Ini Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung

02 Mar 2022 by Laruan, Last edit: 16 Mar 2022

Indonesia tengah membangun kereta cepat Jakarta-Bandung. Moda transportasi ini dibuat dengan teknologi generasi terbaru yakni CR00AF. Panjang jalur trasenya mencapai 142 km yang membentang dari Jakarta-Bandung. Terdapat empat stasiun pemberhentian, yakni Halim, Karawang, Padalarang dan Tegalluar.

Kereta Cepat Jakarta Bandung

Kini percepatan pembangunan infrastruktur untuk kereta ini tengah dilakukan. Diharapkan proyek ini akan selesai di akhir tahun ini. Melihat jalurnya, sepanjang 80 km dari trasenya mempunyai struktur elevated. Selain itu, ada fasilitas sementara mulai dari Batching Plant hingga Casting Yard yang dibuat pada beberapa titik kritis guna mendukung percepatan penyelesaian.

Baca Juga: Ini Besaran Gaji Masinis KAI dan KRL!

Kereta Jakarta Bandung sebagai Kerja Sama Antara Indonesia dan Tiongkok

Proyek kereta cepat Jakarta – Bandung atau disingkat KCJB merupakan hasil kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok dengan pembentukan perusahaan bersama, yakni PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC. 

Dari sisi kepemilikan, Indonesia mempunyai 60 % saham melalui PT Pilar Sinergi. Ada empat BUMN yang terlibat, yaitu PT Perkebunan Nusantara VIII, PT Jasa Marga, PT Wijaya Karya dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Sedangkan pemerintah Tiongkok menguasai 40 % saham. Perusahaan yang tergabung dalam konsorsium mereka yakni CRRC Corporation, China Railway International, China Railway Group, Sinohydro Corporation, dan China Railway Signal and Communication.

Sesuai perencanaan, uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) akan dilakukan pada bulan November 2022. Secara keseluruhan, progres KCJB terkait konstruksi jembatan KCJB telah selesai hingga 89,30 persen, Subgrade 78,41 persen, dan terowongan 98,07 persen atau 10 dari 13 terowongan sudah berhasil ditembus. 

Kemudian, produksi Electric Multiple Unit (EMU) KCJB yang dibuat di CRRC Sifang, Tiongkok pun telah mencapai 85 persen. EMU adalah armada yang akan digunakan dalam proyek ini. Oleh karenanya, 7 dari 11 unit EMU atau kereta yang nantinya dipakai untuk KCJB telah selesai dibuat.

KCIC dengan tim konstruksi dan para tenaga ahli juga telah menemukan solusi atas masalah geografis berupa clayshale selama pembuatan Tunnel #2, Tunnel #, serta Tunnel #6. Adapun terobosan yang dilakukan KCIC adalah mengikutsertakan ahli tunnel dari ITB dan Tiongkok. Titik penggalian juga diperluas dari dua menjadi empat penjuru.

Rute Kereta Cepat Jakarta Bandung

Pelaksanaan Konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Kembali Dimulai -  CEPAGRAM

KCJB akan mempunyai 4 stasiun yaitu Stasiun Halim Jakarta, Stasiun Karawang, Stasiun Hub Padalarang dan Stasiun Tegalluar Bandung. Meski menghubungkan Jakarta dan Bandung, proyek tersebut ternyata tidak mengantarkan penumpang hingga ke pusat kota Bandung, akan tetapi hanya sampai Stasiun Tegalluar di Padalarang, Kabupaten Bandung.

Kemudian jarak dari Stasiun Tegalluar dan Stasiun Hub Padalarang menuju ke Pusat Kota Bandung yaitu kira-kira 19 kilometer dengan waktu tempuh 39 menit. Ini artinya, penumpang KCJB diharuskan naik kendaraan lain untuk bisa sampai di Kota Bandung.

Sebagaimana diketahui, PT KCIC mengubah rencana pembangunan satu stasiun KCJB yang pada awalnya akan dibangun yaitu Stasiun Walini yang ada di Cikalong Wetan, Bandung Barat menjadi Stasiun Tegalluar yang terletak di Kabupaten Bandung. 

Hal ini dikarenakan KCJB membutuhkan lokasi yang meningkatkan keterhubungan dengan Kota Bandung. Pemindahan lokasi Stasiun Walini menjadi Stasiun Tegalluar juga dilaksanakan atas dasar kajian para ahli dan telah disepakati dari Pemerintah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat. 

