Langkah untuk Mengenali dan Memilih Peluang Bisnis yang Tepat

23 May 2022 by kreditpintar, Last edit: 13 Jul 2023

Banyak pengusaha dalam memulai usahanya kerap mengalami situasi yang serba sulit, seperti selalu menemukan jalan buntu, hingga akhirnya frustasi karena tidak tahu harus melakukan apa. Kendati memiliki modal yang cukup untuk menjalankan bisnisnya, hal tersebut belum menjadi jaminan bagi pengusaha untuk dapat sukses menjalani bisnis mereka. Terlebih jika modal yang dimiliki ternyata pas-pasan atau tidak ada modal sama sekali, tentunya hal tersebut semakin membuat kondisi menjadi sulit.


Dalam membangun suatu bisnis atau usaha, diperlukan langkah-langkah yang tepat dalam rangka menganalisis peluang yang ada dalam bisnis tersebut. Analisis bisnis adalah suatu hal yang penting karena membantu para pemilik bisnis mengetahui hal-hal yang dapat menjadi keuntungan bagi keberlanjutan bisnis mereka. Kerugian besar pada suatu bisnis sebenarnya dapat ditekan sekecil mungkin agar pengusaha dapat memilih usaha sesuai dengan kondisi dan kemampuan mereka. Secara definisi, peluang bisnis memiliki arti sebagai suatu upaya yang dilakukan guna mencapai tujuan yang diinginkan dengan mempertimbangkan kemampuan yang dimiliki oleh suatu perusahaan, seperti SDM, alat, dan lain sebagainya. Dalam melihat peluang yang ada, para pelaku bisnis diharuskan memiliki kepekaan untuk melihatnya. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah apa yang harus dilakukan oleh mereka yang ingin memulai bisnis agar bisnis mereka bisa sukses dan berjalan lancar?

Baca juga: Keuntungan, Resiko, Cara Membeli dan Arti Saham

Peluang Bisnis yang Perlu Kalian Perhatikan 

  1. Permintaan Pasar

Permintaan pasar menjadi dasar yang paling kuat untuk menandakan adanya peluang bisnis yang baik. Suatu bisnis yang baik harus pula dapat menjawab kebutuhan dan keperluan dari calon konsumennya. Hanya melalui hal tersebut bisnis yang dibangun dapat menarik konsumen untuk hadir.

  1. Pengembalian Investasi

Selain mengikuti permintaan pasar, para pelaku bisnis harus pula jeli dalam melihat apakah bisnis yang mereka jalankan dapat memberikan hasil dalam jangka waktu yang cepat, atau sebaliknya. Melalui hal ini para pelaku bisnis dapat menentukan pilihan dengan cepat dan tepat.

  1. Ketersediaan Sumber Daya dan Keterampilan

Dalam melihat peluang bisnis, para pelaku bisnis tidak dapat hanya melihat faktor eksternal yang ada di luar bisnis mereka. Ketika ingin memilih sebuah usaha, para pelaku bisnis harus memperhatikan ketersediaan sumber daya, baik sumber daya manusia atau sumber daya yang akan digunakan untuk bahan penjualan mereka.Selain memperhatikan sumber daya, para pelaku bisnis harus pula memperhatikan bagaimana cara menjangkau sumber daya tersebut, apakah memungkinkan untuk dijangkau atau justru sebaliknya.
Setelah melihat berbagai peluang yang ada dan mempertimbangkannya, para pelaku bisnis tidak dapat hanya melihat aspek peluang saja. Ada aspek risiko yang perlu dipertimbangkan pula oleh para pelaku bisnis.Mempertmbangkan risiko dalam keberlanjutan bisnis adalah hal yang tidak kalah penting untuk dilakukan. Hal tersebut terjadi jika risiko tidak diperhitungkan, peluang yang ada akan menjadi sia-sia di tangan pelaku bisnis tersebut. Berikut beberapa penjelasan mengenai risiko yang ada dalam suatu bisnis.Baca juga: Lembaga Penunjang Pasar Modal: Definisi, Peran, dan Macamnya

Pelbagai Risiko Dalam Membangun Bisnis

Dalam menjalankan suatu bisnis, para pelaku bisnis tentunya akan menemui beberapa masalah dalam perjalanan bisnis mereka. Hal tersebut dinamakan sebagai risiko bisnis. Berikut beberapa bentuk risiko dalam membangun suatu bisnis:

