok adalah mempromosikan produk tersebut, agar menarik perhatian calon konsumen.

white paper bag surrounded by red balloons

Berikut ini adalah tahapan untuk menjalankan bisnis sebagai reseller:

  1. Memilih Produk yang Akan Dijual
    Memilih produk adalah langkah awal untuk menjadi reseller. Produk yang dicari adalah produk yang sudah familiar dan diketahui secara menyeluruh. Selain itu, kriteria lain yang harus diperhatikan adalah kualitas produk, harga, dan potensi konsumen. Hal tersebut sangat penting karena dapat menentukan laku tidaknya produk yang akan dijual.
  2. Melihat Kompetitor dan Pasar
    Melihat kondisi pasar dan memperhitungkan kompetitor merupakan faktor penting dalam menjadi reseller. Tujuan utamanya adalah untuk menghindari kerugian. Alasan utamanya adalah supplier tidak hanya mendistribusikan barang ke satu penjual saja, sehingga menimbulkan potensi perbedaan harga modal. Normalnya, pasar akan memilih produk yang harganya lebih ekonomis. Jadi, kompetitor dan kondisi pasar harus menjadi pertimbangan utama.
  3. Mencari Supplier
    Langkah yang paling krusial dalam menjadi reseller adalah mencari supplier yang bertanggung jawab. Komunikasi dan kecepatan supplier menjadi faktor penting dalam berjalannya bisnis yang dijalankan. Selain itu, supplier bisa menjaga komitmen sehingga kualitas produk dan kontinuitas ketersediaan barang bisa terjaga.

Baca juga: Cara Mempertahankan Bisnis Online

Keuntungan Menjadi Reseller

Keuntungan utama menjadi reseller adalah tidak perlu memikirkan proses produksi, karena produk yang didapat merupakan produk akhir. Sehingga, reseller hanya perlu memikirkan harga jual yang pantas untuk bisa mendapatkan laba.

close up of human hand

Biasanya, semakin banyak produk yang dibeli, semakin besar pula peluang untuk mendapat potongan harga darir supplier.

Berikut ini adalah beberapa keuntungan menjadi reseller:

Banyak Produk yang Bisa Dijual

Jika seorang reseller memiliki modal yang cukup besar, mereka bisa membeli banyak jenis produk, mulai dari pakaian, sepatu, aksesoris, tas, hingga perlengkapan rumah tangga. Semakin banyak jenis produk yang dijual, juga semakin memperbesar peluang untuk mendapatkan pelanggan dari berbagai segmen.

Lebih Cepat Memulai Bisnis

Sebagai seorang reseller, tidak perlu banyak menyiapkan media penjualan. Karena reseller tidak melakukan produksi barang, menyewa toko, dan merekrut karyawan. Pekerjaan paling berat dari seorang reseller adalah melakukan kegiatan packaging. Jadi, bisnis bisa lebih cepat dimulai.

Tidak Menyita Waktu

Reseller bisa melakukan manajemen waktu dengan baik, karena hanya memasarkan produk, menyiapkan pesanan, dan mengirimkan pesanan ke pembeli dengan menggunakan jasa ekspedisi. Jadi, jam aktif bekerja dapat leluasa untuk diatur. Reseller bisa mengumpulkan pesanan terlebih dahulu, lalu dalam satu waktu membawa produk ke vendor ekspedisi untuk dikirimkan ke pembeli.

Risiko Finansial Rendah

Sebagai seorang reseller, kita bisa mengatur jumlah barang akan dijadikan stok. Jadi, tidak perlu membeli stok produk terlalu banyak sehingga bisa menghitung biaya operasional dengan lebih mudah. Biaya operasional yang teratur membuat risiko finansial menjadi lebih kecil.

Baca juga: Ide Bisnis Sampingan

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya. 

06 Dec 2023
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download