Baca Juga: 7 Rute Kereta KRL di Jabodetabek dan Jawa Tengah

Kemudian, pemindahan Stasiun Walini ke Stasiun Tegalluar juga ditanggapi dengan sangat positif oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Stasiun tersebut akan melewati Padalarang yang ke depan diproyeksikan sebagai kota sentra pembangunan di Kabupaten Barat. 

https://kcic.co.id/lkapp/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200316_152301-1-1280x640.jpg

Rute Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) beberapa waktu lalu menjadi sorotan karena tak sampai ke pusat Kota Bandung pada fase awal pengoperasiannya. Proyek moda transportasi berbasis rel ini cuma mengangkut penumpang antara Stasiun Halim di Jakarta hingga Stasiun Hub Padalarang.

Sampai di Padalarang, penumpang dapat melanjutkan perjalanan dengan menaiki kereta feeder ke Kota Bandung, begitu pun sebaliknya. Sedangkan KA Feeder menggunakan rangkaian KRD yang dibuat seperti KA Bandara. 

Ke depan KA feeder ini akan melayani rute dari Stasiun Padalarang ke Stasiun Bandung serta dapat singgah di Stasiun Cimahi.  Pemberangkatan KA Feeder tersebut dilakukan setiap 20 menit pada jam sibuk dan 30 menit. Sementara di luar jam sibuk akan menyesuaikan operasional kereta cepat.

Kereta Cepat Jakarta Bandung - Kereta Cepat Indonesia China

Penambahan Stasiun Hub di Padalarang diputuskan dengan mempertimbangkan serangkaian aspek. Beberapa diantaranya adalah demografi, komersial dan fasilitas infrastruktur di area Padalarang yang memadai, serta untuk menjaring penumpang yang berasal dari Bandung bagian Barat.

Dalam sebuah kesempatan Direktur KCIC Dwiyana Slamet Riyadi menyampaikan, pada fase awal pengoperasian KCJB ini, Stasiun Walini belum termasuk dalam stasiun pelayanan karena mempertimbangkan aspek komersial serta saat ini PT KCIC sedang melakukan usaha efisiensi dengan meminimalisasi potensi biaya over run.

Pembangunan kereta ini dipadukan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD), Stasiun Kereta Cepat menciptakan sistem integrasi dengan berbagai opsi moda transportasi, beragam produk kuliner, fasilitas dan penunjang lainnya untuk memastikan kebutuhan penumpang terpenuhi.

Beberapa Fakta Seputar Kereta Cepat Jakarta Bandung

Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Didanai dengan APBN

Untuk mendanai pembangunan proyek ini, pemerintah akan memberikan dana melalui Penanaman Modal Negara (PMN) mencapai Rp 4 triliun. Ke depan KAI akan memimpin operator dan pelaksanaannya. 

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendanai proyek ini dengan APBN melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021. Perpres tersebut merupakan perubahan atas Perpres Nomor 107 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Jakarta Bandung.

Diprediksi Konsorsium kereta cepat berpotensi mendapatkan keuntungan Rp 8,7 hingga 10,15 miliar per hari dari penjualan tiket. Terlepas dari TOD, KCIC mengusahakan untuk mendapatkan pendapatan lain, termasuk pengembangan proyek properti.

https://kcic.co.id/lkapp/wp-content/uploads/2019/07/KCIC-lokomotif-1.jpg

Kemunduran Target Operasi

Presiden Jokowi menyampaikan target operasi kereta cepat harus bisa dioperasikan pada Juni 2023. Maka target operasional kereta cepat menjadi mundur dari rencana awal pada Desember 2022. “Secara keseluruhan Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah diselesaikan 79,9 persen,” kata Jokowi seperti disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 17 Januari 2022.

Kemunduran target operasi ini dikarenakan dengan berbagai hambatan yang dihadapi PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dalam menyelesaikan proyek jalur kereta cepat Jakarta-Bandung. Salah satu hambatan yang dihadapi ialah kondisi geografis serta geologis di lokasi konstruksi.

Dibuat dengan Teknologi Modern

Kereta Cepat Jakarta-Bandung hadir dengan tipe teknologi terbaru, CR400AF, yang didukung teknologi modern dan handal serta pramugari yang senantiasa siap melayani selama perjalanan penumpang. Fitur Cabin Noise yang lebih rendah dapat meredam getaran dengan lebih baik. Oleh karenanya diharapkan proyek ini akan meningkatkan konektivitas di Indonesia.

Demikian informasi seputar proyek, rute, jalur dan kereta cepat Jakarta Bandung. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: 4 Cara Pesan Tiket Kereta Api dengan Mudah, Terpercaya 2021

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
16 Mar 2022
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download