  1. Risiko Membangun Bisnis Sendiri

Jika pelaku bisnis berniat membangun bisnis sendiri, ketahuilah bahwa segala sesuatu yang mereka lakukan akan berdampak langsung pada kehidupan bisnis itu sendiri. Maka dari itu, bagi mereka yang akan membangun bisnis sendiri haruslah mencari terobosan-terobosan baru agar bisnis mereka berjalan dengan baik. Risiko yang kerap dihadapi pelaku bisnis ini adalah tidak banyaknya ide-ide cemerlang muncul, sehingga bisnis yang dijalankan seolah-olah sedang diam di tempat atau tidak berkembang. Hal tersebut terjadi karena ide-ide cemerlang hanya dimunculkan oleh satu orang saja, yaitu si pemilik bisnis.Tidak jarang, masalah keuangan menjadi suatu hambatan dalam menjalankan bisnis ini. Selain itu, membangun bisnis sendiri akan menghabiskan banyak tenaga dan waktu karena segala hal harus dikerjakan sendiri.

  1. Risiko Membangun Bisnis Bersama

Setiap langkah pasti akan memberikan risiko kepada mereka yang mengambilnya. Berbeda dengan membangun bisnis sendiri, membangun bisnis secara bersama-sama biasanya memberikan masalah berupa perbedaan pendapat.
Perbedaan pendapat tersebut adalah hal yang lumrah dalam menjalankan suatu bisnis. Hal yang kemudian dapat menghancurkan bisnis tersebut adalah ketika orang-orang di dalamnya memiliki sifat egois dan keras kepala, sehingga perbedaan pendapat tersebut sulit untuk menemui jalan keluar.
Memahami dengan benar berbagai risiko yang ada dalam bisnis akan membantu para pelaku bisnis untuk bersikap ke depannya. Risiko-risiko yang telah dipahami dengan baik akan membantu para pelaku bisnis untuk dapat menjalankan bisnisnya dengan baik dan dengan perlakuan yang baik pula.Selain perlu memahami berbagai risiko yang ada dalam suatu bisnis yang dibangun, memahami cara meminimalisir risiko tersebut menjadi hal utama untuk dilakukan dan diketahui oleh para pelaku bisnis.Baca juga: Simak 100+ Daftar Pinjaman Online Ilegal 2022

Bagaimana Cara Meminimalisir Risiko Bisnis?

  1. Tentukan Arah Bisnis

Menentukan tujuan dan arah bisnis adalah hal yang paling penting untuk dilakukan oleh para pelaku bisnis. Dengan menentukan tujuan dan arah bisnis, para pelaku bisnis dapat mengetahui tindakan-tindakan yang harus diambil guna merealisasikan tujuan tersebut.
Tujuan dan arah bisnis yang ditentukan mencakup target pasar, apa yang bisnis tersebut tawarkan kepada para konsumen, hingga bagaimana cara memperoleh profit yang besar dari bisnis tersebut. Dengan mengetahui tujuan dan arah bisnis, secara tidak langsung para pelaku bisnis tersebut sudah paham dengan langkah yang harus diambil dan disiapkan.

  1. Melihat Potensi Pasar

Riset terhadap kondisi pasar menjadi hal yang tidak kalah penting dalam menjalankan suatu bisnis. Hal ini berguna untuk mengukur sejauh mana daya beli masyarakat terhadap produk yang ditawarkan oleh bisnis yang sedang dibangun.
Ketika pelaku bisnis telah mengetahui apa yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat, maka para pelaku bisnis dapat menggerakan bisnis mereka pada bidang tersebut. Tujuannya jelas untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya dengan cara yang benar.

  1. Ketahui Saingan Terberat

Walaupun produk yang ditawarkan memiliki rentang harga yang lebih murah dengan produk lain yang ada, namun semua itu akan menjadi percuma jika strategi marketing yang diterapkan tidak maksimal dan melenceng dari target. Salah satu strategi marketing yang baik untuk diikuti adalah mengetahui saingan terberat. Dengan kata lain, para pelaku bisnis harus memiliki pengetahuan terlebih dahulu tentang produk-produk serupa yang juga dijual di pasaran. Melalui kekurangan bisnis saingan tersebut, para pelaku bisnis dapat menghindari kesalahan yang sama. Lalu, kembangkanlah keunggulan yang dimiliki oleh bisnis saingan agar bisnis yang kita bangun dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Selain berguna untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan saingan bisnis, mengetahui atau mempelajari hal ini dapat menjadi keuntungan bagi para pelaku bisnis karena dapat dengan mudah menentukan pasar sebagai penggerak utama bisnis mereka.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
13 Jul 2023
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download