Terjebak Friendzone? Ini Tanda dan Cara Mengatasinya!

20 Aug 2021 by Laruan

Hubungan pertemanan antara pria dan wanita seringkali tak bisa dilepaskan dari bumbu percintaan. Beruntung jika tahu kamu dan temanmu memiliki perasaan yang sama. Sebab seringkali, dia yang kamu kira miliki perasaan lebih ternyata hanya menganggapmu sebagai teman saja. Yah, begitulah kira-kira bagaimana friendzone membelenggu dua insan manusia.

Benar saja. Melibatkan perasaan dalam pertemanan memang membuat situasi menjadi menyulitkan. Sebab yang ada, situasi ini bisa saja membuatmu merasa canggung dan aneh tidak seperti biasanya. Padahal, mengingat banyaknya waktu yang dihabiskan bersama, itu tidak seharusnya terjadi.

Tanda Kamu dan Si Dia Terjebak Friendzone

Terjebak di kondisi ketika kamu merasa lebih dari teman tapi bukan pacarnya memang menyulitkan. Sebelum kegelisahan yang justru membuatmu terus menerus merasa tidak nyaman, kenali beberapa ciri kamu berada dalam zona teman ini:

1. Selalu ada, tapi bukan saudara

Kabar dan perhatian tentu sesuatu yang wajar diberikan oleh seorang teman. Tapi bagaimana jika perhatian yang diberikan temanmu merasa spesial? Momen inilah yang seringkali mengganggu di benak untuk menganggap teman seolah lebih dari sekadar teman biasa.

Tak dapat dipungkiri jika hubungan pertemanan yang rumit ini membuat siapapun kadang lelah menjalaninya. Membiarkannya membuat diri tidak nyaman, tapi mengambil tindakan lebih pun ibarat buah simalakama. Sebab khawatir, justru membuat temanmu undur diri dan menghilang dari deretan orang-orang dekatmu.

2. Saling melengkapi, tapi bukan pasangan

Sebagaimana roti dan mentega, pertemanan pun demikian. Keberadaannya saling melengkapi. Akan tetapi, seringnya cara bagaimana seorang perempuan dengan teman prianya dekat ditanggapi dengan status yang berbeda. Ya. Tampak seperti hubungan pertemanan biasa, tapi kemesraan yang timbul selayaknya sepasang kekasih. 

Jika sudah berada di posisi yang demikian ini, tindakan yang akan kamu ambillah yang akan menentukan bagaimana endingnya. Baik dengan menjalani kehidupan seperti biasanya, atau justru mengambil langkah ekstrim dengan meminta klarifikasi pada teman pria atau wanita. Inilah alasan mengapa penting untuk kamu mengetahui ciri dan cara keluar/mengatasi hubungan pertemanan yang seperti ini.

Terjebak Friendzone? Ini Tanda dan Cara Mengatasinya!

Artikel menarik lainnya: 3 Cara Dapat Uang 500rb Sehari: Direkomendasikan Oleh Kredit Pintar

3. Tahu siapa yang ditaksirnya tapi kamu tetap menyukainya

Ada saja hal-hal menarik yang terjadi di tengah zona pertemanan. Salah satunya adalah ketika kamu tahu siapa sebenarnya orang yang ditaksirnya, tapi kamu tetap menyukai teman kita. Padahal, temanmu itulah justru orang yang paling sering menjodoh-jodohkan dengan kenalannya. 

Ya-ya, memang serumit ini ya belenggu yang menjerat dua anak adam ini? Ketika kamu bawa perasaan dan mengharapkan hubungan yang lebih serius, justru ia orang yang paling santai dan tidak menggubris keberadaanmu selain sebagai temannya. Karena inilah, ciri serta cara keluar/mengatasi zona pertemanan menunjukkan perannya.

4. Dia tidak menanggapi serius perhatian yang kamu berikan

Tanda kamu dan dia terjebak zona pertemanan berikutnya adalah ketika dia tidak menanggapi dengan serius perhatian yang kamu berikan. Tentu saja karena perhatianmu seperti saling mentraktir makanan, nonton film bersama dan lain sebagainya dianggap sebagai tindakan yang wajar. Sehingga jika kamu merasa dianggapnya spesial, tidak perlu terburu-buru menganggapnya lebih dari teman.

5. Orang lain melihat seperti kemesraan padahal biasa saja

Dari kacamata orang lain, kedekatan pria dengan teman wanitanya memang seringkali salah dipahami sebagai pasangan. Sebab bisa jadi kemesraanmu dan si dia di muka publik secara tidak sadar membuat orang lain menganggap kalian bak sepasang kekasih yang dimadu asmara. Padahal sebenarnya, itu hanyalah reaksi natural sekadar pertemanan biasa.

