Apa Itu Google Keyword Planner? Ini Penjelasannya

20 Feb 2022 by Kredit Pintar., Last edit: 21 Sep 2022

Sobat Pintar, sudahkah familiar atau akrab dengan Google keyword planner? Apakah ini termasuk layanan dari Google? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Google sudah dikenal luas sebagai raksasa dalam industri teknologi digital, bahkan termasuk sebagai perintisnya. Bermula dari peramban, Google kemudian menghadirkan berbagai layanan yang dapat digunakan oleh siapa saja untuk melakukan berbagai hal secara daring.

Apa Itu Google Keyword Planner? Ini Penjelasannya

Berbagai produk yang memudahkan dalam kehidupan sehari-hari dapat ditemui dalam Google. Bahkan sepertinya hampir semua aspek dalam kehidupan manusia dapat dikaitkan dengan fitur-fitur yang terdapat di dalamnya, termasuk poin yang dibahas dalam ulasan singkat berikut ini.

Baca juga: 5 Cara Riset Produk untuk Memajukan Bisnis Usahamu

Apa Itu Google Keyword Planner?

Apa Itu Google Keyword Planner? Ini Penjelasannya

Ketika Sobat Pintar ingin mempromosikan produk melalui Google, tentu membutuhkan rumusan kata kunci atau keyword yang ciamik agar mudah ditemukan oleh calon konsumen dan berujung pada proses pembelian. Oleh karena itu, Sobat Pintar membutuhkan alat bantu yang tepat agar dapat menghasilkan keyword yang tepat pula.

Sobat Pintar tidak perlu pusing tujuh keliling karena Google keyword planner hadir untuk membantu proses perumusan kata kunci. Adapun fitur ini dapat ditemui jika Sobat Pintar sudah membuat akun Google Ads.

Pada dasarnya, alat bantu yang satu ini merupakan salah satu layanan yang tersedia dalam Google Ads. Fungsinya adalah memudahkan para pengguna dalam menemukan kata kunci yang biasa diketikkan oleh konsumen ketika mencari produk tertentu.

Dengan demikian, Sobat Pintar tidak perlu khawatir lagi untuk menentukan kata kunci yang tepat. Cukup gunakan fitur yang satu ini dan Sobat Pintar akan memperoleh sederet kata kunci yang kerap muncul dan akan menyasar konsumen yang tepat pula. Cukup mengasyikkan bukan?

Apakah fitur ini berbayar? Sobat Pintar tidak perlu khawatir karena fitur yang satu ini gratis alias tidak memerlukan biaya sama sekali. Jika pun ada biaya yang perlu dibayarkan oleh Sobat Pintar, maka itu adalah biaya ads atau iklan, bukan biaya untuk merumuskan atau mengatur kata kunci.

Apa Saja Manfaatnya?

Apa Itu Google Keyword Planner? Ini Penjelasannya

Apakah Sobat Pintar sudah tahu kelebihan lain dari fitur yang satu ini? Selain merumuskan kata kunci yang tepat, masih ada manfaat lain yang dapat diperoleh dari Google keyword planner

1. Melihat Tren Bulanan

Dengan fitur ini, Sobat Pintar dapat melihat perkembangan yang berlangsung setiap bulannya. Dengan demikian, Sobat Pintar dapat menyesuaikan keyword yang tepat sesuai tren yang berlaku di bulan tersebut.

Menyesuaikan keyword dengan tren bulanan tentunya penting untuk dilakukan. Sobat Pintar akan semakin meningkatkan kemungkinan bagi produk untuk ditemukan oleh konsumen jika keyword yang dipilih memang sesuai dengan tren yang sedang berlangsung.

2. Estimasi Budget

Setiap keyword memiliki kekuatannya masing-masing dalam menggaet calon konsumen. Oleh karena itu, fitur ini dapat membantu Sobat Pintar dalam mengestimasi atau memperkirakan budget yang diperlukan untuk campaign atau ads.

Dengan demikian, Sobat Pintar akan terhindar dari mengeluarkan bujet yang sia-sia dan tentunya dapat menjaga arus keuangan bagi kelangsungan produk. Sobat Pintar tentunya tidak mau bukan jika mengeluarkan biaya untuk keyword yang kurang tepat?

3. Pengaturan Keywords

Melalui fitur ini, Sobat Pintar dapat melihat bagaimana sebuah keyword cocok dalam berbagai kategori yang terkait dengan produk. Misalnya saja keyword yang digunakan oleh Sobat Pintar dapat dihubungkan pada 3 kategori sekaligus. Tentunya menguntungkan bukan?

