6 Cara Pintar Mengelola Keuangan ala Anak Rantau

26 Feb 2019 by Edwin

Jadi anak rantau itu nggak gampang lho! Jauh dari rumah dan tuntutan untuk jadi mandiri sering bikin hidup anak rantau terasa berat.

Di balik semua tantangan yang dihadapi setiap anak rantau, pasti semua setuju kalau seringkali yang menjadi tantangan paling susah adalah mengelola keuangan pribadi.

Baik bagi anak rantau yang melanjutkan studinya, maupun orang yang merantau untuk bekerja, mengelola keuangan pribadi memang jadi tantangan tersendiri.

Semua anak rantau harus putar otak agar budget satu bulan dapat mencukupi berbagai kebutuhan yang mencakup bayar sewa kos, uang makan sehari-hari, uang transportasi, biaya hiburan, hingga alokasi uang untuk dikirimkan ke keluarga di kampung halaman.

Untuk yang lanjut studi, mengelola uang saku memang susah-susah gampang. Para mahasiswa perantau seringkali harus bersahabat dengan mie instan di akhir bulan lantaran uang saku sudah menipis.

Bagi yang bekerja, mengatur gaji sebulan juga perlu dilakukan agar semua kebutuhan dan tujuan finansial terpenuhi.

Agar hidup anak rantau lebih mudah, berikut ada 6 cara mengelola keuangan untuk anak rantau:

Selalu buat rencana pengeluaran

Rencana pengeluaran merupakan hal yang krusial bagi semua anak rantau.

Seringkali, tanpa perencanaan keuangan yang baik, anak rantau akan menghabiskan uang seenaknya tanpa tau batasan. Alhasil, di akhir bulan nanti keuangan menipis dan anak rantau harus hemat total.

Agar dompet anak rantau tidak bocor di tengah bulan, rencana pengeluaran perlu sebagai batasan.

Ada beragam metode mengelola keuangan yang bisa diaplikasikan agar keuangan anak rantau bisa mencukupi kehidupan sebulan.

Namun yang jelas, di awal bulan saat menerima gaji atau menerima uang saku, usahakan untuk merencanakan pengeluaran secara terperinci.

Catat semua pengeluaran yang harus dikeluarkan.

Pisahkan uang untuk masing-masing kebutuhan.

Jangan lupa juga menyisihkan uang untuk ditabung.

Dengan begini, hingga akhir bulan pun anak rantau tidak akan mengalami penghematan ekstrim.

Hargai uang receh

Pernah mendengar kisah seorang ibu rumah tangga yang bisa membeli kendaraan menggunakan uang receh yang disisihkan selama beberapa tahun?

Itu adalah salah satu bentuk manfaat uang recehan yang seringkali disepelekan.

Ya oke, uang receh memang tidak praktis untuk digunakan maupun disimpan. Meski demikian uang receh tetaplah uang yang punya nilai tukar.

Jika disimpan dan dikumpulkan dengan baik, uang receh bisa menjadi penolong anak rantau ketika mengalami kebangkrutan akhir bulan.

Karena itu, setiap kali Sobat Pintar membeli sesuatu, jangan mau diberi kembalian permen! Minta kembalian uang receh karena permen tidak punya nilai tukar.

Manfaatkan promo

Promo merupakan harta karun di mata setiap orang, terlebih lagi bagi para perantau.

Baik promo makanan, diskon pakaian, promo ojek online, cashback pembayaran non-tunai, maupun promo berlangganan produk digital. Manfaatkan secara maksimal promo yang ada sehingga memberi sedikit kelonggaran finansial bagi Sobat Pintar.

Meski demikian, Sobat Pintar perlu hati-hati dalam memanfaatkan promo yang ada. Jangan mentang-mentang ada promo, Sobat Pintar langsung tergiur dan langsung menggunakan promo tersebut.

Tanyakan kepada diri sendiri apakah promo tersebut membawa keuntungan atau justru bentuk pemborosan.

Kerja sampingan bila perlu

Dalam mengelola keuangan anak rantau, terkadang ada aja kebutuhan tambahan yang harus dipenuhi.

Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan hidup adalah dengan mencari penghasilan tambahan, baik dengan kerja sampingan atau buka usaha sendiri.

Bekerja sampingan atau buka usaha sampingan jadi jalan yang baik untuk menambah penghasilan anak rantau.

Selain untuk menambah penghasilan, dengan kerja atau usaha sampingan, para anak rantau juga bisa memperluas networking, membuka kesempatan bisnis, maupun jadi tempat untuk menyalurkan passion.

Rajin pantau pengeluaran

Anak rantau juga masih punya satu tugas penting dalam mengelola keuangan mereka, yaitu untuk memantau dan melacak pengeluaran.

Dengan rajin memantau pengeluaran hingga ke pengeluaran harian, Sobat Pintar bisa mendapat gambaran bagaimana perilaku pengeluaran selama satu bulan ke belakang.

Lacak semua pengeluaran, mulai dari pengeluaran besar maupun micro spending agar Sobat Pintar tidak bingung kemana uang pergi nantinya.

Dalam melacak pengeluaran, Sobat Pintar bisa menggunakan aplikasi pelacak keuangan yang bisa memudahkan tugas ini.

Sobat Pintar nggak mau kan, tiba-tiba nggak punya uang di akhir bulan dan nggak tau kemana aja pengeluarannya?

Pinjaman Online di kala mendesak

Anak rantau  juga teradkadang dibikin pusing oleh kondisi kebutuhan yang mendesak saat uang pribadi sedang seret-seretnya.

Di saat seperti ini, sering terbesit keinginan untuk meminjam uang.

Namun, kalau pinjam uang dari teman atau kerabat takut malah merusak hubungan, Sobat Pintar masih bisa mengajukan pinjaman online dari Kredit Pintar!

Dengan memanfaatkan pinjaman online secara bijak, anak rantau bisa memenuhi semua kebutuhan dan mengelola keuangan dengan lebih baik.

Sudah banyak bukti peminjam yang mengatakan kalau pinjam uang di Kredit Pintar aman dan menguntungkan. Sehingga tak perlu ragu lagi mengajukan pinjaman di Kredit Pintar.

Yuk, buktikan proses pengajuan pinjaman yang cepat dan nyaman!

[su_button url=”https://kp.onelink.me/o4cz/blog” target=”blank” style=”flat” background=”#79c143″ size=”8″ text_shadow=”3px 2px 3px #000000″]Pinjam Sekarang![/su_button]

mobile-closeKredit PintarDownload