5 Cara Mengatasi Bayi Pilek Agar Si Kecil Ceria Lagi

11 Aug 2022 by Laruan, Last edit: 11 Aug 2022

Mengetahui cara mengatasi bayi pilek tidak bisa dipungkiri dapat membuat Sobat Pintar sebagai orang tua merasa tenang. Apalagi bayi memang lebih rentan terserang penyakit karena sistem imun tubuhnya belum berkembang sempurna. 

5 Cara Mengatasi Bayi Pilek Agar Si Kecil Ceria Lagi

Baca juga: 4 Jenis Penyakit Kulit Anak-anak dan Penyebabnya

Pada kondisi cuaca yang tidak menentu, berbagai macam virus dan bakteri jadi lebih mudah berkembang biak. Ini jelas merupakan ancaman yang nyata bagi kesehatan si kecil. Kemungkinan si kecil terserang penyakit seperti pilek jadi lebih besar. 

Itulah sebabnya, kamu mesti tahu bagaimana cara memberikan pengobatan yang tepat saat bayi terserang pilek. Dengan begitu, si kecil bisa kembali menjadi ceria dan bermain seperti biasanya. 

Pilek, seperti yang kamu tahu, biasanya ditandai dengan adanya cairan bening yang keluar dari hidung (ingus). Setelah satu minggu berlalu, ingus ini bisa saja berubah warnanya menjadi kuning atau hijau. 

Ingus ini merupakan sistem pertahanan tubuh untuk mengeluarkan virus atau kuman yang terdapat di dalam tubuh. Akan tetapi jika ingus yang keluar melebihi batas wajar dan sampai menyumbat hidung, maka dapat mengganggu pernapasan si kecil. 

Selain itu, Sobat Pintar juga harus tahu bahwa pilek umumnya bukan penyakit yang berdiri sendiri. Artinya, bisa saja pilek merupakan gejala dari penyakit pernapasan lainnya seperti flu, rhinitis, sinusitis, atau bahkan Covid-19. 

Nah, sebelum kamu menentukan bagaimana mengatasi pilek pada si kecil, sebaiknya cari tahu dulu apa penyebab utamanya. Karena bisa saja disebabkan oleh debu, cuaca dingin, atau asap rokok. 

Tungau pada kasur juga bisa menimbulkan rhinitis alergi. Ditambah lagi, cuaca atau ruangan yang dingin dapat memperparah alerginya. Meski begitu, pilek biasanya akan hilang dengan sendirinya saat bayi sudah terbebas dari penyebab pilek tersebut. 

Dalam artikel kali ini Kredit Pintar akan membahas tentang cara mengatasi bayi pilek dan apa saja kondisi yang harus kamu waspadai. Simak sampai selesai, ya!

Cara mengatasi bayi pilek untuk mencegah  penyakit yang lebih parah

Meskipun ingus merupakan mekanisme alami tubuh, tapi jika jumlahnya terlalu banyak tetap dapat membuat si kecil merasa tidak nyaman karena kesulitan bernapas. Untuk meredakannya, coba lakukan beberapa cara di bawah ini:

Berikan si kecil waktu istirahat yang banyak

Cara mengatasi bayi pilek yang pertama adalah dengan memberikan waktu istirahat yang banyak untuk si kecil. Tidur adalah salah satu cara efektif untuk meredakan gejala pilek pada si kecil. Karena saat inilah sistem imun tubuhnya bekerja lebih maksimal untuk melawan virus atau kuman yang menyebabkan pilek.

Jadid cara pertama yang bisa Sobat Pintar lakukan yaitu memastikan si kecil beristirahat sebanyak mungkin saat sakit. 

Posisi tidur yang tepat

5 Cara Mengatasi Bayi Pilek Agar Si Kecil Ceria Lagi

Posisi tidur yang tepat dapat membuat bayi beristirahat dengan nyaman saat pilek. Sobat Pintar bisa memosisikan kepalanya lebih tinggi dari tubuhnya dengan memanfaatkan bantal tambahan. 

Kamu juga boleh menggunakan minyak telon sambil menepuk-nepuk punggungnya saat menidurkan si kecil. Aroma segar dari minyak telon membantu dia menjadi rileks, tidur nyenyak, dan meringankan pernapasan yang tersumbat.

Perhatikan dengan baik kondisi ruangan si kecil

Cara mengatasi bayi pilek berikutnya bisa dengan menjaga kondisi ruangan. Kondisi ruangan merupakan hal yang penting saat si kecil pilek. Usahakan kamu menempatkan si kecil di ruangan yang tidak ber-AC agar hidungnya tidak tersumbat. Jika si kecil terlanjur nyaman berada dalam ruangan ber-AC, coba gunakan humidifier agar kelembapan dan kualitas udaranya tetap terjaga. 

