Pengertian Interaksi Sosial Beserta Penjelasannya

28 Jul 2021 by Laruan

Kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari yang namanya interaksi sosial. Hal ini bisa terjadi kapan saja dan dimana saja yang mengharuskan kita untuk melakukan hubungan antar individu, kelompok, atau antar kelompok dengan individu.

Interaksi bersama individu lain memiliki peran yang sangat penting dalam masyarakat. Dengan adanya hal ini, setiap individu dapat memahami satu sama lain, memahami setiap kepribadian seseorang, dan membentuk kepribadian yang lebih baik lagi. 

Pengertian Interaksi Sosial Menurut Ahli Sosiologi

Pada abad ke-19 dan awal abad 20-an, ahli sosiologi George Herbert Mead dan Erving Goffman telah menjelaskan bahwa interaksi bersama individu lain adalah suatu bentuk aktivitas individu yang dapat menjadi faktor pengembangan kepribadian dari setiap orang.

Keduanya juga telah merumuskan teori tentang interaksi bersama individu lain yang terbagi menjadi dua bagian, Interaksionisme Simbolik dan Dramaturgi.

  1. Teori Interaksionisme Simbolik

George Herbert Mead adalah ahli sosiologi pertama yang mengemukakan teori interaksionisme simbolik. Herbert Blumer kemudian memperkenalkan teori tersebut pada tahun 1939. Menurutnya, interaksi bersama individu lain terjadi karena adanya penggunaan simbol-simbol yang memiliki makna tertentu yang pada akhirnya memicu interaksi antar individu atau kelompok.

Mead mengambil tiga konsep yang diperlukan yang saling mempengaruhi satu sama lain untuk menyusun sebuah teori interaksionisme simbolik. Konsep tersebut dicantumkan pada bukunya yang berjudul Mind, Self and Society.

  1. Mind (pikiran)

Definisi pikiran adalah sebuah fenomena sosial. Menurut Mead, pikiran didefinisikan sebagai proses percakapan seseorang dengan dirinya sendiri yang tidak ditemukan di dalam individu. Pikiran akan muncul dan berkembang dalam proses sosial yang menjadi bagian terpenting dari interaksi bersama individu lain.

  1. Self (diri)

Self diri merupakan ciri khas dari manusia yang tidak dimiliki oleh binatang.

Konsep ini adalah kemampuan individu untuk menerima diri sendiri sebagai sebuah objek dari perspektif yang berasal dari masyarakat.

  1. Society (masyarakat)

Society atau masyarakat adalah proses sosial tanpa henti yang mendahului pikiran dan diri. Masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk pikiran dan diri dari setiap individu.

  1. Teori Dramaturgi

Erving Goffman adalah ahli sosiologi pertama yang mengemukakan teori Dramaturgi. Menurutnya, interaksi bersama individu lain diibaratkan seperti sebuah seni pertunjukan karena di dalamnya memiliki dua jenis kehidupan yang berbeda, backstage (belakang panggung) dan frontstage (depan panggung). Front stage atau depan panggung terbagi menjadi dua, yaitu; personal front (front pribadi) dan setting atau pengaturan. 

Teori ini muncul karena adanya ketegangan yang terjadi antara “I” dan “Me” (gagasan Mead). Konsep “I” memiliki konsep apa adanya sedangkan konsep “Me” mengacu pada diri orang lain. Ketegangan yang muncul itu berasal dari perbedaan antara harapan individu terhadap apa yang kita harapkan. Kata kunci dalam teori Dramaturgi ini adalah show (tampil), impression (kesan), frontstage (wilayah depan), backstage (belakang panggung), setting (pengaturan), penampilan dan juga gaya.

Jenis-Jenisnya

  1. Antara individu dengan individu

Jenis ini terjadi jika terdapat dua individu yang bertemu melakukan interaksi bersama individu lain satu sama lain. Interaksi jenis ini adalah hal yang paling umum dilakukan oleh kita semua, seperti menyapa, bertanya kabar, melempar senyum, dan masih banyak lainnya yang sering kita lakukan.

  1. Antara individu dengan kelompok

Jenis interaksi ini terjadi jika seseorang harus melakukan interaksi dengan kelompok yang memiliki lebih dari 3 anggota.

Biasanya interaksi ini terjadi saat individu tersebut merupakan bagian dari kelompok dan melakukan interaksi dengan anggota-anggota kelompoknya. Interaksi ini bisa terjadi setiap individu harus berhadapan dengan satu kelompok untuk menyampaikan pesan. Contohnya: menjadi narasumber di universitas.

