Riset Pasar: Cara, Jenis dan Tips Melakukannya

07 Oct 2021 by Laruan

Perkembangan sebuah perusahaan tentu dipengaruhi oleh pasar. Sebab, memang di sanalah sebuah produk diperjual belikan. Tentu saja, untuk menarik perhatian pasar diperlukan ide kreatif yang bisa membuat produk itu terlihat berbeda dibandingkan produk orang lain. Oleh sebab itu, setiap perusahaan sangat penting melakukan riset pasar.

Riset Pasar: Cara, Jenis dan Tips Melakukannya

Riset ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan target pasar yang sesuai. Biasanya, riset bisa dilakukan secara langsung oleh perusahaan atau dialihdayakan oleh orang lain. Tujuan lain dari riset ini adalah untuk memahami atau memeriksa pasar yang terkait dengan produk yang kita pasarkan. Ada banyak sekali metode riset yang bisa dilakukan, seperti menyebarkan survey, berinteraksi dengan kelompok terkait dan lain sebagainya. 

Apa Itu Riset Pasar?

Menurut pengertiannya sendiri, observasi pemasaran diartikan sebagai proses untuk mengevaluasi sebuah kelayakan dari produk atau layanan baru. Nantinya, melalui riset ini diharapkan mendapatkan informasi-informasi penting mengenai tanggapan dari target pasar. Sehingga, ketika produk atau layanan akan diluncurkan bisa langsung sesuai dengan target. 

Ada banyak sekali fungsi dari adanya riset ini. Seperti misalnya bisa mengenal target pasar lebih dalam, sehingga perusahaan bisa dengan mudah mengetahui apa yang diinginkan dan dibutuhkan pasar. Selain itu, riset ini juga berfungsi untuk mengatasi kendala dan risiko perusahaan. Bahkan, bisa juga berfungsi untuk mengetahui permintaan pasar dan strategi yang dilakukan oleh kompetitor. Sehingga, riset ini sangat diperlukan untuk keberlangsungan atau kemajuan sebuah perusahaan. 

Cara Melakukan Riset Pasar 

Setelah mengetahui pengertian, tujuan dan fungsi dari observasi pemasaran, pasti muncul pertanyaan mengenai cara melakukan riset ini. Sebab memang bagi orang awam sangat sulit untuk melakukan riset. Nah, ada beberapa cara yang bisa Sobat Pintar lakukan dan tentu saja cukup mudah. 

1. Melakukan Survei Terhadap Pasar 

Tips pertama yang bisa dilakukan adalah dengan survey pasar. Survei ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana kondisi dari pasar. Sehingga, nantinya bisa mengetahui kebutuhan dan minat pasar. Nah, untuk melakukan survey ini, bisa dengan wawancara langsung dengan konsumen atau pengisian kuesioner. Sobat Pintar bisa memilih yang memang terbilang cukup mudah dilakukan. 

2. Mengamati Bagaimana Perkembangan Pasar 

Tips selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengamati bagaimana perkembangan pasar. Pengamatan ini dilakukan untuk mengetahui apa saja hal yang perlu dipertahankan dan juga diubah. Sehingga, Dengan tips observasi pemasaran ini Sobat Pintar bisa mengetahui apa yang sedang menjadi trend di kalangan pasar. 

3. Memperhatikan Persaingan Pasar 

Kemudian, memperhatikan persaingan pasar juga perlu dilakukan untuk membuat taktik atau strategi pemasaran. Dengan adanya tips ini, maka bisa membantu perusahaan untuk menyusun strategi yang nantinya dipakai untuk mengungguli kompetitor. 

4. Melakukan Uji Coba Terlebih Dahulu 

Setelah melakukan beberapa tips observasi pemasaran di atas, maka tips terakhir adalah dengan melakukan uji coba. Tidak serta merta setelah memiliki strategi langsung launching banyak produk, Sobat Pintar perlu melakukan uji coba terlebih dahulu. Untuk melakukan uji coba ini, cukup memberikan sample ke toko-toko. 

Tips Melakukan Riset Untuk Pemasaran 

Terkadang, setelah mengetahui tips untuk melakukan riset terhadap pasar, masih saja produk yang dijual tidak memiliki peningkatan penjualan yang tinggi. Tentu saja, hal ini dikarenakan ada beberapa kesalahan yang dilakukan. Oleh sebab itu, akan lebih baik ketika mengetahui dan memahami beberapa tips dalam melakukan riset. 