Penuhi kebutuhan cairannya

Rutin memberi air putih saat si kecil pilek merupakan langkah yang baik untuk memenuhi kebutuhan cairannya. Jika dia masih menyusui, sebaiknya berikan ASI secara rutin. 

Dengan begitu, si kecil bisa terhindar dari dehidrasi. Nutrisi dalam ASI juga sangat baik untuk meningkatkan sistem imun si kecil sehingga tubuhnya semakin kuat melawan kuman penyebab pilek.

Baca juga: 9 Lagu Anak-Anak yang Masih Populer Dari Jaman Dulu

Manfaatkan alat penyedot ingus

Bila si kecil terlihat sudah sangat terganggu oleh ingusnya, kamu bisa menggunakan air garam untuk mengencerkan lendir dalam hidungnya. Setelah itu, gunakan alat penyedot ingus untuk membersihkan lendir tersebut. 

Kamu juga boleh menggunakan kapas yang telah dibasahi dengan air hangat terlebih dulu untuk membersihkan lendir yang sudah mengeras di dalam hidung si kecil. Atau Sobat Pintar bisa memandikannya dengan air hangat agar saluran pernapasannya jadi lebih lebar dan membuatnya lebih mudah bernapas.

Jangan lakukan ini saat si kecil pilek

Sebagai orang tua, Sobat Pintar tentu akan melakukan semua cara mengatasi bayi pilek yang bisa kamu lakukan agar si kecil sehat kembali. Sayangnya, tidak semua cara bisa kamu lakukan bahkan dilarang oleh para dokter. 

Memberikan antibiotik

Memberikan antibiotik memang sering dilakukan pada orang dewasa atau anak-anak berusia lebih dari 6 tahun. Akan tetapi, cara ini sangat tidak disarankan untuk bayi di bawah 6 tahun. 

Di samping itu, antibiotik juga hanya efektif untuk membunuh bakteri bukan virus. Dalam kasus pilek bayi, penyebabnya adalah virus. Jadi sebenarnya antibiotik bukan obat yang tepat untuk pilek itu sendiri. 

Memberikan aspirin

Bukan hanya antibiotik, aspirin juga termasuk ke dalam obat yang dilarang diberikan pada bayi yang sedang pilek. Sebab aspirin bisa meningkatkan resiko penyakit serius pada bayi, seperti sindrom Reye. 

Menggunakan obat warung

Sekarang memang ada banyak obat warung yang diklaim dapat menyembuhkan pilek secara cepat. Namun memberikan obat-obatan ini tanpa resep dari dokter merupakan hal yang berbahaya. Apalagi jika si kecil masih berusia di bawah 3 bulan. 

Sebaiknya gunakan obat-obatan yang sesuai dengan arahan dari dokter anak terdekat di kota kamu, ya. 

Posisi tidur yang salah

Hindari menidurkan bayi dalam posisi tengkurap saat dia sedang pilek, meskipun posisi ini mungkin bisa mengeluarkan banyak lendir dari hidungnya. Akan tetapi, posisi ini juga dapat mempengaruhi pernapasan si kecil, jadi sebaiknya jangan dilakukan, ya. 

Macam-macam kondisi kilek yang perlu diwaspadai

Selain mengetahui langkah-langkah di atas, Sobat Pintar juga perlu mewaspadai berbagai kondisi yang mungkin timbul saat si kecil sedang pilek, di antaranya: 

  • Demam lebih dari 39 derajat (untuk bayi usia kurang dari 3 bulan) atau 40 derajat (untuk bayi usia lebih dari 3 bulan) yang berlangsung lebih dari 2 hari. 
  • Mengeluarkan bunyi saat napas atau merasa sesak napas
  • Muntah-muntah
  • Pilek tidak kunjung sembuh setelah 10 hari sampai 14 hari
  • Kurang nafsu makan, minum, atau menyusu
  • Diare
  • Batuk yang tidak kunjung sembuh

Jika berbagai gejala tersebut terlihat pada si kecil, segera periksakan ke dokter anak agar mendapatkan perawatan yang tepat. Ini sangat penting karena gejala di atas dapat menandakan bahwa si kecil sedang mengalami kondisi yang lebih serius lagi, seperti pneumonia, contohnya. 

Baca juga: Vaksin Anak Untuk Mencegah Virus Covid-19

Secara umum, pilek pada bayi memang tidak berbahaya. Akan tetapi Sobat Pintar harus tetap waspada jika si kecil menimbulkan gejala-gejala di atas.

Artikel cara mengatasi bayi pilek ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
11 Aug 2022
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download