Harga Ninja 250 Bekas: Biaya Perawatan dan Diperhatikan

21 Oct 2022 by Ary Wibowo, Last edit: 24 Oct 2022

Kawasaki Ninja 250 masih menjadi motor sport 250 cc favorit, bahkan, Kawasaki Ninja 250 dengan kondisi second masih banyak diburu di pasaran motor bekas. Menyoal harga Kawasaki Ninja 250 second, ternyata sangat terjangkau, wajar saja motor ini masih banyak diincar para pecinta motor sport. Ini dia harga ninja 250 bekas.

Kawasaki Ninja 250 Fi diluncurkan pada tahun 2013. Generasi Ninja 250 Fi ini telah pula dilengkapi dengan sistem pengabutan injeksi. Dengan dana 27 juta hingga 40 juta rupiah, Kawasaki Ninja 250 Fi telah dapat dibawa pulang ke rumah. Tentunya, harga tersebut sesuai dengan tipe dan kondisi motor itu sendiri.

Baca Juga: 4 Broker Forex Terbaik di Indonesia

Walau harga Ninja 250 Fi second semakin terjangkau, namun bagaimana dengan biaya perawatan dari motor tersebut? Hal tersebut tentu menjadi pertimbangan yang besar karena dengan perawatan yang tepat, kondisi mesin dan berbagai komponen dari motor ini akan tetap prima saat dibawa bepergian.

Berikut daftar harga Kawasaki Ninja 250 Fi bekas:

TipeTahunHarga
Kawasaki Ninja 250 RR2014Rp 22 Jutaan
Kawasaki Ninja 250 RR2015Rp 23,5 Jutaan
Kawasaki Ninja 250 RR2016Rp 25 Jutaan
Kawasaki Ninja 250 Fi2014Rp 34 Jutaan
Kawasaki Ninja 250 Fi2015Rp 35 Jutaan
Kawasaki Ninja 250 Fi2016Rp 39 Jutaan
Kawasaki Ninja 250 Fi2017Rp 48 Jutaan

Biaya Perawatan Ninja 250 Fi

Sama seperti cara perawatan motor-motor lainnya, perawatan Ninja 250 Fi dapat berupa mengganti oli mesin secara rutin. Hal ini dianjurkan untuk dilakukan selalu tepat waktu, misalkan selalu rutin mengganti oli motor per 2000 kilometer dan jika telah tiga kali ganti oli atau setara dengan 6000 kilometer, filter oli juga perlu diganti.

Jika telah waktunya untuk mengganti filter oli, Kawasaki menyediakan filter oli mesin original Kawasaki Ninja 250 Fi yang dibanderol dengan harga 170 ribu rupiah. Sementara, jika pengguna menginginkan filter oli dengan harga yang lebih murah, dapat mencoba filter oli mesin milik Yamaha R25. Harga filter oli mesin Yamaha R25 berada pada kisaran 60 hingga 70 ribu rupiah. Dilansir dari aplikasi Yamaha e-catalogue, filter mesin Yamaha R25 dibandrol dengan harga 66 ribu rupiah.

Selain itu, dalam memilih oli, pengguna juga perlu memperhatikannya, seperti memilih oli untuk mesin DOHC 2 silinder milik Ninja 250 Fi. Hal tersebut penting untuk diperhatikan demi menjaga kondisi mesin, terutama agar tidak panas dan memberikan kenyamanan saat melaju kencang di jalan raya. Sementara, kapasitas oli yang dibutuhkan mesin dua silinder, terutama Ninja 250 Fi adalah sebanyak 1,8 liter.

Selain biaya perawatan, harga spare part Ninja 250 Fi juga terbilang masih dapat dijangkau, misalnya busi dengan harga 45 ribu rupiah. Akan tetapi, ada pula yang memiliki gearset orisinil yang mencapai angka 2 juta rupiah atau kampas rem depan yang mencapai harga 350 ribu rupiah.

Hal tersebut terjadi karena Kawasaki Ninja 250 Fi lama memiliki status Completely Build Up (CBU) yang kemudian cukup mempengaruhi harga onderdil orisinilnya. Mis alkan harga blok silinder Ninja 250 Fi dapat mencapai angka 7 juta rupiah yang jika dibandingkan dengan para pesaingnya akan terpaut sangat jauh.

