Maisir Adalah Transaksi yang Harus Dihindari

14 Jul 2022 by Laruan, Last edit: 18 Jul 2022

Maisir adalah suatu tindakan yang tidak diperbolehkan dalam perekonomian syariah. Mengapa maisir dilarang dan apa sebenarnya maisir itu? Maisir merupakan suatu kegiatan perbankan dan ekonomi yang dianggap mengakibatkan kerugian bagi pihak yang melakukan transaksi.

Larangan yang diterapkan untuk maisir bukan sekedar larangan kosong tanpa alasan. Pelarangan maisir bersumber langsung dari kitab umat Islam yang mengharamkan serta sangat menghindari tindakan maisir. Seperti apa tindakan maisir ini?

Pengertian dari Tindakan Maisir Adalah…

Maisir merupakan suatu jenis transaksi yang berupa permainan. Salah satu syarat yang ada dalam transaksi ini adalah pengambilan materi dalam nominal tertentu oleh pihak pemenang. Materi tersebut akan diambil oleh pemenang dari pihak yang mengalami kekalahan.

Dalam dunia awam, istilah maisir juga dikenal dengan sebutan yang lain, seperti taruhan dan judi. Selain haram untuk dilakukan, tindakan maisir ini juga dikategorikan dalam tindakan dosa besar. Ciriu mum yang bisa dilihat dari setiap transaksi maisir adalah adanya unsur spekulatif.

Unsur ini ditandai dengan dilakukannya pengumpulan harta seluruh pemain dan disertai dengan kesepakatan bahwa pemenang berhak mengambil sebagian atau seluruh harta yang dimiliki oleh pihak lainnya yang ikut berpartisipasi. Ini berarti keuntungan hanya dinikmati oleh satu pihak pemenang saja.

Berbagai Kriteria Maisir Adalah

Seperti yang sempat disinggung di atas, maisir mempunyai ciri yang bisa dilihat dengan nyata. Selain ciri tersebut, ada beberapa ciri atau kriteria lain yang bisa Anda kenali dari maisir. Beberapa kriteria maisir yang sebaiknya Anda pahami antara lain:

  1. Adanya unsur taruhan

Taruhan merupakan suatu tindakan yang sangat bergantung pada suatu ketidakpastian. Dibalik tindakan yang tidak pasti ini, ada resiko kerugian yang akan dirasakan oleh salah satu pihak serta keuntungan yang tidak adil yang akan dinikmati oleh pihak yang menang.

Contoh dari unsur taruhan dalam maisir adalah sejumlah suporter sepak bola yang mempertaruhkan uang dalam suatu pertandingan. Pendukung tim yang kalah akan menderita kerugian kehilangan uang sedangkan pendukung yang bertaruh pada tim yang menang akan menikmati hadiah uang.

  1. Muqabil

Merupakan suatu unsur mairis lain yang sebaiknya Anda pahami. Muqabil merupakan tindakan mempertaruhkan harta atau uang terhimpun. Tujuan dari muqabil adalah untuk memakan harta yang dimiliki oleh orang lain yang sebenarnya bukan hak orang yang memakan harta tersebut.

Muqabil sangat bertolak belakang dengan bisnis. Taruhan muqabil ini tidak hanya berupa resiko tapi juga disertai dengan kerja keras yang salah tempat karena tujuannya adalah untuk mencapai target yang tidak benar.

Baca juga: Cara Menonaktifkan WhatsApp Sementara Tanpa Uninstall

  1. Pemenang akan mengambil harta yang kalah

Kriteria terakhir dari tindakan maisir adalah pihak yang menang akan memperoleh hak penuh atas harta pihak yang kalah. Pemenang memang akan merasakan kenikmatan atas kemenangannya. Tapi hal ini akan mendatangkan kerugian pada pihak yang lainnya.

Tindakan ini termasuk tindakan haram karena tindakan yang dilakukan oleh kedua pihak tidak saling memberikan manfaat pada satu sama lain tapi malah membuat salah satu pihak menderita secara tidak adil.

Perbedaan Antara Maisir dan Gharar

Beberapa orang meyakini bahwa maisir termasuk dalam gharar. Hal ini karena maisir serta gharar sama-sama mempunyai unsur ketidakpastian dan ketidakjelasan. Tapi sebenarnya ada perbedaan antara maisir dan gharar. Perbedaan gharar dan maisir adalah:

  • Gharar

Biasanya, gharar terdapat di beberapa transaksi bisnis dan jual beli. Tapi ada ketidakjelasan komoditas objek akad yang membuat para pihak yang terlibat tidak mengetahui jumlah, kondifi, maupun bentuk barang yang ditransaksikan atau diperjualbelikan.

