Ingin Jadi Swing Trader? Pelajari Jurusnya Sekarang!

17 Aug 2022 by Ary Wibowo, Last edit: 19 Aug 2022

Menuai keuntungan semaksimal mungkin di pasar modal sudah pasti menjadi tujuan utama semua trader. Namun untuk mencapai keuntungan yang maksimal harus dibarengi dengan usaha dan teknik yang tepat juga. Salah satu caranya adalah menjadi seorang swing trader yang memanfaatkan teknik swing trading dalam bermain saham. 

What Is Swing Trading? Learn The Strategies Beginning Traders May Use To  Profit | Bankrate

Seorang swing trader memiliki ambisi untuk meraup keuntungan sebesar mungkin dalam waktu yang singkat. Tentu bukan hal yang mudah, karena untuk bermain saham dengan Teknik swing trading membutuhkan kemampuan khusus. Maka dari itu, mari simak informasi soal swing trading dan teknik-teknik yang dilakukan oleh seorang swing trader.

Baca juga : Mengenal Apa Itu Trading dan Cara Memainkannya

Tentang Swing Trading

Secara umum, swing trading adalah cara untuk mendapatkan untung yang besar di pasar modal dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Sesuai namanya, keuntungan yang akan didapat bergantung pada kondisi “swing” dalam grafik fluktuasi saham. Trader akan membeli suatu saham ketika sedang swing low atau harga rendah, kemudian saham tersebut akan dijual ketika swing high atau harga naik. 

Swing Trading: Gaya Trading untuk Profesional

Selain strategi membeli saham ketika harga rendah, adapun strategi lain yakni membeli saham ketika breakout. Artinya saham dibeli saat harganya sudah dikonfirmasi breakout dari area resisten. Kedua cara tersebut tetap mempermudah trader untuk mendapatkan saham dengan harga yang bagus untuk kemudian dijual dengan harga yang lebih bagus lagi.

Untuk menuai keuntungan yang maksimal, seorang swing trader perlu menguasai teknik seperti analisis teknikal dan fundamental. Singkatnya analisis teknikal akan fokus pada pola pergerakan grafik saham yang fluktuatif. Sedangkan analisis fundamental fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan harga saham.

Analisis teknikal membantu trader untuk bisa memahami pola fluktuasi saham baik dalam jangka waktu yang telah lalu, maupun jangka waktu yang akan datang. Karena perubahan grafik yang fluktuatif sangat mempengaruhi perubahan harga saham setiap waktu. Dari pola fluktasi tersebut, trader dapat mempertimbangkan risiko serta waktu yang tepat untuk menjual dan membeli suatu saham. 

Analisis fundamental membantu trader untuk mengobservasi kondisi ekonomi, khususnya pasar modal secara makro. Analisis ini bisa dilakukan berdasarkan faktor potensi industri, kinerja keuangan, tingkat persaingan usaha dan kondisi ekonomi global. Sehingga trader dapat menyimpan aset sahamnya selama beberapa waktu, baik harian, mingguan hingga bulanan sambil menunggu waktu yang tepat untuk kembali melakukan transaksi jual-beli. 

Penting juga untuk memahami risiko-risiko yang bisa terjadi saat mengimplementasikan swing trading. Bukan tidak mungkin ketika seorang trader menguasai cara kerja swing trading, ia akan bisa menuai keuntungan yang besar dengan modal yang kecil. 

Baca juga : Belajar Trading Forex untuk Pemula, Biar Gak Boncos

Hal yang Harus Dipahami Swing Trader

Indikator untuk Swing Trading Saham Strategi Tepat Bagi Para Trader

1. Strategi Swing Trading

Strategi dalam penerapan swing trading dibedakan saat membeli saham dan menjual saham. Saat ingin membeli saham, terdapat dua strategi utama dalam pengimplementasiannya, yakni Buy on Weakness dan Buy on Breakout. Berikut rinciannya :

  • Buy on Weakness, strategi pembelian saham saat harganya memantul dari area support.
  • Buy on Breakout, strategi pembelian saham saat harganya melampaui area resisten dan bersiap menembus are resisten kedua. 

