Apa itu Black Friday? Cari Tahu Selengkapnya Disini!

10 Jan 2022 by Laruan, Last edit: 18 Jan 2022

Istilah Black Friday mungkin tidak sefamiliar big sale atau Harbolnas di Indonesia. Anda juga tidak bisa mendefinisikannya secara langsung menjadi Jumat yang hitam, karena makna yang dimaksud bukan seperti itu. 

Singkatnya, Black Friday digunakan untuk menandai hari Jumat setelah orang-orang merayakan thanksgiving dengan memberikan diskon besar-besaran.

Baca juga: Tips Belanja di Harbolnas 11.11

Asal Usul Black Friday

Perayaannya dimulai pada hari jumat, mulai pukul 00.00 hingga 23.59 atau 24 jam dalam rangka memanjakan masyarakat dengan promo dan diskon. Harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan dengan harga normal biasanya. 

Asal usul hari tersebut mengarah pada kejadian di Philadelphia kisaran tahun 1950-an. Dulu, pada jumat pertama itu masyarakat memadati jalan-jalan di seputaran pusat perbelanjaan Kota Philadelphia.

Bahkan saking tumpah ruahnya masyarakat saat itu, Polisi ikut turun tangan untuk menertibkannya. Personil ekstra diturunkan untuk mencegah kecelakaan atau berbagai tindak kriminal lainnya. 

Pelaku usaha bisa memberikan promo dan diskon gila-gilaan untuk meningkatkan penjualan. Sedangkan di Indonesia, peringatan hari tersebut mulai dilakukan pada 2012 oleh e-commerce seperti Lazada, BerryBenka, Bukalapak dan sejumlah toko online lainnya. 

Perbedaan Black Friday Dengan Event Belanja Lain

Selain Black Friday ada juga event belanja lain yang memberikan diskon besar, seperti, Single’s Day, Cyber Day, Harbolnas atau saat tanggal cantik setiap bulannya, seperti 1.1, 2.2 hingga 12.12. 

Mari ulas secara singkat event-event yang disebutkan di atas, 

1. Single Day

Event single day sebenarnya lebih populer di Cina, pada dasarnya sama saja memberikan diskon besar-besar untuk pelanggan. Bedanya adalah pelanggan yang akan mendapatkan diskon harus masih berstatus lajang. 

Kesuksesan Single Day mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap penjualan Alibaba yang mencapai 25,3 miliar dollar AS di 2017 lalu. Selain Alibaba, JD.com juga meraup 19,1 miliar dollar AS ketika event single day. 

2. Cyber Day

Cyber Monday adalah senin pertama setelah minggu thanksgiving, moment berharga untuk Anda pemburu diskon di toko online. 

Event ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak 2005, apalagi saat itu era internet mulai berkembang dengan tujuan untuk memperpanjang masa diskon di toko online. Cyber Monday juga diciptakan untuk membiasakan masyarakat dengan sistem belanja online. 

Hingga akhirnya sukses dilakukan, cyber Monday pun menjadi event tahunan yang diulang terus menerus. 

3. Harbolnas

Harbolnas adalah singkatan dari Hari Belanja Online Nasional, event ini merupakan penutup dari rangkaian diskon sepanjang tahun. 

Tepatnya, Harbolnas dilaksanakan pada tanggal 12.12 atau 12 Desember, berbagai toko online menawarkan diskon menarik untuk para pelanggan. 

Event ini pertama kali diadakan pada 2012 silam atas inisiatif toko online seperti Lazada Indonesia, Zalora, Blanja, BerryBenka dan Bukalapak. Semakin berkembangnya e-commerce dan marketplace di Indonesia, kini ada 250 e-commerce yang ikut partisipasi dalam event Harbolnas. 

Baca juga: Cara Belanja di Shopee

Dulu, Lazada sebagai inisiatornya tidak sekedar meraup keuntungan sebesar-besarnya, namun mengkampanyekan juga belanja secara online. Masyarakat disuguhkan dengan cara belanja yang lebih mudah, efektif dan tak perlu mendatangi tokonya langsung. 

Akhirnya dari kebiasaan dan perkembangan internet itulah belanja online semakin gencar dilakukan. 

Tips Belanja Saat Black Friday atau Event Diskon Lain

Sebelum berbelanja, sebaiknya perhatikan tips belanja di bawah ini.

1. Buat Daftar Kebutuhan

Untuk menyambut event belanja dengan diskon besar, Anda perlu membuat daftar kebutuhan terlebih dahulu yang berisi produk atau barang apa yang akan dibeli, utamakan barang yang sangat dibutuhkan. 

Dengan memiliki daftar kebutuhan, Anda akan lebih mudah dalam mencari barang untuk selanjutnya melakukan pembelian. 

2. Menyiapkan Budget Khusus

Ada baiknya Anda memiliki budget khusus yang memang dianggarkan untuk belanja online terutama ketika ada event seperti ini. Dengan budget khusus, anggaran keuangan untuk pos pengeluaran lainnya tidak akan terganggu.

3. Riset Toko dan Barang yang Dijual

Sebelum melakukan transaksi pembelanjaan, Anda perlu melakukan riset sederhana terlebih dahulu. Pilih penjual atau toko online yang terpercaya yang menjual barang kebutuhan dengan baik. 

Kemudian baca berbagai review, rating dan komentar produk yang Anda cari tersebut di suatu toko. Dengan dua riset sederhana ini, Anda bisa mendapatkan kualitas barang yang jauh lebih baik. 

4. Bandingkan Harga

Meskipun ada diskon besar-besaran, tak ada salahnya juga untuk tetap membandingkan harga dari setiap toko online. Cara yang satu ini selain bisa menghemat budget belanja, Anda bisa menemukan produk dengan harga yang lebih murah namun tetap berkualitas. 

5. Pelajari Syarat dan Ketentuan

Biasanya pada setiap event Black Friday atau sejenisnya, penyelenggara menetapkan syarat dan ketentuan untuk setiap diskon yang diberikan. Contohnya, sebuah Toko Online menerapkan promo Diskon 50%, apakah ada minimal belanjanya atau tidak?

Jadi, Anda tak perlu khawatir jika ingin berbelanja saat event Black Friday meskipun ada keterbatasan dana. Kredit Pintar adalah solusi terbaik untuk pinjaman uang, segera ajukan dan dapatkan saldo kredit yang cukup untuk berbelanja.

Tertarik untuk mencoba menggunakan Kredit Pintar? Apalagi sudah diawasi dan terdaftar di OJK, sehingga aman untuk digunakan.

Baca juga: Cara Belanja di Tokopedia

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
18 Jan 2022
Pinjam kilat 20 juta!Download