Contoh paling sederhana dari gharar adalah saat Anda membeli sesuatu yang disebut sebagai mystery box. Penjual biasanya akan menetapkan harga untuk mystery box tapi pembeli tidak mengetahui barang apa yang nantinya akan diterima.

  • Maisir

Berbeda dari gharar, maisir adalah suatu transaksi yang bentuknya menyerupai permainan tapi bersifat spekulatif. Objek yang digunakan dalam transaksi ini berupa harta taruhan dalam nominal yang sudah ditentukan. Pemenangnya akan ditentukan hanya berdasarkan keberuntungan saja.

Pada gharar, pembeli yang melakukan pembelian produk tanpa mengetahui barangnya akan tetap memperoleh barang yang dibeli meskipun mungkin tidak sesuai dengan harapan atau keinginan pembeli. Sedangkan pada maisir, pelaku transaksi yang tidak beruntung tidak akan mendapat apapun.

Meskipun maisir jauh lebih merugikan dibandingkan dengan gharar, kedua bentuk transaksi tersebut sama-sama diharamkan dalam Islam karena ketidakjelasannya dan sifatnya yang merugikan.

Baca juga: Cara Cek Garansi OPPO dengan IMEI Secara Online

Fikih Ekonomi (7): Menghindari Maisir dan Gharar | Bincang Syariah

Cara Menghindari Maisir

Karena dilarang oleh agama, gharar dan maisir sebaiknya dihindari sama sekali. Sayangnya, gharar dan maisir bisa ditemui dengan mudah dan dilakukan secara tidak sadar oleh orang-orang yang tidak memahami dengan benar tentang keduanya.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghindari maisir dan gharar. Cara terbaik untuk menghindari maisir adalah:

  1. Berinvestasi

Daripada mempertaruhkan uang dalam sesuatu yang tidak jelas dan tidak pasti, jauh lebih baik untuk mengalokasikan dana di beberapa instrumen yang bersifat syariah. Instrumen syariah memungkinkan Anda untuk memantau serta mengambil keputusan.

Berinvestasi dalam instrumen yang bersifat syariah akan mendatangkan keuntungan bagi Anda tapi tidak akan merugikan pihak lain. Dengan begitu Anda tidak akan melanggar prinsip syariah.

  1. Menggunakan layanan syariah

Maisir merupakan suatu unsur transaksi yang diharamkan oleh Islam. Anda bisa menghindarinya dengan cara menggunakan berbagai layanan keuangan seperti perbankan, e-wallet, asuransi, serta investasi yang menggunakan sistem syariah.

Karena maisir adalah tindakan yang bertentangan dengan hukum syariah, berbagai layanan yang memanfaatkan sistem syariah tidak akan menyediakan layanan tertentu yang mengandung unsur gharar dan maisir.

  1. Menghindari undian berbentuk apapun

Menurut pendapat para ulama, undian juga merupakan transaksi yang mengandung unsur maisir. Untuk menghindari maisir, Anda perlu membiasakan diri untuk menabung. Simpan sisa pendapatan Anda dengan menabung dan tidak memakainya untuk membeli undian atau kupon berhadiah.

Baca juga: Penyebab dan Cara Menanggulangi Banjir yang Tepat

Pengertian Maysir, Contoh, dan Bedanya dengan Gharar

Berbagai Bentuk Maisir yang Wajib Dihindari

Sebenarnya, maisir tidak dibatasi pada taruhan atau judi saja. Beberapa tindakan yang termasuk dalam tindakan maisir adalah:

  • Game online yang mempunyai konsep menyerupai taruhan. Misalnya adalah game Higgs Domino. Para pemain game online semacam itu biasanya akan kehilangan chips, coin, atau uang dalam game yang dibeli dengan menggunakan uang asli.
  • Togel yang merupakan skema transaksi dengan pembelian kupon serta mengharuskan pembelinya untuk menebak angka dengan jumlah beberapa digit.
  • Asuransi konvensional yang mengandung unsur maisir karena adanya spekulasi atas sesuatu yang masih belum tentu akan terjadi di waktu yang akan datang.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya. 

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
18 Jul 2022
Pinjam kilat 20 juta!Download