Cara Menanam Strawberry Hidroponik di Daerah Panas

18 Jan 2022 by Laruan, Last edit: 21 Jan 2022

Pada umumnya, strawberry tumbuh subur di dataran tinggi. Tempat dengan suhu cukup dingin setiap harinya. Namun buat sekarang, buah tersebut bisa dibudidaya di daerah panas berkat cara menanam strawberry terbaru.

Selain itu untuk menanam strawberry tidak membutuhkan lahan besar. Di pekarangan rumah pun, buah satu ini bisa tumbuh sebagaimana mestinya. Dengan menggunakan pot sebagai medianya. Kamu pun bisa mencoba metode hidroponik sebagai cara menumbuhkan tanaman tersebut.

Memang, kamu bisa menggunakan hidroponik dan pot sebagai media utama budidaya. Meski demikian, sebelum memulainya, mari simak dulu syarat tumbuh buah strawberry berikut!

Baca juga: Mau Bisnis Tanaman Hias Daun? Why Not! Simak Tips Berikut!

Cara Menanam Strawberry

Sebelum melakukan langkah-langkah di cara menanam strawberry. Alangkah baiknya kamu memperhatikan terlebih dulu syarat tumbuh tanaman satu ini.

Dengan melihat syarat tumbuh tanaman, buah strawberry yang hendak kamu budidaya bakal subur sebagaimana seharusnya. Pada akhirnya, kamu dapat memasarkan buah merah kecil ini ke masyarakat dan kamu pun memperoleh keuntungan melimpah.

Secara umum, buah kecil satu ini akan tumbuh di lahan dengan kadar keasaman 6.5 sampai 7.0 Ph Meter. Kemudian, tumbuh subur di daerah dengan curah hujan yang cukup lebat, yaitu mencapai 600-700 milimeter per tahunnya. 

Strawberry juga suka daerah-daerah dengan intensitas cahaya tinggi. Rata-rata sekitar 8-10 jam. Namun sinar tersebut jangan terkena langsung dengan tanaman karena nantinya bakal layu. Buah jenis ini tidak bisa tumbuh sesuai harapan.

Pada sisi lain, kamu pun harus memperhatikan berapa kelembaban di lokasi budidaya. Mengingat, strawberry tumbuh subur di daerah yang sangat lembab dan basah. Biasanya berada di dataran tinggi yang elevasinya 1500 mdpl.

Meski demikian, kamu dapat menanam strawberry di tempat-tempat rendah. Dengan syarat ikuti semua langkah cara menanam strawberry, 

Baca juga: Yuk Simak Cara Menanam Kangkung!

1. Penyemaian

Pada umumnya, cara menanam strawberry terdiri atas beberapa langkah utama. Sebagai awalan, kamu harus melakukan penyemaian terhadap bibit buah tersebut.

Biasanya, penyemaian buah strawberry berasal dari biji. Dengan cara mencucinya terlebih dahulu sampai bersih. Kemudian keringkan beberapa saat sampai tidak ada titik basah. Terakhir, kamu harus merendamnya di larutan pupuk NPK.

Setelah biji direndam, kamu harus memindahkannya ke media tanam. Berupa polybag yang diisi dengan campuran pasir dan pupuk. Perbandingannya sendiri adalah 1:1. Bisa diubah sesuai kebutuhan masing-masing

Sementara itu, langkah pertama cara menanam strawberry di daerah panas adalah mengadaptasikan dulu bibit buah satu ini.

Langkahnya sendiri adalah kamu harus meletakkan benih buah satu ini ke ruangan yang terkena sinar matahari langsung pada pagi dan siang hari. Lalu pindahkan ke ruangan ber-AC. Ikuti keduanya sampai lima hari berturut-turut.

Sebelum pada akhirnya, kamu pindahkan benih tersebut ke media persemaian. Dengan media tanam berupa campuran tanah atau cocopeat. Kemudian lakukan penyiraman setiap hari supaya kelembabannya sangat tinggi.

2. Pemindahan Bibit ke PolyBag

Beberapa hari semenjak proses cara menanam strawberry untuk pemula di media persemaian selesai, akar pun akan muncul. Ada beberapa yang tumbuh tiga daun abadi. Kalau tanaman kamu mencapai tahapan demikian, pindahkan ke media tanam yang asli.

Di dunia ini, banyak sekali tempat yang bisa dipakai untuk penanaman bibit strawberry. Semuanya mampu menumbuhkan buah tersebut sampai panen. Sebagai rekomendasi, gunakan polybag sampai umur beberapa bulan.