“Penyakit” Mengerikan Kawasaki Ninja 250 Fi

Sebelum memutuskan untuk membeli Kawasaki Ninja 250 Fi, ada baiknya memperhatikan hal-hal di bawah ini yang terkait dengan kerusakan yang kerap terjadi pada motor Kawasaki Ninja 250 Fi. Terutama pada bagian sistem pendingin mesin karena hal ini kerap menjadi permasalahan para pemilik Kawasaki Ninja 250 Fi.

Sistem pendinginan mesin menjadi suatu masalah yang kerap ditemui, terutama pada bagian sensor kipas radiator yang dapat mengakibatkan mesin kepanasan. Sensor kipas radiator Kawasaki Ninja 250 Fi yang telah lama biasanya lemah karena usia, biasanya terjadi pada motor dengan usia lebih dari lima tahun.

Terlebih, bagi pengguna Kawasaki Ninja 250 Fi yang memasang saklar manual untuk sensor kipas dapat menimbulkan hal yang lebih buruk. Masalahnya terletak pada operasi manual yang dilakukan oleh pengguna motor tersebut. Idealnya, sensor kipas tersebut biasanya menyala ketika suhu mesin mencapai 105 derajat.

Baca Juga: Ingin Jadi Swing Trader? Pelajari Jurusnya Sekarang

Jika saklar manual untuk sensor kipas menyala terus, akan berdampak pada brush dynamo kipas radiator yang menjadi rusak. Sementara, jika kipas tersebut telat menyala, dapat berdampak pada mesin yang overheat dan lebih berbahaya bagi blok mesin karena dapat melengkung atau bengkok akibat hal tersebut. Dampaknya, air radiator dapat masuk ke ruang bakar.

Selain hal-hal tersebut, penyakit Kawasaki Ninja 250 Fi juga berasal dari kondisi sikring kipas radiator yang sudah rusak. Masalah akan muncul ketika sikring berjamur atau sudah putus yang mengakibatkan sensor menjadi mati. Bagi motor dua silinder, kipas radiator menjadi penting, namun kerap luput dari pengawasan.

Sebenarnya, Kawasaki Ninja 250 Fi yang bermasalah dapat dilihat dari indikator temperature yang menyala berwarna merah. Akan tetapi, ciri ini akan terlihat jika thermostat Kawasaki Ninja 250 Fi masih normal. Selain itu, jika motor Kawasaki Ninja 250 Fi telah mengalami overheat, motor biasanya akan mati dan susah dihidupkan. Hal tersebut kemudian penting untuk tidak memaksa motor untuk hidup atau berjalan ketika kondisi overheat.

Cara Memilih Ninja 250 Fi Bekas

Sebelum memutuskan untuk membeli Ninja 250 Fi, ada baiknya pembeli mempertimbangkan beberapa hal berikut, seperti mesin, speedometer, hingga shockbreaker belakang. Pada bagian speedometer, pembeli harus ekstra hati-hati karena angka pada speedometer Kawasaki Ninja 250 Fi dapat diubah dari satuan kilometer per jam menjadi mil per jam. Jadi, banyak pembeli tertipu pada angka Odometer yang rendah, padahal setting pada Odometer tersebut adalah Mph.

Baca Juga: Tutorial Investasi Tanpa Modal, Memangnya Bisa?

Selain itu, setelah memperhatikan kilometer yang aman, perhatikan juga mesin sebelum Kawasaki Ninja 250 Fi bekas. Terlebih, pastikan Ninja 250 Fi bekas yang ingin dibeli memiliki mesin yang bebas suara berisik. Setelah mesin aman, periksa pula bagian kaki-kaki motor tersebut karena biasanya Kawasaki Ninja 250 Fi yang berumur memiliki bushing shockbreaker belakang yang sudah rusak.

Begitu juga dengan shockbreaker belakang. Hindari membeli Kawasaki Ninja 250 Fi yang memiliki shockbreaker belakang yang sudah rembes alias bocor oli soknya. Tidak hanya itu, perhatikan pula disc brake. Jika disc brake sudah tipis, maka harus diganti dengan original disc brake.

Akan tetapi, disc brake orisinil biasanya dibandrol dengan harga yang lumayan mahal, sampai pada angka 900 ribu rupiah. Namun, disc brake dapat diakali dengan menggunakan disc brake aftermarket. Terakhir dan tidak kalah pentingnya, sebelum membawa pulang Kawasaki Ninja 250 Fi bekas, pastikan surat-surat seperti STNK dan BPKB motor tersebut lengkap serta sah agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Itu dia harga ninja 250 bekas.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
24 Oct 2022
mobile-close
Pinjam kilat 20 juta!Download