Sedangkan ketika ingin menjual saham yang telah dibeli, terdapat strategi yang dinamakan Sell on Strength. Artinya penjualan saham dilakukan ketika harganya menyentuh area resisten, sehingga harga yang didapat tinggi. 

Strategi penjualan saham lainnya adalah menunggu momen Candle Reversal. Artinya penguatan harga saham sudah menjelang selesai, sehingga berpotensi untuk kembali menurun.

2. Teknik Swing Trading

Terdapat beberapa teknik dalam pengaplikasian swing trading, yang tentu saja bisa meningkatkan potensi keberhasilan seorang swing trader dalam menuai keuntungannya. Teknik-teknik swing trading ini bisa diaplikasikan ketika trader sudah memahami cara kerja swing trading. Salah satunya adalah dengan kemampuan membaca arah pergerakan tren di pasar modal.

Terdapat tiga jenis tren dalam pasar modal, yakni kenaikan, mendatar dan penurunan. Trader harus bisa membaca arah pergerakan tren agar bisa meminimalisir risiko dan menerapkan teknik-teknik swing trading. Berikut Teknik swing trading yang dapat trader aplikasikan.

  • Teknik Entry, teknik untuk memasuki pasar saham dan membelinya berdasarkan tren yang tepat. Bisa masuk saat tren sedang menunjukkan kenaikan maupun sebaliknya, tergantung pada strategi serta analisa yang dilakukan trader,
  • Teknik Exit, Teknik untuk keluar dari pasar saham dan menjualnya berdasarkan tren penurunan yang sesuai perkiraan trader. 

Baca juga : Lima Tips Dasar Melakukan Forex Trading

3. Risiko Swing Trading

Risiko memang sangat lekat dengan segala kegiatan yang berkaitan dengan investasi dan trading. Setiap instrumen investasi dan trading memiliki risiko yang berbeda-beda, tergantung pada kemampuan trader dalam mengelolanya. Pahami dua jenis risiko yang kerap terjadi saat trader melakukan swing trading. 

  • Average down, yakni strategi di mana saham dibeli saat harganya turun secara bertahap, dengan ekspektasi harganya akan perlahan naik untuk dijual kembali.Namun pada kenyataannya ternyata harga saham tersebut malah terus menerus menurun, sehingga trader akan membeli kembali saham tersebut di harga yang lebih rendah dari sebelumnya untuk menuai potensi profit.
  • Stop loss, yakni kondisi ketika nilai terendah yang telah ditetapkan untuk suatu saham yang telah dinyatakan merugi sehingga membatasi kerugian pada trader itu sendiri. Hal ini biasanya umum dilakukan ketika harga suatu saham kian memburuk dan trader telah mengalami kerugian besar. Maka langkah yang perlu diambil adalah melakukan stop loss.

Baca juga : 4 Broker Forex Terbaik di Indonesia

Tips untuk Swing Trader

Menerapkan metode swing trading memang membutuhkan kemampuan yang baik dalam menganalisis dan mengatur strategi. Bagi anda yang ingin menjadi swing trader tidak perlu khawatir akan kesusahan dalam menerapkan metodenya, berikut tips yang bisa membantu anda.

  • Selalu menganalisis dengan teknik teknikal dan fundamental
  • Disiplin dalam membuat target profit taking dan cut loss
  • Sigap dalam memantau naik-turunnya tren saham
  • Fokus ke beberapa macam saham saja
  • Jika melihat peluang di masa yang akan datang, bersabar dalam menahan aset saham yang dimiliki untuk dijual kemudian

Demikian informasi mengenai swing trading dan hal-hal yang harus dipahami oleh swing trader. Perlu diingat, dalam penerapan swing trading perlu kemampuan trader dalam menganalisis, memilih strategi dan teknik yang tepat untuk bisa menuai keuntungan yang maksimal. Serta dengan memahami risiko yang ada dalam penerapan swing trading dapat membuat trader lebih siap dalam menerima hasil akhirnya.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
19 Aug 2022
mobile-close
Pinjam kilat 20 juta!Download