Cara Menghitung Modal Akhir yang Tepat untuk Pelaku Bisnis

03 Nov 2022 by Kredit Pintar., Last edit: 04 Nov 2022

Kegiatan bisnis pastinya tidak akan luput dengan yang namanya modal, laba dan rugi. Di dalam laporan keuangan, ada yang namanya modal awal dan modal akhir. Kedua hal itu sangat penting, maka kita tidak boleh melakukan kesalahan atau kekeliruan dalam cara menghitung modal akhir.

Cara menghitung modal akhir

Baca juga: Pengertian dan Rumus ROE, ROI dan ROA

Apa itu Modal Akhir

Modal akhir sendiri adalah modal yang digunakan oleh pelaku bisnis dalam melanjutkan bisnisnya di periode produksi baru. Secara garis besar, modal akhir adalah gabungan atau hasil dari sisa modal awal dan laba yang dihasilkan selama menjalankan bisnis. Modal akhir memiliki 2 kemungkinan, yaitu melebihi modal awal jika untung dan juga bisa saja berkurang dari modal awal jika bisnis sedang melewati masa rugi.

Manfaat Menghitung Modal Akhir

Sebelum itu, kita perlu ingat bahwa modal akhir dapat terlacak jika kita sudah selesai dalam menghitung laba dan rugi dari periode sebelumnya. Dengan adanya perhitungan modal akhir yang benar, data keuangan bisnis akan berjalan dengan stabil, sehat dan juga penuh akan evaluasi yang dapat mengembangkan operasional bisnis.

Modal akhir yang terhitung dengan baik di akhir masa periode produksi juga dapat membantu bisnis Sobat Pintar dapat menganalisa dan mempersiapkan biaya produksi. Mengingat, biaya produksi dari sebuah bisnis memiliki ketergantungan dengan modal akhir yang dihasilkan di akhir periode. Oleh karena itu, Sobat Pintar jangan sampai mengalami kekeliruan dalam cara menghitung modal akhir, ya!

Biar mudah dan tidak mengalami kesalahan saat akan menghitung modal akhir, kali ini Kredit Pintar akan membagikan cara menghitung modal akhir dengan runtut dan jelas agar Sobat Pintar dapat memperbaiki laporan keuangan dan bisnis lebih terorganisasi di setiap periode produksi yang akan datang.

Cara Menghitung Modal Akhir dengan Baik, Tepat dan Benar

Cara menghitung modal akhir

Secara umum, ada 2 jenis atau cara menghitung modal akhir, yaitu perhitungan modal akhir jika bisnis mengalami keuntungan dan perhitungan modal akhir jika bisnis mengalami kerugian. Di dalam perhitungan modal akhir, ada komponen atau poin-poin yang perlu diperhatikan. Poin-poin tersebut di antara lain:

Baca juga: Keuntungan, Resiko, Cara Membeli dan Arti Saham

  1. Modal awal atau modal pertama yang ada di tangan pelaku bisnis untuk menjalankan bisnis.
  2. Laba untung atau hasil keuntungan (omzet) yang didapat selama periode bisnis pertama berjalan.
  3. Saldo rugi atau hasil kerugian yang diterima selama periode bisnis pertama berlangsung.
  4. Prive atau sejumlah dana yang diambil atau digunakan untuk kebutuhan pribadi si pelaku bisnis itu sendiri.

Setelah memahami poin-poin di atas, selanjutnya kita akan masuk ke dalam cara menghitung modal akhir ketika bisnis mengalami keuntungan.

Untuk mendapatkan modal akhir yang akurat, mula-mula Sobat Pintar harus mengambil data modal awal, laba untung dan juga prive. Ketika semua sudah didapatkan, maka Sobat Pintar bisa menggunakan rumus seperti yang ada di bawah ini:

Modal akhir = Modal awal + laba untung – prive

Selanjutnya, jika Sobat Pintar di dalam proses bisnisnya telah mengalami kerugian, maka Sobat Pintar dapat menggunakan rumus seperti yang ada di bawah ini:

Modal akhir = Modal awal – rugi – prive 

Cara menghitung modal akhir

Agar Sobat Pintar bisa mendapatkan pandangan lebih jelasnya lagi, berikut contoh cara menghitung modal akhir dengan sebuah contoh kasus:

Budi menjalankan sebuah bisnis keripik tempe dengan modal awal yang tersedia sebesar Rp40.000.000,00. Selama masa periode bisnis pertama, diketahui Budi telah mendapatkan keuntungan sebesar Rp10.000.000,00. Selain itu, diketahui juga bahwa Budi mengambil prive untuk kebutuhan pribadi sebesar Rp5.000.000,00.

Saat masa periode produksi berikutnya tiba, Budi memutuskan untuk menghitung modal akhir dari bisnis kripik tempenya dengan perincian sebagai berikut:

Modal awal (Rp50.000.000,00) + Keuntungan (Rp10.000.000,00) – Prive (Rp5.000.000,00) = Rp55.000.000,00

Nah, mudah, kan? Itulah cara menghitung modal akhir yang mudah dan dapat dijadikan sebagai langkah antisipasi agar bisnis Sobat Pintar tidak mengalami stagnan di setiap periodenya.

Namun, sering kali sebuah bisnis yang baru pertama dirintis, lebih sering mengalami kerugian yang berdampak pada berkurangnya modal akhir. Hal itu disebabkan karena pelaku bisnis melakukan strategi beriklan dengan cara besar-besaran ke berbagai macam tempat dan platform dengan harapan agar bisnisnya semakin berkembang pesat dengan cepat.

Nyatanya, pola strategi dengan beriklan secara masif itu kurang efektif jika tidak diimbangi dengan pemilihan target market atau pangsa pasar yang tepat. Selain itu, diperlukan juga beberapa hal yang bersifat inovatif dan kreatif di dalam bisnis agar pangsa pasar dapat lebih meningkatkan ketertarikan yang mendalam ke produk kita.

Supaya moda akhir Sobat Pintar membuahkan hasil sesuai target, Kredit Pintar akan membagikan sejumlah tips untuk meningkatkan laba untung bisnis Sobat Pintar di awal-awal bisnis berjalan.

  1. Pilih sebuah produk yang tidak hanya diinginkan, tetapi juga dibutuhkan oleh calon pelanggan. Dengan menjual sebuah produk yang bersifat primer, maka kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan besar akan jauh lebih mudah.
  2. Tentukan pangsa pasar yang tepat dan sesuai dengan spesifikasi produk. Jika Sobat Pintar ingin menjual beras, maka pangsa pasar yang tepat adalah ibu rumah tangga, bukan anak muda atau bahkan anak-anak.
  3. Dekati pangsa pasar atau calon konsumen dengan menciptakan akses yang luas untuk produk kita. Seperti menciptakan akun sosial media atau berjualan di tempat yang strategis.
  4. Memberikan pelayanan seramah dan sebaik mungkin untuk semua calon konsumen maupun pelanggan setia.

Beberapa tips di atas akan sangat ampuh untuk mendongkrak keuntungan dari bisnis yang Sobat Pintar jalankan apabila benar-benar dipraktikkan dengan baik. Jangan lupa juga untuk selalu meminimalisir prive atau mengambil uang untuk kebutuhan pribadi dari modal bisnis agar Sobat Pintar tidak terlalu mengalami kerugian di modal akhir nantinya. 

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya. 

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
04 Nov 2022
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download