  1. Antara kelompok dengan kelompok

Proses interaksi bersama individu lain ini dapat terjadi jika terdapat dua kelompok yang berlawanan atau berbeda yang bertemu untuk melakukan interaksi. Setiap anggota kelompok tidak lagi berbicara sebagai individu, melainkan sebagai perwakilan dari sebuah kelompok. Karena itu, interaksi bersama individu lain ini harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari pernyataan yang salah yang mengakibatkan konflik dan pertentangan yang akan menimbulkan permusuhan.

Syarat Interaksi Sosial

Interaksi bersama individu lain dapat terjadi jika memenuhi kedua syarat berikut ini:

  1. Kontak Sosial

Ini adalah cara yang dilakukan individu dalam melakukan interaksi bersama individu lain. Interaksi ini tidak selalu mengharuskan untuk melakukan hubungan fisik, tetapi juga bisa melalui telepon, surat, maupun email.

Kontak sosial bisa bersifat positif maupun negatif, tergantung dari perilaku setiap individunya. Kontak sosial yang positif akan menghasilkan tujuan yang positif, seperti menjalin hubungan, melakukan kerjasama, dan seterusnya.

Sedangkan kontak sosial yang bersifat negatif akan menghasilkan konflik, pertengkaran, benci, permusuhan dan lain sebagainya.

  1. Komunikasi

Syarat yang kedua adalah komunikasi. interaksi bersama individu lain tidak dapat dilakukan jika tidak ada komunikasi dan pesan yang ingin disampaikan. Kegiatan komunikasi adalah proses dimana setiap individu ingin menyampaikan pesan kepada lawan bicaranya secara langsung maupun melalui perangkat pembantu supaya lawan bicara bisa memberikan tanggapan atau respon.

Proses terjadinya interaksi bersama individu lain di dalam komunikasi memiliki tiga tahapan yang harus dilakukan, encoding (proses membuat pesan dengan kode tertentu), penyampaian pesan, dan decoding (proses penggunaan kode untuk memaknai pesan).

Ciri-Ciri Interaksi Sosial

interaksi sosial
  • Jumlah pelaku lebih dari satu karena membutuhkan aksi dan reaksi.
  • Adanya komunikasi menggunakan simbol-simbol untuk berkomunikasi dalam satu bahasa.
  • Terdapat dimensi waktu, yaitu masa lalu, masa kini, dan masa depan.
  • Terdapat tujuan yang ingin dicapai yang mengarah kepada kerja sama atau pertentangan.

Ragam Bentuk Interaksi Sosial

Interaksi bersama individu lain terbagi menjadi dua golongan, asosiatif dan sosial disosiatif.

Asosiatif

Golongan interaksi asosiatif adalah yang mendukung individu atau kelompok untuk mencapai tujuan tertentu. Golongan ini memiliki macam-macam interaksi seperti:

  1. Kerja sama (Cooperation)

Sebuah usaha antar individu atau antar kelompok untuk mencapai satu tujuan bersama.

  1. Akomodasi (Accomodation)

Selanjutnya adalah akomodasi. Akomodasi adalah proses penyesuaian diri antara individu atau kelompok yang saling bertentangan sebagai upaya mengatasi ketegangan.

Akomodasi memiliki 7 jenis yang terdiri dari, koersi, mediasi, konsiliasi, kompromi, arbitrase, toleransi, dan stalemate.

  1. Asimilasi (Assimilation)

Perubahan umum yang dilakukan secara sukarela dan ditandai dengan upaya untuk mengurangi perbedaan dalam masyarakat dengan mempercepat kesatuan untuk satu tujuan bersama.

  1. Akulturasi (Acculturation)

Suatu proses penerimaan dan pengolahan unsur-unsur budaya asing menjadi salah satu bagian dari kebudayaan di dalam kelompok.

Disosiatif

Golongan disosiatif lebih mengarah kepada hal yang bertentangan dan memicu arah persaingan untuk mencapai tujuan tertentu. Disosiatif memiliki beberapa macam interaksi seperti:

  1.  Persaingan

Proses sosial ketika ada dua belah pihak atau lebih saling bersaing dan bertindak untuk mencapai kemenangan tertentu.

  1. Kontraversi

Pertentangan atau perbedaan terhadap satu masalah yang bertangan dan memiliki pandangan yang berbeda.

  1. Pertikaian

Proses sosial sebagai tindakan lanjutan kontraversi. Perselisihan semakin terbuka dan tajam yang menimbulkan rasa emosi seperti amarah, benci, dan emosi negatif lainnya.Demikianlah penjelasan mengenai interaksi bersama individu lain. Semoga informasi ini membantu Sobat Pintar.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
mobile-closeKredit PintarDownload