Tapi bagaimana jika kamu sendiri dari jauh-jauh hari merasa hubungan pertemanan kami berbeda? Melihat dari caranya memberikan perhatian atau perlakuannya sebagai teman, misalnya? Jika sudah demikian, sudah menjadi tugasmu sendiri untuk memutuskan pilihan. Antara meneruskan hubungan teman tapi mesramu maupun mengambil tindakan untuk mengatasi zona pertemanan yang membelenggu ini.

Begini Cara Mengatasi Friendzone

Stop! Jangan biarkan perasaanmu berlarut-larut yang justru bisa membuatmu semakin canggung dengan temanmu sendiri. Berikut ini adalah  cara keluar/mengatasi zona pertemanan yang bisa kamu praktikkan. Sebab tentunya, dibandingkan harus tenggelam dalam jurang ketidakpastian, melepaskan diri dari belenggu ini jalan terbaiknya.

1. Masa bodoh

Memberikan kabar dan perhatian tentu wajar bagi teman. Tidak saja pada teman pria tapi juga pada teman wanita. Terlalu menanggapi perhatian yang diberikan oleh temanmu juga tidak baik. Sebab bisa saja membuatmu berpikir jika ia memberikanmu itu sesuatu yang lebih. Karena itulah, sesekali cuek dan masa bodoh bisa menyelamatkan hubungan pertemananmu maupun sebaliknya.

2. Bertingkah seperti biasanya

Menjalani kehidupan normal tentu bukanlah sesuatu yang mudah. Tapi, daripada terus terbebani dengan hubungan teman tapi mesramu dengan si dia, lebih baik jika bertingkah seperti biasanya saja. Yap. Sebisa mungkin bertingkah seperti biasanya ini setidaknya akan membuat kehidupan normal kembali setelah hubungan zona pertemanan-mu dengan si dia berakhir.

Memang benar. Sebab meskipun setelah mengklasifikasi potensi hubungan pertemanan kami bisa menjadi sepasang kekasih atau tidak pun kamu akan tetap menjalani kehidupanmu sendiri. Karena itulah, menjadi diri sendiri dan bertingkah sebagaimana biasanya adalah cara terbaik.

3. Fokus pada hal-hal yang lebih produktif

Situasi zona pertemanan membuatmu mengalami kemandekan? Padahal, banyaknya waktu di situasi sulit ini bisa kamu manfaatkan untuk kegiatan yang lebih produktif. Karena itulah, yuk stop melamun dan memikirkan itu-itu sajanya! Banyak tantangan yang harusnya bisa kamu coba yang tentu bisa semakin meng-upgrade dirimu sendiri maupun di kacamata orang lain.

Tidak dapat dipungkiri jika sejatinya, kamu dan temanmu memiliki potensi untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Sehingga daripada terus kepikiran dengan hal-hal yang tidak perlu, saling introspeksi diri justru bisa menguatkan hubungan pertemananmu. Malahan, dengan mengetahui jika setiap orang miliki prosesnya masing-masing, bisa jadi kamu akan mengetahui titik terang hubunganmu dari hal yang tidak diduga-duga.

Terjebak Friendzone? Ini Tanda dan Cara Mengatasinya!

4. Tanamkan dalam pikiranmu jika dia teman biasa

Cara mengatasi hubungan zona pertemanan berikutnya adalah fokus pada hal-hal yang lebih positif. Benar saja, terlalu melibatkan perasaan pada hubungan pertemanan memang membuat kesehatan hubunganmu menjadi tidak baik. Beruntung jika hanya kamu dan si dia yang terlibat, sebab bisa saja, ada orang lain yang menjadi korban. Karena itulah, tanamkan dalam-dalam di benakmu jika dia hanyalah teman biasa yang tidak perlu kamu baperi.

5. Ungkapkan perasaanmu yang sebenarnya

Cara terakhir yang paling menentukan adalah dengan mengungkapkan perasaanmu yang sebenarnya. Memang tidak menjamin kamu akan mendapat jawaban yang sesuai dengan harapanmu, sebab bisa saja justru kamu ditertawakan atau bahkan memutuskan hubungan pertemananmu. Tapi tentunya, ini cara terbaik supaya kamu tidak terus menerus terjebak di situasi yang melelahkan ini

Tidak dapat dipungkiri jika friendzone membuat hubungan pertemanan menjadi tidak sehat. Padahal, hubungan pria dan wanita tidak melulu hanya di dunia percintaan. Karena itulah, dengan mengetahui tanda, cara keluar/mengatasi situasi menyulitkan ini bisa dikerucutkan menjadi dua. Yakni bertingkah biasa saja, atau mengungkapkan perasaanmu dan kamu akan tahu bagaimana endingnya. 

Artikel menarik lainnya: 6+ Cara Mendapatkan Dana Bantuan Pemerintah 2021

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
mobile-closeKredit PintarDownload