Dengan demikian, Sobat Pintar dapat meningkatkan peluang bagi produk untuk semakin dikenal dengan pengaturan keyoword ini. Semuanya sudah diatur secara otomatis oleh Google, yang perlu dilakukan oleh Sobat Pintar hanyalah menganalisis dan memilih keyword yang tepat bagi produk.

Baca juga: Riset Pasar: Cara, Jenis dan Tips Melakukannya

Bagaimana Cara Menggunakannya?

Apa Itu Google Keyword Planner? Ini Penjelasannya

Sebagaimana fitur-fitur lainnya, Google keyword planner tidak akan menghasilkan kerutan dalam pada dahi Sobat Pintar. Penggunaannya cukup mudah dan tidak membutuhkan waktu lama. Adapun akun Google Ads milik Sobat Pintar harus menggunakan Expert Mode agar bisa memanfaatkan fitur yang satu ini. 

1. Menentukan Keyword

Ada 2 pilihan yang dapat dipilih oleh Sobat Pintar, yakni merumuskan kata kunci baru atau menggunakan yang sudah ada. Masing-masing pilihan memiliki kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu, sesuaikanlah pilihan yang paling cocok bagi produk Sobat Pintar.

Apabila menggunakan existing keyword (kata kunci yang sudah ada), tentunya lebih mudah ditemukan oleh konsumen. Namun kekurangannya adalah kehadiran para kompetitor dengan keyword yang sama.

Namun jika memilih untuk merumuskan keyword baru, Sobat Pintar bisa saja muncul menjadi satu-satunya penyedia produk. Hanya Saja Sobat Pintar perlu bekerja lebih keras dan menjalankan strategi cerdik agar keyword yang baru dapat bersaing dengan para pendahulunya. 

2. Memahami Keyword Forecast

Jika sudah menentukan beberapa pilihan kata kunci, maka langkah selanjutnya adalah memahami keyword forecast. Adapun yang dimaksud dengan keyword forecast yakni performa kata kunci pada dari berbagai ads atau campaign yang telah berjalan sebelumnya.

Melalui keyword forecast, Sobat Pintar dapat melihat berapa banyak orang yang mencari kata kunci terkait. Dengan demikian, Sobat Pintar dapat menimbang seberapa kuat kata kunci yang dipilih atau seberapa kuat pengaruhnya pada orang-orang yang sedang mencari produk.

3. Memulai Campaign

Apabila Sobat Pintar sudah menentukan kata kunci dan memahami keyword forecast, maka langkah selanjutnya tentu saja adalah memulai campaign. Pilihlah bujet yang telah direkomendasikan oleh Google Ads berdasarkan forecast. Sobat Pintar bahkan juga bisa menentukan custom budget, loh! 

Selanjutnya tinggal menjalankan campaign dengan keyword yang telah dipilih oleh Sobat Pintar melalui berbagai pertimbangan. Jangan lupa untuk konsisten memantau forecast sebagai bekal untuk campaign selanjutnya.

Baca juga: Cara Menghapus History Google di Desktop dan Ponsel

Jika performanya baik, maka keyword dapat digunakan kembali pada campaign selanjutnya. Namun jika ternyata performanya tidak begitu bagus, Sobat Pintar dapat mengulangi langkah-langkahnya dari awal. Tidak ada salahnya juga untuk mengamati keyword yang digunakan oleh kompetitor.

Lantas bagaimana jika belum memiliki cukup anggaran untuk menjalankan campaign? Sobat Pintar tidak perlu khawatir, karena Google menyediakan opsi penundaan (pause your campaigns). Walaupun belum bisa memulai campaign, setidaknya Sobat Pintar sudah memahami terlebih dahulu sistematika keyword dan dapat diterapkan ketika sudah memiliki anggaran yang cukup.

Demikianlah seluk beluk terkait Google keyword planner yang dapat dipahami oleh Sobat Pintar. Jangan lewatkan fitur yang satu ini ketika menggunakan Google Ads, agar Sobat Pintar dapat memperoleh formula keyword yang tepat. Dengan demikian, produk yang ditawarkan oleh Sobat Pintar akan semakin mudah ditemukan oleh para calon konsumen dan dapat berujung menjadi cuan.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
21 Sep 2022
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download