Buat ukurannya sendiri, pilih polybag yang diameternya mencapai 25 cm atau kurang. Kemudian, isi media dengan campuran tanah, cocopeat dan pupuk kompos dengan perbandingan yang pas. Buat lubang kecil dan tanam bibit strawberry.

Setelah cara menanam strawberry agar berbuah lebat selesai, siram tangkai strawberry secara berkala dan rutin. Jangan lupa, pindahkan pula tanaman ke area yang terkena sinar matahari langsung. Sebelum akhirnya kamu ubah media tanamnya ke paralon.

3. Pindahkan ke Media Hidroponik 

Ketika tanaman mencapai umur tertentu, kamu harus memindahkannya ke media hidroponik. Usahakan lakukan hal tersebut secara hati-hati agar tidak rusak bagian akar dan tangkainya.

Jika telah dilakukan hal demikian, kamu harus memberikan nutrisi terhadap tanaman tersebut. Dengan cara meraciknya sendiri menggunakan bahan tertentu. Biar lebih mudah, kamu bisa menggunakan pupuk organik di luaran sana.

Berikan pupuk secara berkala. Sekurang-kurangnya dua minggu sekali untuk mempercepat pertumbuhan buah satu ini. Ingat! Jangan memberikan terlalu sering, nanti tanaman rusak. Itulah salah satu cara menanam strawberry di rumah sendiri.

4. Perawatan

Ketika tanaman telah dipindahkan ke media hidroponik. Kamu tinggal melakukan perawatan. Memang, strawberry adalah buah yang rentan terkena penyakit. Dengan demikian, kamu harus hati-hati dalam merawatnya.

Sebagai rekomendasi, kamu bisa memberikan pestisida alami untuk mencegah hama menempel di buah. Bentuknya dapat berupa cair atau padat. Buat merek yang paling bagus, kamu dapat meminta rekomendasi dari petani sekitar.

Cara menanam strawberry berikutnya adalah kamu harus merawat tanaman tersebut. Dengan memperhatikan terus kadar keasaman media tanam agar tetap pas sesuai anjuran dari para ahli budidaya hidroponik.

Jika dibutuhkan, kamu juga wajib memberikan fungisida secara berkala. Dengan dosis yang disesuaikan dengan anjuran dari pabrik. Jangan terlalu banyak karena berpengaruh terhadap kualitas buah nantinya.

Kamu harus membuang ranting pohon strawberry yang mengalami kerusakan. Ciri utamanya adalah warna berubah menjadi kuning agak kecoklatan. Jika tidak kamu buang, berpengaruh besar terhadap kualitas buah.

5. Pemanenan

Buah strawberry bisa kamu panen setelah lima bulan pemeliharaan dengan metode penanaman hidroponik. Terkadang kurang dari itu, tergantung seberapa giat kamu memelihara tanaman ini.

Baca juga: Cara Menanam Seledri dengan Mudah di Rumah

Buat teknik cara menanam strawberry di fase pemanenan sendiri, kamu dapat memetik buah tersebut secara langsung. Menggunakan media gunting atau pisau dapur. Kemudian periksa hasil panen menggunakan alat tertentu dan menyelesaikannya.

Jangan lupa bersihkan hasil panen sampai tidak ada noda tersisa. Karena jika masih ada kotoran sedikitpun, buah bakal busuk tanpa sepengetahuan pemilik. Di mata masyarakat, nilai buah tersebut menjadi hancur ke titik terendah karena tidak layak dimakan.

Kalau kamu hendak menjual barang ini ke masyarakat, siapkan kemasan yang menarik. Mainkan warna cerah dan gelap di dalam kemasan produk yang hendak kamu jual. Niscaya itu bakal mengundang minat dari para konsumen.

Untuk menghindari berbagai kemungkinan terburuk, perhatikan kebersihan kemasan buah strawberry. Jual barang tersebut di tempat yang bersih dan sangat sulit dimasuki oleh hama-hama berbahaya. Sebut saja serangga berupa semut atau lalat buah.

Dalam meningkatkan nilai jual barang, kamu bisa memberitahukan ke konsumen bahwa seluruh cara menanam strawberry dilakukan dengan metode alami sehingga sehat saat dikonsumsi oleh pelanggan. Mudah-mudahan, konsumen suka dan harga barang pun meningkat drastis.

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
21 Jan 2022
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download