Ibu-Ibu Bersatu! Makin Melek Finansial Agar Tidak Kena Tipu

15 Nov 2018 by Edwin

“Marilah hai semua rakyat Indonesia membangun sgera. Membangun kluarga yang sejahtera.”

– Mars PKK, Soemanto

Lagu mars PKK yang sedikit dikutip di atas selalu dinyanyikan oleh ibu-ibu saat perkumpulan PKK. Karena memang ibu-ibu sebagai sumber penggerak keluarga yang sejahtera perlu saling mendukung dan menguatkan satu sama lain. Salah satu caranya adalah dengan melek finansial. Tapi bener nggak sih kalau mayoritas ibu rumah tangga itu masih belum melek finansial?

Melek finansial itu penting, terutama bagi para Ibu yang memegang peran sebagai pengelola keuangan keluarga. Pemerintah pun terus mendorong pemerataan literasi keuangan bagi seluruh warga Indonesia. Data menunjukkan kalau sampai saat ini baru 31% orang indonesia yang memiliki literasi keuangan yang baik. Pemerintah pun masih terus mendorong angka ini agar terwujud pemerataan literasi keuangan karena memang punya manfaat yang baik demi memperbaiki kondisi keuangan keluarga Indonesia.

Familiar dengan produk-produk keuangan

Dengan melek finansial, ibu-ibu bisa lebih familiar dengan berbagai produk keuangan yang ada. Seperti berbagai model tabungan dari perbankan, pinjaman online dari fintech, hingga produk-produk investasi yang akhir-akhir ini makin marak di Indonesia. Lebih lagi, mayoritas para ibu yang selama ini kurang menggunakan produk keuangan konvensional jadi terbantu dalam mengelola keuangan keluarga dengan beralih ke produk keuangan yang lebih modern.

Contohnya, kalau selama ini ibu-ibu lebih percaya menyimpan uang di rumah saja, setelah jadi melek finansial para ibu beralih menyimpan uang di bank. Atau kalau dulu emak-emak sering terjebak jerat lintah darat, sekarang bisa menggunakan layanan pinjaman online dari fintech yang jauh lebih terpercaya. Produk-produk keuangan ini akan lebih membantu menyejahterakan perekonomian keluarga Indonesia.

Melindungi diri agar tidak kena tipu

Sudah sering terdengar dari media massa kalau yang jadi korban modus penipuan adalah para ibu rumah tangga. Karena memang ibu rumah tangga jadi mangsa empuk bagi pelaku modus penipuan. Faktanya masih banyak ibu rumah tangga yang tergiur dengan iming-iming keuntungan besar yang ditawarkan oleh para pelaku penipuan tersebut. Faktor penyebabnya karena masih banyak ibu rumah tangga yang belum sepenuhnya melek finansial. Inilah mengapa melek finansial itu penting di kalangan emak-emak!

Bagaimana jadi melek finansial?

Melek finansial tidak hanya berhenti di level pemahaman saja, namun sampai praktiknya juga.

Kemajuan teknologi yang pesat seharusnya semakin memudahkan akses informasi bagi semua orang, tak terkecuali para emak! Kalau mau melek finansial, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencari tahu seluk beluk berbagai produk keuangan. Langkah awal bisa jadi pondasi agar ibu-ibu tahu produk keuangan apa yang cocok. Baik deposito, investasi perhiasan emas, maupun pendanaan di Fintech. Cari tahu dulu ya untung rugi dan kredibilitasnya masing-masing!

Setelah mengetahui kira-kira produk apa yang cocok, jangan ragu untuk memulai! Intinya, perlu belajar sambil melakukan. Nggak perlu produk keuangan yang besar dulu, kok! Mulai dulu aja dengan yang terjangkau untuk mendapat pengalaman dalam menggunakan produk keuangan yang dipilih.


Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan tips mengatur keuangan lain yang bermanfaat. Ingin mengenal Kredit Pintar lebih dekat?