Bisnis Ritel Adalah: Pengertian dan Perbedaannya

26 Apr 2022 by Ary Wibowo, Last edit: 21 Sep 2022

Bisnis ritel adalah salah satu bisnis yang sedang berkembang saat ini. Kebutuhan masyarakat semakin meningkat, sehingga bisnis ritel juga semakin menjamur. Contoh simpelnya yang mungkin ada di sekitar kamu adalah toko kelontong, supermarket, toko baju, dan apotek.

Bisnis ritel berkembang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. (dok. Pixabay/stevepb)

Coba deh kamu ingat-ingat atau amati ketika berbelanja di toko kelontong. Biasanya seperti apa barang yang dijual? Lalu, bagaimana konsumen membelinya? Apakah dalam jumlah banyak atau borongan? Atau hanya beberapa barang tiap jenisnya sesuai kebutuhan?

Yap, tentu saja sesuai kebutuhan, bukan? Nah, jenis toko seperti toko kelontong itu termasuk dalam bisnis ritel.

Baca juga: Setelah Mendapatkan Modal Bisnis, Bagaimana Cara Menggunakannya?

Apa Itu Bisnis Ritel?

Bisnis ritel adalah bisnis yang menjual produk barang atau jasa dalam bentuk satuan atau eceran. Kamu juga bisa mengartikan bisnis ritel sebagai bisnis yang menjual barang atau jasa kepada pelanggan untuk dikonsumsi, digunakan, atau untuk kesenangan mereka.

Umumnya, bisnis ritel menjual barang dan jasa di dalam toko. Namun, saat ini sudah banyak bisnis yang membukanya secara online. Intinya, bisnis ritel itu menjual langsung kepada konsumen dalam bentuk eceran, bukan borongan.

Jelas ya, jadi kalau ada konsumen yang mau menjual lagi barang atau jasa yang dibelinya, mereka tidak membelinya kepada bisnis ritel. Ke mana harusnya mereka membeli barang atau jasa untuk dijual lagi? Jawabannya adalah toko grosir.

Perbedaan Bisnis Ritel dengan Bisnis Grosir

Perbedaan bisnis ritel dengan grosir. (dok. Pixabay/jaymethunt)

Memangnya apa saja perbedaan bisnis ritel dengan bisnis grosir? Di bawah ini akan diuraikan mengenai perbedaan keduanya.

  1. Bisnis grosir menjual produk atau barang dalam jumlah besar dan harga yang murah. Sedangkan, bisnis ritel menjual produk atau barang dalam jumlah kecil kepada konsumen tingkat akhir.
  2. Bisnis grosir menjadi jembatan antara produsen dan toko ritel. Sedangkan, bisnis ritel menjadi jembatan antara bisnis grosir dan konsumen.
  3. Harga grosir akan lebih murah jika dibandingkan dengan harga ritel atau eceran. Hal itu karena kuantitas produk yang dijualnya.
  4. Sebagai pebisnis, modal yang kamu perlukan akan lebih besar pada toko grosir dibandingkan pada toko ritel.
  5. Lokasi bisnis dan tampilan produk juga menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh bisnis ritel . Sedangkan, bisni grosir tidak begitu memperhatikan hal tersebut.

Gimana, uraian di atas sudah cukup menjelaskan mengenai perbedaan bisnis grosir dan bisnis ritel, bukan? Jadi, kalau kamu mau membuka bisnis ritel, maka sasaran pelanggannya adalah individu untuk kebutuhannya sendiri. Bukan untuk dijual kembali. Karena, kamulah yang menjadi jembatan antara konsumen dan bisnis grosir.

Contoh Bisnis Ritel

Setelah mengetahui pengertian dan fungsi dari adanya bisnis ritel ini, tentu kamu sudah cukup paham dengan bisnis yang satu ini. Kebutuhan masyarakat semakin meningkat, maka dari itu, potensi bisnis ritel juga ikut meningkat.

Baca juga : Cara Menentukan Harga Jual

Berikut ini ada beberapa inspirasi bisnis ritel yang bisa kamu coba.

1. Coffee Shop

Sudah tidak diragukan lagi, bisnis coffee shop memang sedang menjamur di berbagai daerah. Bahkan, saat ini kopi menjadi gaya hidup bagi anak muda. Hal itu membuktikan bahwa bisnis ini sedang naik daun dan cukup potensial, terlebih jika kamu berada di kawasan mahasiswa atau anak muda.

2. Supermarket

Contoh selanjutnya dari bisnis ritel adalah supermarket. Di dalam supermarket, ada berbagai jenis produk yang dijual untuk kebutuhan konsumen. Produknya beragam, mulai dari kebutuhan rumah tangga, makanan, minuman, kebutuhan hewan peliharaan, dan berbagai produk lainnya untuk kebutuhan harian masyarakat.

3. Bisnis Ritel Online

Bisnis ritel online atau e-commerce. (dok. Pixabay/200degrees)

Pandemi membuat bisnis ritel offline mulai merambah ke online. Hal itu didorong oleh gaya hidup yang mengarah ke ranah digital. Mau tidak mau ya pebisnis ritel perlu memutar otak untuk menjual produknya secara online.

Bahkan, sudah banyak pula bisnis ritel yang menyediakan aplikasi untuk memudahkan para konsumennya dalam berbelanja. Misalnya Carrefour dan My Superindo.

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Ritel Secara Mudah?

Apakah kamu sudah berencana untuk membangun bisnis ritel impian? Oke, saatnya merancang dan mempersiapkan langkah-langkah di bawah ini!

  1. Membuat rencana bisnis atau gambaran menyeluruh tentang bisnis yang akan kamu jalani.
  2. Pilih jenis bisnis berdasarkan hukum yang berlaku di pemerintahan, seperti kepemilikan tunggal, perusahaan, kemitraan, atau perseroan terbatas.
  3. Selanjutnya membuat nama bisnis yang mudah diingat, diulang-ulang, unik, dan bermakna. Pastikan nama tersebut belum digunakan ya.
  4. Mengajukan nomor EFIN (Electronic Filing Identification Number) untuk pelaporan pajak.
  5. Pelajari dan pahami hukum mengenai bisnis ritel. Ini supaya kamu tidak melenceng dari hukum saat menjalankan bisnis ya.
  6. Pilih lokasi yang strategis, karena bisnis ritel perlu menarik konsumen untuk datang, jadi pilih lokasi yang mudah dijangkau.
  7. Menemukan inventaris untuk dijual. Lakukan analisis, produk apa yang punya peluang besar mendatangkan keuntungan? Cari tahu juga perusahaan dan bisnis grosir yang menjual produk tersebut.
  8. Membuat SOP (standar operasional prosedur) bisnis.
  9. Buat rencana pelayanan bagi konsumen. Misalnya dengan melakukan training karyawan untuk menyambut atau melayani konsumen, diskon, membership pelanggan, dan lainnya.
  10. Merekrut karyawan sesuai dengan kebutuhan dan kualifikasi bisnis.
  11. Lakukan grand opening yang menarik untuk mendatangkan banyak konsumen pertama.

Jika dikelola dengan baik dan tepat, tentu beberapa bisnis di atas menjadi cukup potensial dalam meningkatkan keuntungan. Kamu tertarik mencoba bisnis yang mana?

Baca juga : Perbedaan Definisi Bangkrut dan Pailit

Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech terdaftar dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

Kredit Pintar - pinjaman online yang terdaftar di ojk
21 Sep 2022
mobile-close
Pinjam kilat 20 juta!Download