Ini Cara Menggunakan Termometer

16 Mar 2022 by Laruan, Last edit: 21 Mar 2022

Termometer adalah alat yang berguna untuk mengukur suhu tubuh. Adapun saat ini penggunaan termometer terbilang cukup masif karena peranannya sangat penting. Sayangnya tidak banyak orang yang tahu cara menggunakan termometer yang benar. 

Ini Cara Menggunakan Termometer

Ada banyak jenis termometer yang dijual di pasaran. Masing-masing termometer memiliki sifatnya masing-masing dan cara kerjanya masing-masing. Jadi termometer ini bisa bekerja tepat sasaran.

Jenis-Jenis Termometer dan Kegunaannya

Ini Cara Menggunakan Termometer

Ada 4 jenis termometer yang biasa digunakan oleh orang-orang, antara lain termometer air raksa, termometer digital, termometer empeng digital, dan termometer inframerah. Untuk mengetahui cara kerja masing-masing termometer, yuk simak penjelasan berikut ini:

1. Termometer Air Raksa

Ini adalah termometer legendaris yang Anda kenal saat pelajaran IPA kala duduk di bangku SD, SMP, atau SMA. Termometer air raksa ini bentuknya panjang dan berisi air raksa.

Cara kerja dari termometer air raksa ini cukup mudah. Air raksa cukup sensitif dengan adanya perubahan suhu. Apabila badan Anda hangat, maka butiran air raksa akan bergerak naik ke ruang kosong, lalu berhenti pada angka yang menunjukkan suhu tubuh Anda.

Termometer ini jarang digunakan untuk mengukur suhu tubuh karena tabungnya rentan pecah. Kandungan merkuri di dalam termometer berisiko tinggi untuk merusak kulit. 

Jadi saat ini jarang sekali orang menggunakan termometer air raksa. Namun termometer air raksa ini masih digunakan sebagai alat penelitian di laboratorium.

2. Termometer Inframerah

Termometer inframerah ini juga merupakan salah satu termometer jaman dulu yang masih ada hingga sekarang. Cara kerja dari termometer inframerah ini cukup sederhana.

Di dalam termometer, sudah dipasang sinar inframerah. Apabila termometer dinyalakan, maka ujung dari termometer tersebut akan ditembak sinar inframerah. Sinar inframerah inilah yang akan membaca suhu tubuh.

Cara menggunakan termometer inframerah ini cukup mudah. Anda tidak perlu memasukkan, menempelkan, atau menyelipkan termometer ini ke ketiak atau ke mulut. 

Cukup dekatkan saja ujung termometer dengan bagian tubuh yang sensitif. Anda bisa meletakkannya di dekat lubang telinga, dekat permukaan dahi, dan lainnya.

Lalu pencet tombol kecil pada termometer inframerah. Kemudian sinar inframerah akan dipancarkan ke bagian tubuh terdekat untuk mengetahui suhu tubuh. 

Baca juga: Lokasi Vaksin Covid-19 Terdekat

3. Termometer Digital

 Ini adalah termometer yang umumnya ada di pasaran. Orang-orang lebih suka menggunakan termometer digital karena dinilai cukup praktis dan efisien.

Ukurannya yang mungil, memungkinkan termometer digital ini untuk disimpan di mana saja. Bisa dimasukkan di tas, dompet, atau lainnya sehingga bisa digunakan sewaktu-waktu.

Apalagi saat pandemi COVID-19 yang melonjak akhir-akhir ini. Peran termometer digital ini sangatlah penting. Ia mampu mendeteksi suhu pengguna sehingga pengguna bisa mempersiapkan diri atas gejala yang terjadi.

Biasanya dalam 1 rumah, disediakan 1 termometer digital untuk antisipasi. Termometer ini bisa digunakan oleh berbagai usia, mulai dari balita, anak-anak, dewasa, hingga lansia.

4. Termometer Empeng Digital

Lain halnya dengan bayi. Bayi seringkali memiliki gerak yang aktif dan tak terduga sehingga cukup susah memposisikan bayi untuk tetap menjaga termometer berada di ketiaknya selama 2-4 menit.

Maka dari itu muncul inovasi baru, yakni termometer empeng digital. Termometer ini didesain khusus untuk bayi. Bentuknya seperti empeng yang sering diemut oleh bayi.

Dengan menggunakan termometer yang mirip dengan empeng ini, maka bayi tidak merasakan kehadiran barang baru. Sehingga bayi bisa memberikan reaksi alaminya, termasuk suhu tubuh, melalui empeng.