1. Menentukan Tujuan Dari Riset Untuk Pemasaran 

Tips pertama adalah menentukan tujuan dari observasi pemasaran. Jika memang ingin meningkatkan penjualan, tentu saja apa yang diriset harus sesuai dengan tujuan tersebut. Misalnya saja melihat bagaimana kompetitor memperjualkan produk yang sama, tetapi peminatnya banyak. Nah, di sini Sobat Pintar bisa melihat hal apa yang sebenarnya bisa menarik konsumen lebih cepat. 

2. Mempelajari Target Pasar dari Riset Yang Dilakukan

Selanjutnya, Sobat Pintar juga harus mempelajari target pasar. Ada baiknya, sebelum melakukan riset identifikasi target pasar seperti apa yang akan menjadi targetmu. Tentu saja, Sobat Pintar harus mendeskripsikan sedetail mungkin target pasarnya. Sehingga bisa dengan mudah mendapatkan target yang tepat. 

Untuk mendapatkan informasi lebih dalam mengenai target pasar Sobat Pintar, maka tips riset untuk pemasaran yang diperlukan adalah dengan melakukan observasi dan meneliti dengan varian pelanggan yang sering mengunjungi bisnis atau membeli produk Sobat Pintar. 

3. Belajar Dari Riset yang Dilakukan Kompetitor 

Tips selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan belajar dari kompetitor. Setidaknya, di sini Sobat Pintar bisa mengetahui bagaimana tips kompetitor menyelesaikan masalah mereka. Untuk melakukan hal ini, maka Sobat Pintar bisa mengunjungi tempat kompetitor dan melihat apa saja sebenarnya yang bisa menarik pelanggan untuk membeli produk dari kompetitor tersebut. 

4. Memicu Pelanggan Untuk Terbuka

Terakhir, tips observasi pemasaran yang bisa dilakukan adalah dengan membuat pelanggan menjadi terbuka. Hal ini bisa dilakukan dengan survey pelanggan. Sobat Pintar bisa mengajukan beberapa pertanyaan sederhana. Selain itu, Sobat Pintar juga bisa menanyakan kepada pelanggan untuk memberi tau varian produk apa yang perlu ditambahkan atau dikurangi. 

Jenis-Jenis Riset Pasar 

Nampaknya, pembahasan akan terasa kurang jika tidak membahas varian observasi pemasaran. Di mana, varian riset ini perlu diketahui dan dipahami terlebih dahulu, sebelum Sobat Pintar memutuskan untuk melakukan riset yang seperti apa. 

1. Riset Primer 

Pada varian ini, organisasi atau perusahaan yang berhubungan menjadi konsumen akhir. Di sini, mereka mempekerjakan pihak ketiga untuk melakukan atau mengumpulkan data. Data yang nantinya dikumpulkan dapat berupa kualitatif atau kuantitatif. Saat melakukan riset primer, maka seseorang bisa mengumpulkan dua varian informasi, yaitu eksplorasi dan spesifik. 

Eksplorasi sendiri bersifat terbuka, artinya mengajukan pertanyaan secara rinci untuk bisa mendapatkan informasi. Sementara, spesifik berarti penelitian khusus untuk memecahkan masalah identifikasinya. Tipe ini banyak dipilih karena cukup mudah untuk dilakukan. 

Ada beberapa metode yang bisa dilakukan, seperti kelompok fokus, wawancara satu per satu atau penelitian etnografi. Tentu saja, berbagai metode ini harus disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. 

2. Jenis Riset Sekunder

Tipe riset ini memungkinkan Sobat Pintar untuk mengelola informasi yang didapat dari sumber luar. Seperti misalnya lembaga, buku, media, pemerintahan dan lain sebagainya. 

Ada beberapa sumber yang bisa dipilih dalam varian riset ini. Mulai dari sumber publik seperti misalnya perpustakaan. Ada juga sumber komersial, seperti majalah, koran, jurnal dan lain sebagainya. Kemudian, terdapat sumber institusi pendidikan yang berarti suatu universitas. Di mana, memang di dalam universitas sendiri terdapat banyak sekali sumber informasi yang biasanya berasal dari penelitian. 

Demikianlah pembahasan lengkap mengenai riset pasar, tips melakukannya, tips dan juga berbagai variannya. Tentu saja, setelah membaca keseluruhan dari artikel ini diharapkan bisa lebih mengerti mengenai riset ini. Sehingga, bukan tidak mungkin lagi mampu mengembangkan perusahaan menjadi lebih besar lagi. Semoga informasi ini bermanfaat!Jangan lupa untuk selalu andalkan Kredit Pintar sebagai segala solusi untuk kebutuhan finansialmu, ya!

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
mobile-closeKredit PintarDownload