Cara menggunakan termometer empeng digital ini cukup mudah. Termometer empeng ini bentuknya seperti empeng atau dot. Lalu masukkan termometer empeng ke mulut bayi seperti penggunaan empeng/dot.

Biarkan berada di mulut selama 2-4 menit atau hingga termometer berbunyi. Lalu ambil termometer, kemudian baca angka yang tertera. Angka yang muncul pada termometer itulah yang menjadi rujukan berapa suhu si kecil.

Ini Cara Menggunakan Termometer Digital yang Mudah

Termometer yang paling umum digunakan adalah termometer digital. Termometer ini dijual di apotek dengan harga yang cukup terjangkau dan bervariasi. Tidak ada persyaratan khusus bila Anda menghendaki untuk membeli termometer ini. 

Termometer digital ini bentuknya cukup pendek seperti pensil. Namun berbentuk agak pipih, sehingga dapat memberi rasa nyaman bila disimpan di lipatan ketiak saat digunakan.

Sesuai namanya “digital” maka suhu tubuh disajikan dalam bentuk digital atau berupa angka. Ini adalah termometer paling canggih yang ada hingga saat ini.

Cara menggunakan termometer digital ini cukup mudah, berikut ini langkah-langkahnya:

1. Pastikan termometer sudah berada pada suhu ruang

2. Letakkan termometer pada bagian tubuh yang dikehendaki

3. Diamkan selama 2-4 menit

4. Saat termometer berbunyi, maka ambil termometer digital

5. Bacalah angka yang tertera pada termometer digital

Itulah cara menggunakan termometer digital yang bisa Anda lakukan. Mudah, bukan? Anda bisa melakukannya setiap saat kala dibutuhkan.

Namun bila hendak menggunakan termometer lagi, pastikan Anda membersihkannya lagi. Cara membersihkan termometer yaitu cukup di-lap dengan kain hingga bersih. Lalu diamkan dalam suhu ruang.

Cara Membaca Angka Pada Termometer Digital

Suhu tubuh yang normal untuk orang dewasa adalah sekitar 36 derajat celcius. Sedangkan untuk bayi atau anak-anak yakni 36,5-27 derajat celcius. Apabila melebihi dari angka tersebut, maka bawalah kerabat Anda ke rumah sakit terdekat.

Dengan tingginya suhu tubuh, maka kemungkinan kerabat Anda mengalami demam, infeksi, atau masalah kesehatan lainnya. Maka segera bawa ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk lekas ditangani.

Setibanya di rumah sakit, sampaikan keluhan yang dirasakan oleh pasien supaya tenaga medis dapat bertindak cepat. Termasuk sampaikan hasil suhu tubuh dari termometer digital, meskipun tenaga medis juga akan mengukur suhu tubuh si pasien lagi.

Yang Harus Diperhatikan Saat Menggunakan Termometer Digital

Ada hal penting yang harus diperhatikan saat menggunakan termometer digital. Biasanya orang-orang teledor memperhatikan hal ini.

Termometer digital dapat diletakkan di bagian tubuh mana saja. Mulai dari lidah, ketiak, telinga, hingga di dalam anus. Peletakan termometer yang berbeda-beda, maka treatmentnya juga harus berbeda.

Pastikan Anda membedakan, mana termometer yang Anda gunakan untuk diletakkan di lidah, ketiak, hingga anus. Jangan sampai Anda menggunakan termometer yang sama untuk kasus deteksi suhu di lidah dan anus.

Apabila Anda masih menggunakan termometer yang sama, maka akan berakibat fatal. Bakteri bisa berpindah-pindah ke bagian tubuh yang lain sehingga dapat memperparah sakit yang diderita.

Maka dari itu, harap diperhatikan dalam menggunakan termometer digital. Termometer digital ini rentan sekali untuk disalahgunakan penggunaannya karena keberadaannya yang cukup mudah dan murah.

Baca juga: Cara Mengatasi Badan Lemas

Kesimpulan

Termometer memiliki berbagai macam jenis, namun yang paling terkenal di masyarakat luas adalah termometer digital. Termometer ini bentuknya kecil dan mudah dibawa kemana-mana.

Cara menggunakan termometer digital ini mudah kok. Dengan mengetahui cara menggunakan termometer digital, maka Anda dapat mengetahui suhu tubuh Anda atau kerabat Anda dengan lebih cepat.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya. 

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
21 Mar 2022
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download